Mengapa Suhu di Toraja Terasa Lebih Panas Beberapa Hari Ini?
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Suhu di Toraja terasa lebih panas pada awal Maret 2026, bahkan siang hari bisa mencapai 31 derajat celsius. (Foto: dok. Kareba Toraja/AP).
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Beberapa hari belakangan ini, warga Tana Toraja maupun Toraja Utara mengeluhkan suhu yang terasa lebih panas dan terik, terutama pada siang hari. Bahkan suhu pada malam hari di daerah perkotaan juga terasa panas. Sejumlah warga mengeluh merasa gerah dan tidak kurang nyaman.
Apakah hal ini merupakan fenomena alam yang normal? Padahal secara umum, kondisi cuaca di wilayah Toraja masih berada pada fase musim hujan?
Praktisi cuaca (forecaster) Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Toraja, Ahmad Fauzi, mengakui bahwa secara umum kondisi cuaca di wilayah Toraja masih berada di fase musim hujan namun di siang hari cuaca terasa panas dan terik di awal Maret 2026.
“Data pengamatan suhu maksimum Stasiun Meteorologi Toraja tanggal 1 – 4 Maret tercatat 29-310C,” terang Ahmad Fauzi dalam keterangan tertulis yang diterima KAREBA TORAJA, Rabu, 4 Maret 2026.
Menurut Ahmad, cuaca panas terik saat ini dipengaruhi oleh gerak semu matahari yang bergerak ke arah belahan bumi selatan. Bahkan pada tanggal 21 Maret 2026 berada tepat di atas ekuator/garis khatulistiwa.
“Penyebab lainnya adalah berkurangnya tutupan awan dan transisi menuju periode awal musim kemarau,” urai Ahmad Fauzi.
Meski begitu, menurut dia, suhu di Toraja yang mencapai 310C masih dalam kategori normal.
Masyarakat dihimbau agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar