Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kunjungan Simbuang, Anggota DPR RI, Eva Rataba Berikan Bantuan untuk Kelompok Penenun

Kunjungan Simbuang, Anggota DPR RI, Eva Rataba Berikan Bantuan untuk Kelompok Penenun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, SIMBUANG — Kain tenun Simbuang adalah salah satu produk kerajinan yang dikembangkan secara tradisional dan turun temurun oleh masyarakat Tana Toraja yang berdiam di Kecamatan Simbuang.

Simbuang, juga Kecamatan Mappak, adalah dua kecamatan paling jauh dari ibu kota Kabupaten Tana Toraja dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat.

Sabtu, 9 Oktober 2021, anggota DPR RI, Eva Stevany Rataba mengunjungi daerah yang ditempuh selama 9 jam perjalanan dari Rantepao ini. Anggota Komisi X dari Fraksi Nasdem ini menyempatkan diri untuk bertemu warga Simbuang di beberapa Lembang selama dua hari.

Setelah menikmati perjalanan selama 9 jam, Eva melihat banyak potensi yang ada di Kecamatan Simbuang ini. Meski begitu, dia mengakui bahwa Kecamatan Simbuang merupakan salah satu wilayah terjauh dan cukup sulit dijangkau di Tana Toraja.

“Di Kecamatan Simbuang banyak sekali hal yang bisa digali dan dikembangkan. Memang, akses jalan menuju Kecamatan Simbuang masih sangat jauh dari kata layak, bersyukurnya kami bisa ke sana saat cuaca sedang cerah, tapi dengan kondisi jalan yang seperti itu, tidak terbayang bagaimana sulitnya melewati jalan itu dalam kondisi hujan,” ungkap Eva.

Di Kecamatan Simbuang, Eva Stevany Rataba bersama tim di damping oleh Ritayani Layuk, Camat Kecamatan Simbuang mengunjungi Lembang Pongbembe, Lembang Puangbembe Mesakada, dan Kelurahan Sima.

Kecamatan Simbuang adalah salah satu wilayah di Tana Toraja yang selalu mengundang rasa penasaran, bukan hanya karena jarak tempuh yang sangat jauh, namun juga banyak hal lain yang menarik disana, seperti panorama alam yang sangat memanjakan mata, sistem pertanian yang masih tradisional, hasil tenun yang sangat berkualitas dan cantik, serta adat budaya leluhur yang masih terjaga baik dalam bentuk fisik maupun nilai-nilai kehidupan nenek moyang.

Dalam kunjungannya itu, Eva memberikan bantuan benang tenun untuk kelompok tenun di Kampung Adat Sarang Dena’ dan Kampung Adat Ke’pe. Dia juga menginap di salah satu rumah Tongkonan Simbuang yang memiliki ciri khas sendiri dan tentunya unik di Kampung Adat Ke’pe. Eva juga mendengarkan aspirasi masyarakat dan duduk bersama mendiskusikan hal-hal yang bisa sama-sama diperjuangkan untuk mengembangkan Kecamatan Simbuang.

“Saya duduk bersama warga di Kampung Adat Ke’pe, tempat kami menginap, diskusi yang panjang malam itu. Sekian lama saya sangat ingin menginjakkan kaki di Kecamatan Simbuang dan akhirnya tercapai, tidak hanya menginjakkan kaki tapi juga duduk berdiskusi dengan warga. Saya bisa merasakan bagaimana sulitnya mendapatkan akses dalam banyak hal di daerah ini,” katanya.

“Surga tersembunyi di Tana Toraja adalah ungkapan yang menurut saya tepat untuk Simbuang, tidak hanya disuguhi dengan panorama alamnya yang indah, tapi juga kerajinan tangan dan cerita mengenai adat istiadat yang masih dijaga hingga saat ini,” katanya lebih lanjut.

Eva mengatakan bahwa dirinya banyak mendengar keluhan warga dalam hal pendidikan dimana masih banyak guru yang berstatus honor, semangat anak-anak muda yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi namun terdapat kendala, semangat para ibu-ibu yang ingin mengembangkan diri agar bisa mendukung kemajuan daerah.

“Dari semua hal yang disampaikan, saya tidak bisa menjanjikan semua akan terwujud dalam waktu tertentu, tapi saya bisa memastikan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Untuk mewujudkan ini, tentu semua pihak harus berkerja sama dari warga disini sendiri, ke daerah bahkan hingga pusat,” katanya.

Eva dan tim juga menyempatkan diri untuk beribadah Minggu di Gereja Toraja Jemaat Sima, Kelurahan Sima. Gereja ini merupakan salah satu bangunan yang menjadi ikon Kecamatan Simbuang. Gereja tua merupakan gereja yang paling pertama di bangun di Kecamatan Simbuang dan telah berdiri selama 50 tahun dengan kokoh dan anggun di atas bukit di kelurahan Sima. Di gereja ini, Eva memberikan bantuan laptop untuk kebutuhan pelayanan. (*)

Penulis: Papa Rey
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pinjam Uang dan Siap Dinikahi, Wanita Ini Ditangkap Polisi Terkait Penipuan Ratusan Juta

    Pinjam Uang dan Siap Dinikahi, Wanita Ini Ditangkap Polisi Terkait Penipuan Ratusan Juta

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Terpedaya oleh janji-janji manis seorang wanita paruh baya asal Makale, PKT (76), warga Tondok Marante, Kecamatan Sopai, Toraja Utara, tertipu ratusan juta rupiah. PKT pun melapor ke polisi karena merasa ditipu oleh IRP, wanita berusia 41 tahun asal Makale, Tana Toraja. Atas laporan tersebut, pada Senin, 7 Agustus 2023, personil Sat Reskrim […]

  • Remaja Cantik Berdarah Toraja Nicola Bulupadang Lambe Siap Harumkan Sulsel di Panggung Nasional Miss Bintang Indonesia 2026

    Remaja Cantik Berdarah Toraja Nicola Bulupadang Lambe Siap Harumkan Sulsel di Panggung Nasional Miss Bintang Indonesia 2026

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Nicola Bulupadang Lambe, Remaja Berdarah Toraja wakili Sulsel di Ajang Miss Bintang Indonesia 2026. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, TIMIKA — Nicola Bulupadang Lambe, remaja cantik dan berprestasi kelahiran Makassar 27 januari 2014 siap mengharumkan nama Toraja dan Sulsel di ajang Nasional bertajuk Miss Bintang Indonesia (MBI) 2026 yang akan digelar di Jakarta Agustus 2026 mendatang. […]

  • Kalalembang Oktavianus Terpilih Ketua Umum FPTI Tana Toraja Periode 2025 – 2029

    Kalalembang Oktavianus Terpilih Ketua Umum FPTI Tana Toraja Periode 2025 – 2029

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Muscab FPTI Kabupaten Tana Toraja digelar di Aula Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tana Toraja. (foto: dok. istimewa). KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Muscab (Musyawarah Cabang) FederasiI Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Tana Toraja sukses digelar, Selasa, 28 Januari 2025 bertempat di Aula Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tana Toraja. Adapun agenda Muscab FPTI Tana […]

  • OPINI: Pengalaman Budaya dan Informasi Pandemi Covid-19

    OPINI: Pengalaman Budaya dan Informasi Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Stepanus W. Bo’do “Prosedur pemakaman Covid-19 sangat bertentangan dengan tata cara Rambu Solo’, tradisi kita memakamkan keluarga yang meninggal.” Avelino Agustinus Pimred Kareba Toraja menceritakan pengalaman jurnalistiknya selama masa pandemi dalam webinar Ikatan Pemuda, Pelajar, Mahasiswa Sangalla (IPPMS) Makassar, Minggu, 1 Agustus 2021. “Kerumitan yang sama juga terjadi pada pesta pemakaman non-covid-19,” ungkap Arsyad […]

  • FOTO: Lahan Bekas Pertokoan Lama Rantepao Kini Jadi “Taman Baliho” dan Kumuh

    FOTO: Lahan Bekas Pertokoan Lama Rantepao Kini Jadi “Taman Baliho” dan Kumuh

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara belum memanfaatkan lahan bekas pertokoan lama yang terletak di tengah Kota Rantepao. Saat ini dan beberapa waktu sebelumnya, lahan ini digunakan orang untuk mendirikan baliho. Di bagian belakangnya mulai nampak kumuh dengan tenda pedagang kaki lima. Komplek pertokoan lama Rantepao dirobohkan pemerintah pada Selasa, 2 Maret 2021 di […]

  • Auditorium UKI Toraja Berkapasitas 5 Ribu Orang Siap Digunakan Untuk Wisuda

    Auditorium UKI Toraja Berkapasitas 5 Ribu Orang Siap Digunakan Untuk Wisuda

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Gedung Auditorium Kampus 2 UKI Toraja dengan kapasitas kurang lebih 5.000 orang terletak di Kakondongan, Kecamatan Tallunglipu Toraja Utara. (foto: Mon/kareba-toraja). KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Tahun akademik 2024/2025 ini menjadi momen spesial bagi UKI Toraja Untuk pertama kalinya, UKI Toraja akan memindahkan pelaksanaan Wisuda dari Aula Kampus 1 Makale ke Gedung Auditorium Kampus 2 UKI Toraja […]

expand_less