Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Jalan Bangkelekila – To’yasa, Toraja Utara, Ditahan

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sidang praperadilan penetapan tersangka dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Bangkelekila – Toyasa Toraja Utara yang digelar di Pengadilan Negeri Makale awal Desember 2023, yang diajukan oleh pemohon dalam hal ini tersangka ditolak oleh hakim.

Dengan putusan hakim tersebut, proses penetapan tersangka dalam kasus peningkatan jalan Bangkelekila’-To’yasa di Kecamatan Bangkelekila, Toraja Utara, dianggap sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku dan prosesnya dapat berlanjut.

Dalam kasus dugaan korupsi peningkatan jalan Bangkelekila – To’yasa tahun anggaran 2018 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Toraja Utara nilai kontrak proyek sebesar Rp 7.002.621.000,00 dan dugaan kerugian negara sebesar Rp 892.146.005,00 dimana Cabang Kejaksaan Negeri Tana Toraja di Rantepao menetapkan dua tersangka, yakni ATR selaku direktur perusahaan penyedia jasa dan BTP selaku PPK.

Baca Juga  71 Ekor Kerbau Bergejala PMK Ditemukan di Pasar dan 7 Kecamatan di Toraja Utara

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena diduga mengubah volume beberapa item pekerjaan tanpa didahului dengan permintaan secara resmi sehingga merugikan keuangan negara.

Senin, 8 Januari 2024, Cabang Kejaksaan Negeri Tana Toraja di Rantepao telah melakukan pemeriksaan kepada kedua tersangka oleh jaksa penyidik. Setelah dilakukan pemeriksaan, kedua tersangka langsung dibawah ke rutan kelas IIB Makale untuk dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Tana Toraja di Rantepao, Alexander Tanak, S.H., M.H. kepada sejumlah wartawan mengatakan penahanan kepada kedua tersangka ini dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan oleh jaksa penyidik.

“Selanjutnya Kita lakukan penahanan untuk 20 hari kedepan,” kata Alexander Tanak. (*)

Baca Juga  2 Kali Ditertibkan, Tambang Ilegal di Toraja Utara Terus Beroperasi, Pemkab Tak Berdaya?

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar