Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Penurunan Penumpang Bus dan Bua untuk Atasi Kemacetan dan Sudah Disosialisasikan

Penurunan Penumpang Bus dan Bua untuk Atasi Kemacetan dan Sudah Disosialisasikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menyatakan pembatasan jam masuk bus angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) dalam Kota Rantepao hingga pukul 06.00 Wita dilakukan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. Kebijakan ini sudah disosialisasikan kepada pengusaha otobus dan para sopir.

“Jadi kebijakan ini diambil pemerintah daerah dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun Baru salah satunya adalah pembatasan jam masuk bus ke dalam Kota Rantepao,” ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Toraja Utara, Rianto Yusuf, kepada wartawan di sela-sela kegiatan pemantauan dan pengaturan bus AKDP di Bua Tallulolo, Jumat, 24 Desember 2021 pagi.

Menurut Rianto, bus AKDP yang jumlahnya puluhan unit itu memang bukan satu-satunya penyebab kemacetan lalu lintas dalam Kota Rantepao. Namun merupakan salah satu penyebab.

“Memang bukan penyebab utama, tapi salah satu penyebab kemacetan. Itu sebabnya dalam rangka Natal dan Tahun Baru ini, kita antisipasi dengan melakukan pembatasan,” katanya.

Rianto juga menyatakan bahwa kebijakan ini sebenarnya sudah sejak lama disosialisasikan kepada pengusaha otobus dan sopir. Harapannya, agar pengusaha otobus dan sopir bisa mengatur jadwal keberangkatan lebih awal dari Makassar agar tiba sebelum jam 6 pagi di Rantepao.

“Sosialisasi dan himbauan sudah kita lakukan sebelumnya. Harapan kita agar bus-bus itu berangkat lebih awal dari Makassar agar bisa masuk Rantepao sebelum jam 6 pagi,” terang Rianto.

Soal sosialisasi ini juga diakui oleh beberapa sopir bus yang dimintai tanggapannya di sela-sela aktivitas penurunan penumpang dan barang di terminal bayangan Bua Tallulolo. “Iya, sudah ada pemberitahuan di perwakilan,” kata Musa, salah satu sopir bus.

Namun dia menyatakan bahwa kebijakan ini agak sulit diamalkan oleh para sopir karena kehadiran penumpang di Makassar juga kadang terlambat ke terminal atau perwakilan bus.

“Kita maunya cepat-cepat berangkat biar masuk Kota Rantepao sebelum jam 6, tapi kadang banyak penumpang yang terlambat datang. Jadi susah kami,” kata Musa.

Sarana Pendukung

Beberapa penumpang bus yang dimintai tanggapannya merasa sangat terganggu dengan kebijakan penurunan penumpang di terminal bayangan yang terletak di pinggir jalan poros Rantepao-Makale ini.

Keluhan penumpang adalah tidak adanya fasilitas mobil lanjutan yang disediakan. Kemudian tidak ada fasilitas pendukung lain, seperti kamar mandi (WC), halte atau tempat berteduh, dan fasilitas lainnya.

Soal keluhan penumpang ini, Rianto mengatakan pihaknya akan melaporkan hal ini kepada pimpinan (Bupati Toraja Utara). “Mudah-mudahan sarana pendukung ini bisa kita penuhi. Kalau soal mobil angkutan lanjutan, saya kira sama saja dengan ketika penumpang turun di Rantepao. Di sini juga ada mobil angkutan umum dan ojek yang siap mengantar penumpang,” terang Rianto. (*)

Penulis/Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • JRM Siap Dukung Kejurnas Taekwondo di Tana Toraja

    JRM Siap Dukung Kejurnas Taekwondo di Tana Toraja

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Politisi Partai Golkar yang juga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan menyatakan siap mendukung perhelatan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo di Tana Toraja. Hal itu ditegaskan JRM, sapaan akrab John Rende Mangontan, usai menyerahkan medali kepada para juara Kejurlok Seri XIV Taekwondo Tana Toraja di Gedung Tammuan Mali’ Makale, Minggu, 5 […]

  • Polres Toraja Utara Akan Hadirkan Ahli Kejiwaan dalam Kasus Pria Gondrong yang Ancam Warga dengan Badik di Rantepao

    Polres Toraja Utara Akan Hadirkan Ahli Kejiwaan dalam Kasus Pria Gondrong yang Ancam Warga dengan Badik di Rantepao

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Resor Toraja Utara akan mendatangkan ahli kejiwaan untuk memeriksa pria gondrong dengan janggut panjang yang mengancam warga dengan badik di Jalan Mappanyukki Rantepao, Minggu, 29 Agustus 2021 malam. “Untuk sementara masih kami dalami dan untuk sementara yang bersangkutan kita duga mengalami gangguan kejiwaan. Ini baru dugaan saja, kami akan mencoba memanggil […]

  • Tana Toraja Bakal Miliki Gedung Perpustakaan Modern, Energi Baru Pertumbuhan Budaya Literasi

    Tana Toraja Bakal Miliki Gedung Perpustakaan Modern, Energi Baru Pertumbuhan Budaya Literasi

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tana Toraja sebentar lagi akan memiliki gedung perpustakaan modern berlantai 3 yang terletak di tengah-tengah Kota Makale. Pembangunan gedung ini tidak hanya menjadi icon baru kemajuan pembangunan di Tana Toraja tapi juga akan menjadi titik awal tumbuhnya budaya literasi di Tana Toraja. Perpustakaan Daerah Tana Toraja selama […]

  • Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Toraja Utara

    Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Toraja Utara

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sidang putusan praperadilan penetapan tersangka dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Bangkelekila – To’yasa, Toraja Utara, digelar di Pengadilan Negeri Makale, Selasa, 5 Desember 2023. Sidang putusan dipimpin hakim tunggal, Helka Rerung dan dihadiri langsung pihak pemohon, dalam hal ini ATR selaku Direktur perusahaan penyedia jasa yang diwakili kuasa hukumnya, Ghemaria Parinding dan […]

  • Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Toraja Utara Diperpanjang Hingga 15 Agustus

    Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Toraja Utara Diperpanjang Hingga 15 Agustus

    • calendar_month Rabu, 4 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara bersama Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga tanggal 15 Agustus 2021. Sebelumnya, PPKM di Kabupaten Toraja Utara sudah diberlakukan sejak 23 Juli hingga 5 Agustus 2021. Perpanjangan PPKM ini disampaikan Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang melalui Surat Edaran Nomor 1.323/VIII/2021 tentang […]

  • Curi 2 Ekor Kerbau, Pria Paruh Baya di Bonggakaradeng Ditangkap Satreskrim Polres Tana Toraja

    Curi 2 Ekor Kerbau, Pria Paruh Baya di Bonggakaradeng Ditangkap Satreskrim Polres Tana Toraja

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    MB (56) Saat Diamankan Satreskrim Polres Tana Toraja setelah melakukan Pencurian 2 Ekor Kerbau di Bonggakaradeng. (Foto/Istimewa).   KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Satuan Reskrim Polres Tana Toraja berhasil mengungkap seorang terduga pelaku pencurian kerbau, yang terjadi di Kelurahan Ratte Buttu Kecamatan Bonggakaradeng Kabupaten Tana Toraja. Penangkapan terhadap seorang terduga pelaku inisial MB (56) yang dilakukan oleh […]

expand_less