Panitia 110 Tahun IMT Akan Benahi Museum, Taman Wisata Rohani, dan Makam AA van de Loosdrecht

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Panitia Perayaan 110 Tahun Injil Masuk Toraja (IMT) akan melakukan renovasi dan pembenahan terhadap museum dan taman wisata rohani Antonie Aris van de Loosdrecht (A.A van de Loosdrecht) yang terletak di Rante Dengen, Bori, Toraja Utara.

Selain museum dan taman, makam misionaris Antonie Aris van de Loosdrecht yang terletak di Karassik, Rantepao, Toraja Utara, juga akan direnovasi. Komplek makam Antonie Aris van de Loosdrecht tidak berdiri sendiri, tapi ditempati juga oleh beberapa misionaris yang mati martir dalam penginjilan.

Untuk diketahui, rumah panggung, yang saat ini sudah dijadikan museum di Rante Dengen, Bori’, merupakan kediaman misionasis Antonie Aris van de Loosdrecht dan keluarganya saat melakukan misi penginjilan di Toraja 110 tahun silam.

Baca Juga  Resmi Dibuka, Persidangan XIV PWGT Akan Berlangsung 4 Hari

Ketua Umum Panitia 110 Tahun Injil Masuk Toraja, Djekson Mari mengatakan takjub saat pertama kali datang ke museum tersebut.

“Ini pertama kalinya saya datang ke sini. Luar biasa sejarah yang pernah terjadi di tempat ini sehingga banyak hal yang perlu kita benahi bersama,”ungkapnya.

Djekson juga menekankan pentingnya kerjasama dalam mewujudkan program pelayanan.

Makam Antonie Aris van de Loosdrecht dan beberapa misionaris lainnya di Karassik, Rantepao, Toraja Utara. (Foto: dok. ist).

“Kita perlu membuat tempat ini sebagai tempat belajar. Kalau ada yang datang, semua informasi tentang sejarah dan kisah hidup Antonie ini, bisa diakses tapi harus dikerjakan secara bersama-sama,” tambah Djekson.

Baca Juga  Gedung Pusat Pelayanan Gereja Toraja Tangmentoe Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Mandiri OTG

Beberapa item pembenahan, seperti taman bunga sudah terlaksana, hanya perlu ditata lagi.

Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt Alfred Anggui mengatakan peran gereja lokasi makam pun nantinya akan dipagar keliling agar terpelihara dengan baik.

“Disana tempat padat penduduk, jadi kita harus pagar keliling. Harapannya warga sekitar pun dapat ikut menjaga kebersihan sekitar area makam,” katanya. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar