Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Objek Wisata » Pengelola Objek Wisata Tilanga’ Janji Tingkatkan Pelayanan dan Pembinaan

Pengelola Objek Wisata Tilanga’ Janji Tingkatkan Pelayanan dan Pembinaan

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Kam, 28 Mar 2024
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE UTARA — Dinas Pariwisata Kabupaten Tana Toraja dan pengelola objek wisata Kolam Alam Tilanga’ yang terletak di , Kelurahan Sarira, Kecamatan Makale Utara, merespon cepat keluhan wisatawan yang juga Youtuber wisata dunia, Jajago Keliling Indonesia, yang viral di media sosial dalam sepekan terakhir.

Selain meminta maaf kepada pasangan Youtuber tersebut dan para wisatawan lain yang pernah mengalami hal serupa, baik Dinas Pariwisata maupun pengelola objek wisata Tilanga’ juga berjanji akan meningkat pelayanan serta memberi pembinaan kepada masyarakat maupun anak-anak di sekitar objek wisata.

Untuk diketahui, dua wisatawan, yang juga Youtuber wisata dunia, Jajago Keliling Indonesia, mengalami perlakukan tak sedap dari anak-anak saat berkunjung ke objek wisata Tilanga’ beberapa waktu lalu. Mereka mendapat perlakuan rasisme dan menerima makian dari anak-anak di kolam alam tersebut.

Ketua Yayasan atau pengelolah objek wisata Tilanga’, Salmon Palondokan menyatakan pihaknya sangat memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh anak-anak di sekitar objek wisata.

Tidak hanya kepada dua Youtuber Jajago Keliling Indonesia, Salmo juga meminta maaf kepada wisatawan lain yang mengalami perlakukan tak nyaman saat berada di objek wisata Tilanga’.

Salmon juga menegaskan bahwa kejadian ini akan menjadi pelecut untuk mengevaluasi standar pelayanan di objek wisata. Juga menjadi momen yang baik untuk melakukan perbaikan-perbaikan yang dianggap perlu, sesuai dengan standar Sapta Pesona.

“Kami pengelolah memohon maaf kepada wisatawan youtober wisata dunia atau Jajago Keliling Indonesia dan semua pengujung yang mengalami ketidaknyamanan saat berkunjung ke Tilanga’.  Terima kasih telah memberikan masukan dan kritikan kepada kami untuk meningkatkan pelayanan lebih baik ke depan,” tutur Salmon, Kamis, 28 Maret 2024.

Salmo mengatakan, selain dari sisi manajemen pengelolaan, pihaknya juga akan membina dan melakukan sosialisasi yang masif tentang bagaimana menjadi masyarakat pariwisata kepada anak-anak sekolah dan masyarakat umum.

“Kami akan segera melakukan pertemuan dengan semua pengelola atau pengurus bersama tokoh masyarakat sekitar, sehingga  kejadian serupa tidak terulang. Apa yang telah terjadi menjadi pembelajaran dan bahan perenungan bagi pengurus atau pengelolah bahkan semua pihak,” pungkas Salmon. (*)

Penulis: Indra
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rambu Solo’ dan Rambu Tuka’ di Toraja Utara Baru Dihentikan Mulai Tanggal 23 Juli 2021

    Rambu Solo’ dan Rambu Tuka’ di Toraja Utara Baru Dihentikan Mulai Tanggal 23 Juli 2021

    • calendar_month Sen, 19 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah dan Satgas Covid-19 terus mengulur waktu penghentian kegiatan sosial masyarakat meski kasus positif baru Covid-19 di daerah tersebut semakin meningkat dari hari ke hari. Melalui Surat Edaran terbaru nomor 443/0771/BPBD tanggal 19 Juli 2021 tentang Percepatan Penanganan atau Pemutusan Mata Rantai Penyebaran Virus Corona di Kabupaten Toraja Utara, Bupati Toraja Utara, […]

  • 32 Tim Futsal dan 16 Tim Sepak Takraw Ramaikan Turnamen Pra Unniversari VIII IMTB

    32 Tim Futsal dan 16 Tim Sepak Takraw Ramaikan Turnamen Pra Unniversari VIII IMTB

    • calendar_month Sen, 23 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Sebanyak 32 tim futsal dan 16 tim sepak takraw mengikuti turnamen olahraga dalam rangka Pra Unniversari VIII Ikatan Mahasiswa Toraja Barat (IMTB). Turnamen ini dibuka secara resmi oleh Camat Rembon, Yulius R. Palangi di Lapangan Batusura’, Kecamatan Rembon, Senin, 23 Mei 2022. Camat Rembon, Yulius R.Papalangi’, menyatakan dirinya sangat mendukung dan mengapresiasi […]

  • Lagi, JRM Salurkan Dana Aspirasi Miliaran Rupiah untuk Rumah Ibadah di Tana Toraja

    Lagi, JRM Salurkan Dana Aspirasi Miliaran Rupiah untuk Rumah Ibadah di Tana Toraja

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan kembali menyalurkan dana aspirasi bernilai Rp 1,2 miliar untuk membantu pembangunan, renovasi, atau pengadaan peralatan peribadatan kepada 10 rumah ibadah di Kabupaten Tana Toraja tahun 2022. Penyerahan bantuan rumah ibadah itu dilaksanakan di sela-sela kegiatan sosialisasi penguatan Nilai-nilai Kebangsaan di Manggasa, Makale, Tana Toraja, […]

  • Peringati Hari Bumi, Mahasiswa Pencinta Alam Mahakripa UKI Toraja Gelar Aksi Bersih Objek Wisata dan Tanan Pohon

    Peringati Hari Bumi, Mahasiswa Pencinta Alam Mahakripa UKI Toraja Gelar Aksi Bersih Objek Wisata dan Tanan Pohon

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Anggota Mahasiswa Pencinta Alam Mahakripa UKI Toraja Peringati Hari Bumi Sedunia dengan Aksi Bersih Objek wisata dan Tanam Pohon. (foto/istimewa).   KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Kristen Indonesia Pencinta Alam (Mahakripa) Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) menggelar beberapa kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia yang jatuh pada 22 April 2025. […]

  • OPINI: Pro-Kontra Eksekusi Tanah Adat Tongkonan; Antara Hukum Negara dan Keadilan Adat

    OPINI: Pro-Kontra Eksekusi Tanah Adat Tongkonan; Antara Hukum Negara dan Keadilan Adat

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Kurniawan Rante Bombang, S.H.,M.H.,CMLC. (Praktisi Hukum) KASUS eksekusi tanah adat, rumah Tongkonan di Toraja kembali mengemuka, menimbulkan pro dan kontra tentang benturan antara hukum negara dan hukum adat. Di satu sisi, ada keharusan untuk menegakkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Di sisi lain, masyarakat adat berjuang mempertahankan warisan leluhur yang tak ternilai, yang […]

  • Reses di Kecamatan Makale Utara, JRM: Bedakan Antara Kebutuhan dan Keinginan!

    Reses di Kecamatan Makale Utara, JRM: Bedakan Antara Kebutuhan dan Keinginan!

    • calendar_month Jum, 12 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE UTARA — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan (JRM) melaksanakan reses masa sidang II tahun 2020-2021 di Kelurahan Lion Tondok Iring, Kecamatan Makale Utara, Kabupaten Tana Toraja, Senin, 8 Februari 2021. Dalam reses masa sidang II ini, selain mendengar dan menerima aspirasi masyarakat, politisi Partai Golkar ini juga melakukan sosialisasi sekaligus […]

expand_less