Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Manfaatkan JKN, Esra Rasakan Layanan Semakin Mudah dan Semakin Baik

Manfaatkan JKN, Esra Rasakan Layanan Semakin Mudah dan Semakin Baik

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Berita bahagia datang dari seorang ibu rumah tangga yang berasal dari Lembang (Desa) Kalua’, Kecamatan Mengkendek, kabupaten Tana Toraja. Esra Sari Yunita (35), seorang penerima manfaat Program JKN melahirkan secara normal seorang bayi dengan selamat.

Ia membagikan pengalaman bahagia tersebut kepada Tim Jamkesnews saat mengikuti kegiatan BPJS Keliling untuk melakukan perubahan data bayinya sesuai dengan data kependudukan, Jumat, 27 Oktober 2023.

“Pernah menggunakan BPJS (kartu JKN-red) waktu melahirkan di Puskesmas Ge’tengan selama dua hari, semuanya gratis dan tidak ada biaya lagi. Kami sangat senang dan sudah menantikan kelahiran anak ketiga kami,” ujar Esra.

Lebih lanjut, ia bercerita pelayanan medis ketika melahirkan di Puskesmas tersebut cukup bagus. Tidak berhenti disitu, proses administrasi sebagai pasien dari peserta JKN juga dirasa lebih mudah dan cepat cukup membawa KTP atau kartu JKN kalau ada. Pasca melahirkan, kini kondisinya mulai membaik dan sudah bisa beraktifitas seperti biasa.

“Waktu itu, tiba-tiba merasa kontraksi dan keluarga langsung membawa saya ke Puskesmas. Kata bidan waktu itu sudah ada pembukaan dan tinggal menunggu pembukaan lengkap di kamar persalinan. Semuanya bagus dan tanpa kendala untuk proses persalinan hingga diperbolehkan pulang,” katanya mengenang.

Esra dan keluarga terdaftar sebagai peserta JKN pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas 1. Dengan setiap bulan sudah terpotong dari gaji suami, Esra merasa bersyukur ia dan keluarga mendapatkan perlindungan kesehatan dari Program JKN. Biaya kesehatan yang menurutnya relatif mahal dapat diatasi dengan keikutsertaan dalam program gotong royong tersebut.

“Selama menggunakan BPJS Kesehatan, tidak ada kendala dan sudah sangat terbantu. Hanya saja saya pernah ke rumah sakit dan antrian panjang, namun petugas memberikan saran untuk menggunakan Aplikasi Mobile JKN dan mendaftar antrean online,” tambahnya.

Esra berharap kepada masyarakat untuk selalu mendukung program tersebut, biaya kesehatan tentu sangat mahal. Hadirnya BPJS Kesehatan tentu semuanya akan mudah diatasi, manfaat yang dirasakan sangat banyak terlebih kepada calon ibu yang akan melahirkan, tentu sudah tidak khawatir akan biaya proses kelahiran yang timbul di kemudian hari. Calon ibu akan lebih fokus untuk mempersiapkan kebutuhan penunjang lainnya.

“Saya merasakan manfaat dari BPJS Kesehatan sangat banyak dan pasti saya gunakan ketika berobat di puskesmas maupun rumah sakit. Dengan terdaftar, tentu akan sangat ringan bayangkan saja kalau semisal sakit dan harus rawat inap di puskesmas atau rumah sakit, tanpa BPJS Kesehatan bagi saya tentu sangat berat,” katanya.

Tidak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada peserta JKN lainnya yang telah membayar biaya kesehatan keluarga tiap bulannya. Harapanya akan lebih banyak masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, terutama untuk masyarakat yang tidak mampu dan membutuhkan uluran tangan.

“Kami sebelumnya terdaftar sebagai peserta PBPU yang harus membayar iuran setiap bulannya. Karena suami bekerja saat ini kami sudah ditanggung perusahaan, sehingga beban keuangan kami menjadi lebih ringan. Selain itu juga tidak terlepas dari bantuan peserta lain yang sudah taat membayar iuran kesehatan, dengan seperti ini masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dapat terbantu,” ujarnya.

Harapannya untuk program JKN semoga lebih baik, ia mengakui bahwa dulu untuk mengakses layanan kesehatan harus antre sangat panjang, bahkan harus menunggu di rumah sakit seharian, namun sekarang semakin mudah dengan Aplikasi Mobile JKN.

“Semoga kedepannya banyak inovasi dari BPJS Kesehatan untuk mempermudah peserta JKN mengakses layanan kesehatan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Arsyad Parende/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diterjang Banjir Bandang, Jalan Kabupaten Poros Buntu Datu – Uluway, Putus

    Diterjang Banjir Bandang, Jalan Kabupaten Poros Buntu Datu – Uluway, Putus

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Hujan dengan intesitas tinggi di wilayah Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Kamis, 11 Mei 2023 sore menyebabkan banjir bandang di Salu (Sungai) Dadu, wilayah Lembang (Desa) Uluway Barat. Tidak hanya memenuhi badan sungai, banjir bandang yang cukup besar volumenya itu menerjang duiker atau jembatan kecil di Salu Dadu, sehingga membuat badan jalan […]

  • 1.136 Warga Dilatih Jadi Saksi Rinto-Pasodung di Pilkada Toraja Utara

    1.136 Warga Dilatih Jadi Saksi Rinto-Pasodung di Pilkada Toraja Utara

    • calendar_month Kamis, 3 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Sebanyak 1.136 warga dilatih dan diberi pembekalan untuk menjadi saksi pasangan calon Yosia Rinto Kadang dan Yonathan Pasodung (RINDU) pada Pilkada Toraja Utara, 9 Desember 2020 mendatang. Pelatihan dan pembekalan ribuan saksi yang akan bertugas pada Pilkada 9 Desember 2020 itu dipusatkan di Se’pon, Kecamatan Sopai, Kamis, 3 Desember 2020. Ketua Pelatihan […]

  • Satu Warga Toraja Meninggal Dunia dalam Kerusuhan di Dogiyai, Papua Tengah

    Satu Warga Toraja Meninggal Dunia dalam Kerusuhan di Dogiyai, Papua Tengah

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Arsyad/Monik
    • 0Komentar

    Jenazah Dandan, Buruh Bangunan Asal Toraja yang jadi korban kerusuhan di Dogiyai, Papua Tengah. (Foto-Istimewa).   KAREBA-TORAJA.COM, DOGIYAI — Kerusuhan terjadi di kompleks Pasar Ikebo, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Senin 24 Maret 2025 pukul 10.50 WIT. Kerusuhan terjadi saat sejumlah massa menyerang anggota Polres Dogiyai yang sedang melakukan patroli. Seorang buruh bangunan bernama […]

  • Pemahat Batu Terpanggil Menjadi Penyelenggara Pemilu, Alasannya Bikin Bangga

    Pemahat Batu Terpanggil Menjadi Penyelenggara Pemilu, Alasannya Bikin Bangga

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Ini adalah kisah tentang seorang pemahat batu asal Sangalla’, Kabupaten Tana Toraja. Namanya Monto. Sehari-harinya, pria lulusan SMA ini bekerja sebagai pengrajin atau pemahat batu. Batu hasil pahatan Monto ini biasanya digunakan masyarakat sebagai pengalas tiang rumah (parandangan, dalam istilah Toraja). Meski berprofesi sebagai pemahat batu, namun hal itu tidak menyurutkan niat Monto untuk berkontribusi […]

  • Dibangun Tahun 2018, Rumah Susun di Toraja Utara Belum Dimanfaatkan Maksimal

    Dibangun Tahun 2018, Rumah Susun di Toraja Utara Belum Dimanfaatkan Maksimal

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TONDON — Rumah susun sewa (Rusunawa) yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Panga, Lembang Tondon, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, belum dimanfaatkan secara maksimal. Dari 70 unit (140 kamar) yang tersedia pada bangunan lima lantai tersebut, baru 40 unit yang terisi. Sisanya masih kosong, bahkan sudah banyak kamar yang rusak. […]

  • SMAN 9 Tana Toraja, Maknai Hari Pendidikan Nasional dengan Penanaman Pohon

    SMAN 9 Tana Toraja, Maknai Hari Pendidikan Nasional dengan Penanaman Pohon

    • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Keluarga besar SMA Negeri 9 Tana Toraja menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2021 di lapangan sekolah SMAN 9 Tana Toraja, Kelurahan Salubarani, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Minggu, 2 Mei 2021. Upacara Peringatan Hardiknas tahun 2021 dimulai pukul 07.30 Wita ini dilakukan secara terbatas dan memperketatkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 yang […]

expand_less