Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menteri Pertanian Serahkan Sejumlah Bantuan Pertanian untuk Masyarakat Tana Toraja

Menteri Pertanian Serahkan Sejumlah Bantuan Pertanian untuk Masyarakat Tana Toraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2020
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menggelar kunjungan kerja ke Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Sabtu, 28 November 2020.

Mantan Gubernur Sulsel dua periode ini beserta rombongan tiba di Toraja dengan menggunakan Helikoper PK-JTJ dan mendarat di Lapangan Kodim Rantepao, kemudian langsung menggelar kunjungan kerja di wilayah kabupaten Toraja Utara serta Tana Toraja.

Di Kabupaten Tana Toraja, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyerahkan sejumlah bantuan pertanian kepada masyarakat Tana Toraja yang dipusatkan di area persawahan di Kilometer 3 Kelurahan Botang, Kecamatan Makale.

Bantuan Pertanian yang diserahkan Syahrul Yasin Limpo diantaranya traktor 65 unit, handsplayer 5 unit, cultivator 3 unit, jalan pertanian 24 paket, rehabilitasi jaringan irigasi 3 paket, dan pembangunan embung 5 paket.

Selain itu, Mentan SYL juga menyerahkan bantuan ternak babi 180 ekor lengkap dengan pakan ternak 10 ton, obat-obatan dan vaksin 1 paket. Mentan SYL juga menyerahkan 1 paket benih sayur-sayuran dan bantuan perluasan area tanam baru padi lahan kering seluas 1.427 Hektare.

Di hadapan para petani yang hadir, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa ada dua hal yang harus dijaga dan diperbaiki untuk memajukan Toraja, yaitu ketentramanan dan pertanian.

“Oleh sebab itu ketentramanan dan kenyamanan di Toraja harus dijaga serta perbaiki pertaniannya,” tutur SYL, begitu Syahrul Yasin Limpo biasa disapa.

SYL mengatakan di tengah pandemi Covid-19, semua sektor terpuruk kecuali pertanian yang tetap tumbuh positif hingga 16,4% oleh sebab itu sektor pertanian harus terus menggeliat.

“Kalau mau memperbaiki Toraja, perbaiki pertaniannya,” pungkas SYL. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Toraja Utara Tertibkan Bangunan yang Melanggar Aturan

    Pemkab Toraja Utara Tertibkan Bangunan yang Melanggar Aturan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mulai melakukan penertiban terhadap bangunan-bangunan yang melanggar aturan. Bangunan yang dianggap melanggar adalah jenis bangunan atau atap, gerobak, pondok, yang berdiri di atas trotoar, parit, serta tepi jalan. Bangunan jenis ini melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2013, terutama di Pasal […]

  • Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Tana Toraja

    Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Tana Toraja

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung dan Zadrak Tombeq menghadiri pelantikan pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tana Toraja, periode 2021-2024 di Aula Paroki Makale, Sabtu, 18 September 2021. Pelantikan yang dilakukan dengan protokol kesehatan Covid-19 ini dilaksanakan secara sederhana dengan tidak mengumpulkan banyak orang. Pelantikan ini tertunda cukup lama akibat pandemi […]

  • Catatan Akhir Tahun; Kasus Pencurian Pada 9 Gereja di Toraja Belum Terungkap

    Catatan Akhir Tahun; Kasus Pencurian Pada 9 Gereja di Toraja Belum Terungkap

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Monika Rante Allo/Art
    • 0Komentar

    EKSEKUSI tiga Tongkonan; 2 di Tana Toraja dan 1 di Toraja Utara, memang menyita perhatian dan energi seluruh masyarakat Toraja. Namun ada sekitar 10 kasus pencurian rumah ibadah (gereja) yang tak kalah hebohnya. Kasus-kasus pencurian ini terjadi pada Mei hingga Juni 2025. Hingga akhir tahun 2025, baik Polres Tana Toraja maupun Polres Toraja Utara belum […]

  • Komda PGPKT Toraja Utara Terus Lakukan Pencegahan Ketulian dan Gangguan Pendengaran

    Komda PGPKT Toraja Utara Terus Lakukan Pencegahan Ketulian dan Gangguan Pendengaran

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Komisi Daerah Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (Komda PGPKT) Kabupaten Toraja Utara terus melakukan upaya-upaya pencegaran terhadap gangguan pendengaran dan ketulian dari berbagai tingkat usia. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan adalah pemeriksaan dan bersih-bersih telinga, baik di intutusi pendidikan maupun pada kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. Pemeriksaan ini dilakukan secara gratis oleh sejumlah dokter […]

  • Jembatan Hampir Selesai, Mobil dari Toraja Bisa Lewat Puncak Jika ke Palopo

    Jembatan Hampir Selesai, Mobil dari Toraja Bisa Lewat Puncak Jika ke Palopo

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PALOPO — Sudah hampir satu tahun empat bulan sejak bencana tanah longsor memutuskan badan jalan di Warung Tengah Puncak Palopo, tepatnya di Kilometer 24 Battang Barat, kendaraan roda empat atau lebih tak bisa melewati jalur yang menghubungkan Kota Palopo dengan Toraja Utara tersebut. Beberapa waktu setelah kejadian tanah longsor, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, […]

  • KPH Saddang I Akui Kecolongan Terkait Pengrusakan Kawasan Hutan di Lembang Gasing Mengkendek

    KPH Saddang I Akui Kecolongan Terkait Pengrusakan Kawasan Hutan di Lembang Gasing Mengkendek

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kondisi Kawasan Hutan di Lembang Gasing Kecamatan Mengkendek yang digarap secara ilegal. (Foto: Arsyad)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepala Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Saddang 1 angkat bicara terkait aksi masyarakat adat Gasing yang mengusir paksa oknum penggarap yang melakukan aktivitas ilegal dalam kawasan hutan yakni berladang dan beternak yang mengakibatkan kerusakan ekosistem hutan. Aksi […]

expand_less