Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pendeta Perempuan Pertama Gereja Toraja, Damaris Maartje Pakan Tutup Usia

Pendeta Perempuan Pertama Gereja Toraja, Damaris Maartje Pakan Tutup Usia

  • account_circle Desianti
  • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Gereja Toraja dan masyarakat Toraja kembali kehilangan salah satu tokoh perempuan yang menginspirasi dan berpengaruh. Rabu, 30 April 2025 pagi, Pdt. Damaris Maartje Pakan, yang merupakan Pendeta perempuan pertama di Gereja Toraja, tutup usia.

Ibunda dari Ketua Umum Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Pdt. Dr. Alfred Anggui, MTh ini menghembuskan nafas terakhir di RS Elim Rantepao, dalam usia 83 tahun.

Informasi yang diperoleh KAREBA TORAJA dari Sekretaris Umum Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja, Alexander Mangoting menyebutkan, jenazah Almarhumah Damaris Maartje Anggui Pakan disinggahkan di Tongkonan Sangulele, Kantor Pusat BPS Gereja Toraja di Jalan Ahmad Yani Rantepao, untuk didoakan. Doa dipimpin Sekum BPS Gereja Toraja, Pdt Kristian Tanduk Langi. Nampak hadir, Pdt Alfred Anggui, juga sang suami, Pdt. A.J Anggui serta beberapa anak Almarhumah. Sejumlah pendeta lain juga terlihat di momen itu.

Usai didoakan di kantor pusat BPS Gereja Toraja, jenazah Almarhumah dibawa ke rumah duka di Bua, Kecamatan Kesu’, untuk disemayamkan.

Tokoh Perintis dan Inspirator

Dikutip dari laman Facebook Inforkom Gereja Toraja, Almarhumah Damaris Maartje Pakan lahir di Rantepao, 5 September 1941. Meski sudah menamatkan pendidikan Sarjana Theologia pada tahun 1965 di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Jakarta, namun dia baru diurapi sebagai pendeta ke 197 Gereja Toraja pada tanggal 31 Maret 1986. Pengurapan ini sekaligus mencatatkan namanya sebagai Pendeta perempuan pertama di Sinode Gereja Toraja.

“Almarhumah adalah perintis dan inspirasi bagi keluarga dan warga Gereja Toraja. Perintis karena beliau adalah Pendeta Perempuan pertama di Gereja Toraja yang kemudian menginspirasi begitu banyak perempuan untuk mengabdikan diri di gereja sebagai Pendeta,” ungkap Yervis Pakan, keponakan Almarhumah kepada KAREBA TORAJA.

Bagi Yervis, Almarhumah Damaris Maartje Pakan bukan hanya menjadi teladan dan panutan keluarga. Tetapi lebih dari itu, ia dianggap sebagai ibu dan penasehat yang baik bagi semua kalangan.

Sebelum diurapi menjadi Pendeta, Almarhumah Damaris Maartje Pakan sudah mengabdi di lingkup Gereja sejak tahun 1965, dimana dia melayani sebagai dosen di Sekolah Tinggi Theologi milik Gereja Toraja, yakni STT Rantepao selama kurang lebih 20 tahun. Kemudian, dia juga mengajar di STT Intim Makassar. Selain itu, dia juga aktif di organisasi perempuan, hingga dipercaya sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PP PWGT) penuh waktu pada tahun 1985.

Selama hidupnya, sebagian besar dibaktikan kepada gereja dan puncaknya adalah mempersembahkan anaknya, Pdt. Dr. Alfred Anggui, M.Th memimpin Sinode Gereja Toraja, periode 2021-2026.

Segenap crew dan pimpinan KAREBA TORAJA mengungkapkan duka cita yang mendalam atas kepergian tokoh perempuan yang begitu menginspirasi dan penuh cinta ini. Doa kami, kiranya Tuhan yang empunya kehidupan menerima dia di sisi-Nya. (*)

  • Penulis: Desianti
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyelam dan Temukan Jenazah Mahasiswa UKI Toraja, Briptu Frans Roy Dapat Penghargaan dari Kapolres

    Menyelam dan Temukan Jenazah Mahasiswa UKI Toraja, Briptu Frans Roy Dapat Penghargaan dari Kapolres

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anggota Polri yang bertugas pada unit Tindak Pidana Umum Satuan Reskrim Polres Tana Toraja, Briptu Frans Roy, mendapat penghargaan khusus dari Kapolres Tana Toraja, AKBP Juara Silalahi. Penghargaan diberikan pada Senin, 1 Agustus 2022 itu merupakan apresiasi dari pimpinan Polres Tana Toraja atas dedikasi dan pengorbanan Briptu Frans Roy yang berhasil menemukan korban […]

  • Kembali Dilantik, Welem Sambolangi Jadi Ketua Karang Taruna Tana Toraja Tiga Periode

    Kembali Dilantik, Welem Sambolangi Jadi Ketua Karang Taruna Tana Toraja Tiga Periode

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi kembali dilantik menjadi Ketua Karang Taruna Kabupaten Tana Toraja periode 2022 -2027. Pelantikan digelar di Aula Kantor Bupati Tana Toraja, Pantan Makale, Senin, 9 Januari 2023. Dengan pelantikan Welem Sambolangi sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Tana Toraja periode 2022- 2027 dengan demikian Welem Sambolangi telah mencatat […]

  • Sungai Maiting; Surga Tersembunyi Bagi Penggemar Arung Jeram

    Sungai Maiting; Surga Tersembunyi Bagi Penggemar Arung Jeram

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Ketika wisata budaya mulai menurun peminatnya, wisata alam dan olahraga, termasuk arung jeram, mesti menjadi perhatian serius pemerintah. KAREBA-TORAJA.COM, DENPINA — Selain budaya dan adat istiadatnya yang unik, Toraja masih menyimpan begitu banyak pesona, baik panorama alam maupun sport tourism, seperti arung jeram (rafting). Ada beberapa spot arung jeram yang ada di Toraja, seperti Sungai […]

  • Oknum Guru SD Tersangka Pelecehan Terhadap Siswinya Terancam Hukuman 15 Tahun

    Oknum Guru SD Tersangka Pelecehan Terhadap Siswinya Terancam Hukuman 15 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — FA (27), oknum guru SD di Makale, Tana Toraja terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara atas dugaan pelecehan yang dilakukan terhadap siswinya sendiri. Diketahui, FA sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus percabulan dan pelecehan oleh penyidik Polres Tana Toraja sejak Senin, 7 Oktober 2024. Dia juga langsung ditahan di Rutan Mapolres Tana Toraja. […]

  • RS Elim Rantepao Gelar Workshop Keterampilan Dasar Quality Improvement Bagi Tenaga Kesehatan

    RS Elim Rantepao Gelar Workshop Keterampilan Dasar Quality Improvement Bagi Tenaga Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir, Rumah Sakit Elim Rantepao menggelar Workshop Keterampilan Dasar QI (Quality Improvment) Bagi Tenaga Kesehatan. Workshop ini digelar berkat kerjasama RS Elim Rantepao dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara, dan USAID Momentum. Workshop ini dilaksanakan selama 2 hari, 18-19 November 2024 dengan partisipasi […]

  • Kisah Inspiratif Anak Toraja: Brayen Patandean, Dosen Tetap Termuda IPB University di Usia 26 Tahun

    Kisah Inspiratif Anak Toraja: Brayen Patandean, Dosen Tetap Termuda IPB University di Usia 26 Tahun

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 7Komentar

    Brayen Patandean, Pemuda Asal Buntu Batu, Lembang Gandangbatu, Kec. Gandangbatu Sillanan Tana Toraja.   Brayen Patandean Bogor – Jawa Barat Dari sebuah dusun kecil di pegunungan Tana Toraja, lahir sebuah kisah besar yang hari ini menginspirasi generasi muda Indonesia. Dialah Brayen Patandean, putra daerah asal Dusun Buntu Batu, Lembang (Desa) Gandangbatu, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten […]

expand_less