Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sulsel » Pengangkatan TGUPP 2023, Gubernur Sulsel Dinilai Anaktirikan Toraja

Pengangkatan TGUPP 2023, Gubernur Sulsel Dinilai Anaktirikan Toraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 5 Feb 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dinilai menganaktirikan Toraja dalam pengangkatan Tenaga Ahli Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2023. Padahal, banyak tokoh asal Toraja yang dianggap layak masuk dalam tim itu. Toraja tidak kekurangan orang pintar.

Dari 63 Tenaga Ahli Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Provinsi Sulawesi Selatan yang diangkat tahun 2023, hanya satu orang yang berasal dari Toraja, yakni Pdt. DR. Alfred Anggui, M.Th di bidang Sosial Kemasyarakatan.

Sorotan terhadap pengangkatan TGUPP ini menjadi bahan perbincangan yang hangat pada sejumlah WAG Sangtorayan. Bahkan mendapat tanggapan yang cukup serius dari Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Toraja Utara, Belo Tarran.

Menurut Belo, Gubernur Sulsel tidak proporsional dalam pemilihan TGUPP. “Apakah tidak ada orang Toraja yang mumpuni yang bisa masuk dalam bidang-bidang di TGUPP? Menurut saya, banyak sekali tokoh-tokoh dan cendekiawan Toraja yang bisa masuk,” tegas Belo Tarran kepada kareba-toraja.com, Minggu, 5 Februari 2023.

Belo mengingatkan Gubernur agar tidak lupa dengan para konstituennya di Toraja atau etnis Toraja pada umumnya di Sulsel. Sebab, pada Pilgub Sulsel tahun 2018 yang lalu, dimana Andi Sudirman Sulaiman berpasangan dengan Prof Nurdin Abdullah, memperoleh suara mayoritas di dua kabupaten, yakni Tana Toraja dan Toraja Utara, di atas 66 persen.

“Saya melihat Gubernur Sulsel ini seolah-olah meremehkan sumber daya manusia Toraja. Ini yang sangat kami sayangkan,” tegas Belo.

Belo kemudian menyebut beberapa nama tokoh dan cendekiawan Toraja yang dinilai layak masuk dalam TGUPP Sulawesi Selatan. Diantaranya, Prof. Agus Salim (Rektor UKIP Makassar), Prof. Yoel Pasae, Prof. Daud Malamassam (mantan Rektor UKIP), Prof. Apriana Toding (Guru Besar UKIP), dan Prof. Petrus Roreng.

Dimintai tanggapannya atas banyaknya kritikan warga Toraja terhadap kebijakan Gubernur Andi Sudirman, politisi Partai Golkar DPRD Sulsel, John Rende Mangontan menyebut hal itu wajar. Dia juga turut merasakan reaksi kecewa masyarakat Toraja.

Menurut JRM, sapaan akrab Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel itu, ungkapan kekecewaan warga Toraja tentu punya dasar, sebab di masa jabatan Gubernur yang tersisa beberapa bulan itu, tak salah kalau ada warga Toraja yang dilibatkan dalam membantu pemerintah.

Menurutnya, Sulawesi Selatan adalah daerah multietnis hingga keberagaman, sehingga Gubernur dalam mengambil kebijakan harus juga mempertimbangkan hal itu.

“Kalau ada elemen yang kurang dilibatkan, saya kira wajar kalau masyarakat menilai Gubernur pilih kasih. Mestinya dilihat juga sisi proporsional dan profesionalnya,” pungkas JRM. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Tana Toraja Respon Keluhan Warga Terkait Jalan Poros Sangalla’ Selatan yang Rusak Berat

    Pemkab Tana Toraja Respon Keluhan Warga Terkait Jalan Poros Sangalla’ Selatan yang Rusak Berat

    • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja merespon tuntutan warga Lembang Batualu Selatan perihan jalan poros Sangalla’ Selatan yang rusak parah dan sudah puluhan tahun tidak diperbaiki. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tana Toraja, Juli Kaboel Palipangan mengatakan pemerintah Kabupaten Tana Toraja sudah memiliki rencana untuk memperbaiki jalan poros sepanjang kurang lebih 9 kilometer tersebut. “Kami […]

  • Pekerjakan Anak Dibawah Umur di THM, Pasangan Suami-Istri Ini Ditangkap Polisi

    Pekerjakan Anak Dibawah Umur di THM, Pasangan Suami-Istri Ini Ditangkap Polisi

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — SS dan IW, pasangan suami-istri di Mengkendek, Tana Toraja, ditangkap Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tana Toraja, Jumat, 13 Mei 2025. Kedua orang ini diamankan polisi karena diduga mempekerjakan anak perempuan yang masih dibawah umur di tempat hiburan malam (THM) atau café/karaoke milik mereka. Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan […]

  • Cegah Narkoba, Kapolres dan Ratusan Personil Polres Tana Toraja Jalani Tes Urine

    Cegah Narkoba, Kapolres dan Ratusan Personil Polres Tana Toraja Jalani Tes Urine

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 212 anggota kepolisian dari berbagai tingkatan fungsional Polres Tana Toraja menjalani tes urine secara terbuka di Halaman Kantor Polres Tana Toraja, Senin, 9 Maret 2026. Selain personil, Kapolres dan Wakapolres Tana Toraja juga ikut menjalani tes urine. Kapolres Tana Toraja, AKBP Budi Hermawan, menjelaskan tes urine tersebut akan dilakukan kepada semua […]

  • Polres Tana Toraja Beri Peringatan, Bakar Hutan dan Lahan Bisa Dipenjara 15 Tahun dan Denda Rp15 Miliar

    Polres Tana Toraja Beri Peringatan, Bakar Hutan dan Lahan Bisa Dipenjara 15 Tahun dan Denda Rp15 Miliar

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kapolres Tana Toraja keluarkan imbauan cegah Karhutlah (kanan) Kebakaran Hutan di Mapongka (kiri)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Memasuki musim kemarau dan fenomena El Nino yang menyebabkan cuaca yang sangat panas menyebabkan potensi kebakaran hutan dan lahan mudah terjadi dan sulit dikendalikan jika terjadi. Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan gencar dilakukan jajaran Polres Tana Toraja. […]

  • Polisi Gerak Cepat Amankan Pria Tak Dikenal Yang Diamuk Warga Diduga Hendak Masuk Gereja di Buntu Limbong

    Polisi Gerak Cepat Amankan Pria Tak Dikenal Yang Diamuk Warga Diduga Hendak Masuk Gereja di Buntu Limbong

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Porsonil Polsek Mengkendek Amankan Pria tak dikenal yang diamuk Warga diduga hendak masuk ke Gereja Toraja Jemaat Limbong Lembang Buntu Limbong. (Foto/Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN — Personel Piket SPK Polsek Mengkendek yang dipimpin oleh Kepala SPK Aiptu Yacobus Sitilan bersama Bhabinkamtibmas Brigpol Silvester S. Mangguali dan Aiptu Amos Manda,  bertindak cepat mengamankan seorang pria […]

  • Warga Sipil Asal Toraja Ditembak KKB, Jenazah Ditemukan dalam Kondisi Terbakar

    Warga Sipil Asal Toraja Ditembak KKB, Jenazah Ditemukan dalam Kondisi Terbakar

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, WAMENA — Air mata belum juga kering, karena kehilangan Aprida Rapi, Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Peternakan Jayawijaya, yang meninggal dengan cara sadis ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Muliama, Papua Pegunungan, Rabu, 9 September 2026. Jenazah Almarhumah Aprida Rapi juga baru tiba di Toraja pada Sabtu, 12 September 2026. Dan, hingga kini, […]

expand_less