KNPI Tolak Pembongkaran Gedung Art Centre Rantepao
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sab, 15 Okt 2022

Tim Aset Pemprov Sulsel meninjau kondisi gedung Art Centre Rantepao, yang rencananya akan dihibahkan kepada Pemda Toraja Utara untuk kemudian dibongkar dan dijadikan Alun-alun Kota Rantepao. (Foto: HP/Kareba Toraja).
KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNP) DPD Toraja Utara menyatakan menolak pembongkaran gedung Art Centre Rantepao.
Alasannya, gedung ini merupakan fasilitas publik yang biasa digunakan untuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, juga tempat menyalurkan kreatifitas anak muda. Di sisi lain, pemerintah tidak menyediakan fasilitas pengganti untuk itu.
“Art Centre ini merupakan aset bersejarah bagi pembangunan sumber daya manusia Toraja. Beberapa waktu belakangan ini, Art Centre merupakan pusat kegiatan generasi muda untuk mengembangkan kreatifitas.,” tegas Ketua KNPI Toraja Utara, Belo Tarran, dalam keterangan pers kepada kareba-toraja.com, Sabtu, 15 Oktober 2022.
Menurut Belo, jika gedung Art Centre ini dibongkar maka hilang sudah asset berharga untuk pembangunan manusia dan generasi muda Toraja. Padahal di sisi lain, Toraja Utara sangat membutuhkan sarana atau tempat untuk pengembangan kreatifitas generasi muda.
“Begitu banyak persoalan sosial, seperti narkoba, judi, bunuh diri, dan lain-lain, itu karena kurangnya ruang-ruang yang disediakan untuk kreatifitas generasi muda Kalau Art Centre itu dibongkar, kemana lagi generasi muda mencari ruang,” tutur Belo lebih lanjut.
Untuk itu, KNPI Toraja Utara meminta kepada Gubernur Sulsel sebagai pemilik aset gedung Art Centre agar tidak memberikan atau menghibahkan bangunan Art Centre ini kepada Pemda Toraja Utara kalau tujuannya hanya mau dibongkar.
“Kita berharap Art Centre itu tetap ada. Kalau diperbaiki atau dipercantik dan dilengkai sarananya, okelah, tapi kalau dibongkar, jangan!” tandas Belo.
Untuk diketahui, gedung Art Centre dan kawasan di sekitarnya saat ini tengah dalam proses pembangunan Alun-alun Kota Rantepao. Sebelumnya, pemerintah sudah membongkar lapak-lapak milik pedagang di Pasar Sore Rantepao. Juga sejumlah bangunan milik Pemda. (*)
Penulis: Desianti
Editor: Arthur
- Penulis: Redaksi
Saat ini belum ada komentar