Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Pemuda Gasing Tanam Ratusan Pohon Ketapang dan Pucuk Merah di Objek Wisata Tongkonan Sassa’

Pemuda Gasing Tanam Ratusan Pohon Ketapang dan Pucuk Merah di Objek Wisata Tongkonan Sassa’

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK —  Sejumlah pemuda yang tergabung dalam organisasi Perhimpunan Pemuda Gasing (PPG) menggelar kegiatan penanaman ratusan pohon di kawasan Situs Budaya Tongkonan Sassa’ Lembang Gasing Kecamatan Mengkendek, Sabtu dan Minggu 21-22 Juni 2021.

Jenis pohon yang ditanam adalah ketapang, pucuk merah, dan tabang.

Selain di kawasan objek wisata Tongkonan Sassa’, para anggota PPG ini juga menanam pohon yang sama di sekitar lokasi Kantor Lembang Gasing.

Total ada 1.000 pohon yang ditanam para pemuda Gasing ini di dua lokasi tersebut.

Friscilia, salah satu anggota PPG, mengatakan kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi yang pertama organisasi PPG yang jatuh pada tanggal 21 Juni 2021.

“Selain ditanam langsung para pemuda juga membagikan kurang lebih 2.000 pohon ketapang dan pucuk merah kepada warga untuk ditanam di lingkungan masing-masing,” ucap Friscilia.

Friscilia mengatakan kegiatan ini dilakukan tidak terlepas dari bentuk rasa syukur Pemuda Gasing atas keindahan alam di Gasing yang perlu dilestarikan dan dikembangkan.

Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk memotivasi masyarakat agar lebih peduli kepada lingkungan sekitar.

Yang paling penting, kata Friscilia, adalah Pemuda Gasing ingin menghidupkan kembali objek wisata situs budaya Tongkonan Sassa’ sebagai salah satu keistimewaan dari Lembang Gasing.

Pemuda Gasing berharap agar Pemerintah, masyarakat dan teristimewa kepada semua rumpun keluarga Tongkonan Sassa’ agar memikirkan upaya pemugaran bangunan Tongkonan Sassa’ tanpa mengurangi estetika dan stau keunikan Tongkonan Sassa’. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah 3 Bulan Tak Bisa Ditempati Akibat Longsor, Rumah Janda di Lembang Sapan Kua-Kua Ini Butuh Bantuan Pemerintah

    Sudah 3 Bulan Tak Bisa Ditempati Akibat Longsor, Rumah Janda di Lembang Sapan Kua-Kua Ini Butuh Bantuan Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO’ — Bencana alam tanah longsor yang menerpa beberapa lokasi di Kecamatan Buntao’, Kabupaten Toraja Utara, Maret 2024 lalu, masih menyisakan sejumlah persoalan. Meski jalan poros Rantepao-Bastem (Luwu) sudah bisa dilalui, namun masih ada rumah warga luput dari perhatian pemerintah. Salah satunya adalah rumah milik Almarhum Markus Ruruk Tangdilintin, yang terletak di Dusun Paniki, […]

  • 3 Rumah Rusak Tertimpa Pohon Tumbang di Rantetayo, 1 Rusak Berat

    3 Rumah Rusak Tertimpa Pohon Tumbang di Rantetayo, 1 Rusak Berat

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Rumah Milik Dewi Ipang di Kelurahan Rantetayo dibongkar karena kondisinya rusak berat setelah tertimpa pohon tumbang. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Cuaca Buruk berupa hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Tana Toraja khususnya di Kelurahan Rantetayo Kecamatan Rantetayo, Rabu 29 Oktober 2025 mengakibatkan 3 rumah rusak tertimpa pohon. Dari 3 […]

  • Pedagang Pertokoan Lama Rantepao Diberi Waktu 3 Hari untuk Pindah, Jika Tidak, Akan Dibongkar Paksa

    Pedagang Pertokoan Lama Rantepao Diberi Waktu 3 Hari untuk Pindah, Jika Tidak, Akan Dibongkar Paksa

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara memperlihatkan keseriusan untuk ingin membongkar dan merevitalisasi kawasan pertokoan lama yang berada di pusat Kota Rantepao Toraja Utara. Keseriusan pemerintah tersebut ditandai dengan diberikannya Surat Peringatan Ketiga (SP3) oleh petugas Satpol PP, yang dilaksanakan pada Senin, 22 Februari 2021. Petugas Satpol PP mendatangi satu per satu para pedagang […]

  • Polres Tana Toraja Turunkan 234 Pasukan Gabungan Amankan Natal dan Tahun Baru

    Polres Tana Toraja Turunkan 234 Pasukan Gabungan Amankan Natal dan Tahun Baru

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepolisian Resor Tana Toraja mengerahkan 234 pasukan gabungan untuk mengamankan perayaan Natal dan pergantian tahun di wilayah Kabupaten Tana Toraja. Pasukan gabungan ini terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan tenaga kesehatan. Personil keamanan dan kesehatan itu akan bertugas di sejumlah pos pengamanan, diantaranya Pos Pengamanan Makale, Pos Pelayanan Salubarani, […]

  • PLN UP3 Palopo Ajak Masyarakat Terapkan Kebiasaan Hemat Listrik untuk Masa Depan yang Berkelanjutan

    PLN UP3 Palopo Ajak Masyarakat Terapkan Kebiasaan Hemat Listrik untuk Masa Depan yang Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PALOPO — PLN UP3 Palopo mengajak seluruh masyarakat di wilayah Luwu Raya dan Toraja untuk membiasakan penggunaan listrik secara bijak melalui langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Selain membantu menghemat tagihan listrik, kebiasaan tersebut juga menjadi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan. PLN mengedukasi masyarakat melalui lima kebiasaan sederhana yang dapat […]

  • OPINI: Kegelisahan yang Terus Berharap Terhadap Toraja

    OPINI: Kegelisahan yang Terus Berharap Terhadap Toraja

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Oleh: Paulus Tasik Galle’ AWAL bulan Mei 2023, beberapa orang berkumpul dan berdiskusi sekedar untuk bersama-sama menyelami dan melakukan brain storming, saling membagi informasi dan memperkaya refleksi satu sama lain tentang berbagai isu yang sedang dan mungkin masih akan terus terjadi di tengah keseharian hidup nyata masyarakat Toraja saat ini, baik yang tinggal di Toraja […]

expand_less