Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Kios-kios di Pasar Sore Rantepao Dibongkar Pemerintah

Kios-kios di Pasar Sore Rantepao Dibongkar Pemerintah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 27 Agu 2022
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ratusan lapak/kios pedagang di Pasar Sore Rantepao dibongkar Satpol PP Toraja Utara, Sabtu, 27 Agustus 2022.

Proses pembongkaran berjalan lancar tanpa perlawanan dari masyarakat maupun pedagang.

Satu peleton Brimob dan polisi dari Polres Toraja Utara diback up personil Kodim 1414 Tana Toraja mengawal proses pembongkaran pasar yang berlokasi di Kelurahan Penanian, Kecamatan Rantepao ini.

Kapolres Toraja Utara, AKBP Eko Suroso terlihat memantau langsung proses pengamanan pembongkaran kios dan lapak pedagang.

Ketua DPRD Toraja Utara, Nober Rante Siama’ dan Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, juga terlihat memantau di lokasi.

Proses pembongkaran berlangsung lancar karena sehari sebelumnya para pedagang sudah memindahkan barang dagangan mereka. Proses pemindahan dilakukan pedagang sejak Jumat, 26 Agustus 2022 pagi hingga malam.

Meski begitu, Satpol PP yang melakukan pembongkaran menurunkan tim yang lengkap. Beberapa unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Sebuah ambulance lengkap dengan petugas medis terlihat standby di sudut Pasar Sore.

Sebelum proses pembongkaran dilakukan, jaringan listrik di sekitar Pasar Sore dan Art Centre Rantepao dipadamkan.

Ratusan pedagang yang sebelumnya sudah berupaya dengan berbagai cara untuk mendapatkan lokasi dan fasilitas yang layak dari pemerintah, menunggu hingga detik-detik terakhir baru pindah.

Mereka diberikan lokasi di Jalan Abdul Gani, depan Pasar Pagi Rantepao, Kelurahan Malangngo’. Hampir semua pedagang dari Pasar Sore direlokasi ke tempat ini.

Ketua DPRD Toraja Utara, Wakil Bupati Toraja Utara, Kapolres, dan perwakilan pedagang bernegosiasi mendapatkan lokasi ini dengan alot. Bahkan mereka harus berbicara hingga dinihari pada Jumat, 26 Agustus 2022.

Alun-alun Kota Rantepao

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara berkeras membongkar kios-kios di Pasar Sore Rantepao karena area ini akan dibangun Alun-alun Kota Rantepao dan gedung Perpustakaan moderen.

Tidak hanya kios-kios pedagang, sejumlah bangunan milik pemerintah yang ada di Art Centre Rantepao, juga akan dibongkar semua.

Menurut rencana, pembangunan Alun-alun Kota Rantepao akan dilaksanakan setelah semua bangunan dibongkar. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lembang Kaduaja Bersama 160 Desa di Indonesia Dilaunching Wakil Presiden RI Sebagai Desa Bersih Narkoba

    Lembang Kaduaja Bersama 160 Desa di Indonesia Dilaunching Wakil Presiden RI Sebagai Desa Bersih Narkoba

    • calendar_month Sen, 28 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TANA TORAJA — Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menggelar puncak acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2021, Senin 28 Juni 2021. Acara Peringatan digelar secara virtual dan diikuti oleh lembaga serta pemerintah Kabupaten/Kota di Indonesia. Wakil Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeq, Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, bersama Kepala BNNK Tana […]

  • 19 Anak Terindikasi Stunting di Lembang Palipu’ Terima Makanan Tambahan dan Vitamin

    19 Anak Terindikasi Stunting di Lembang Palipu’ Terima Makanan Tambahan dan Vitamin

    • calendar_month Ming, 23 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Tim Penggerak PKK Kabupaten Tana Toraja bersama Pemerintah Lembang Palipu’ salurkan makanan tambahan untuk anak terindikasi Stunting di Lembang Palipu’. Penyerahan makanan tambahan berupa susu dan vitamin untuk anak terindekasih stunting dan ibu hamil d Lembang Palipu’ digelar, Sabtu, 22 Oktober 2022. Selain makanan tambahan, juga diserahkan bantuan bibit tanaman sayur untuk […]

  • DPD NasDem Tana Toraja Nyatakan Sikap Lawan Framing Menyesatkan dan Jaga Martabat Demokrasi

    DPD NasDem Tana Toraja Nyatakan Sikap Lawan Framing Menyesatkan dan Jaga Martabat Demokrasi

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    Pengurus DPD dan DPC NasDem Kabupaten Tana Toraja. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Tana Toraja menyampaikan pernyataan sikap atas pemberitaan dan sampul majalah Media Nasional yang menyeret Partai NasDem. Kepada Media KAREBA TORAJA, Rabu 15 April 2026, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasdem Kabupaten Tana […]

  • Pemda Belum Maksimal, Warga Rantepao Fogging Mandiri untuk Cegah DBD

    Pemda Belum Maksimal, Warga Rantepao Fogging Mandiri untuk Cegah DBD

    • calendar_month Sen, 26 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kegiatan fogging yang di lakukan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui Dinas Kesehatan untuk mencegah kenaikan angka Demam Berdarah Dengue (DBD) dinilai belum maksimal. Beberapa wilayah di Kabupaten Toraja Utara belum mendapatkan giliran fogging, sementara masyarakat mulai takut dan resah terhadap kenaikan angka penderita penyakit DBD. Akibatnya, sejumlah Warga Rantepao berinisiatif untuk melakukan […]

  • Dampak Kelangkaan BBM; Warga Unjuk Rasa, Polisi Tindak Tegas SPBU yang Melanggar

    Dampak Kelangkaan BBM; Warga Unjuk Rasa, Polisi Tindak Tegas SPBU yang Melanggar

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Toraja (Tana Toraja dan Toraja Utara) sudah hampir satu bulan terjadi. Masyarakat (terutama sopir dan pemilik kendaraan) resah. Ekonomi terhambat, karena arus barang dan jasa serta mobilitas orang terganggu. Polisi diminta menindak tegas penimbun BBM, terutama yang menggunakan tangki rakitan. Senin, 25 Oktober 2021, puluhan warga […]

  • Gubernur Sulsel Nonaktif, Nurdin Abdullah Ditutut 6 Tahun Penjara, Hak Politiknya Dicabut

    Gubernur Sulsel Nonaktif, Nurdin Abdullah Ditutut 6 Tahun Penjara, Hak Politiknya Dicabut

    • calendar_month Sel, 16 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut terdakwa dugaan korupsi dana infrastruktur, Gubernur Sulsel Nonaktif, Nurdin Abdullah, 6 tahun penjara dan pidana tambahan berupa uang penganti Rp 7 miliar. JPU KPK juga menuntut agar hakim mencabut hak politik Nurdin Abdullah. Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum KPK dengan […]

expand_less