Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Kerja Bersama Melawan Demam Berdarah di Toraja Utara

Kerja Bersama Melawan Demam Berdarah di Toraja Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 19 Jun 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Demam Berdarah Dengue (DBD) bukanlah jenis penyakit yang baru di Toraja Utara. Ini wabah yang berulang dari tahun ke tahun. Sebagai contoh, tahun 2021 yang lalu, hingga akhir bulan Juni, Dinas Kesehatan mencatat 46 kasus DBD dengan dua korban meninggal dunia. Tahun ini, di wilayah kerja Puskesmas Rantepao saja, hingga pertengahan bulan Juni, sudah 56 kasus dengan satu korban meninggal.

Itu sebabnya, pemerintah mestinya tidak boleh lengah. Tidak menunggu ada korban dulu, baru bertindak. Upaya penyuluhan akan kebersihan lingkungan, pola hidup sehat, dan pemberantasan nyamuk penyebab DBD, mesti terus dilakukan dari waktu ke waktu. Tak boleh berhenti.

BERITA TERKAIT: 56 Kasus, 1 Meninggal, Demam Berdarah di Rantepao Makin Gawat

Kemudian, pihak lain atau stakeholder terkait, seperti gereja, masjid, organisasi masyarakat, juga mesti ikut andil dalam hal edukasi atau aksi nyata dalam menjaga kebersihan sehingga nyamuk tidak berkembang biak.

Lalu, masyarakat. Ini yang perlu menjadi pehatian bersama. Semua elemen harus sadar bahwa kebersihan lingkungan itu sangat penting. Jangan membiarkan air tergenang terlalu lama sehingga nyamuk mudah bertelur dan berkembang biak. Kemudian, kalau ada sampah, jangan dilihat-lihat saja, segera pungut, bersihkan, dan letakkan di tempat sampah.

Partisipasi Mulai Muncul

Gerakan fogging massal yang dimotori oleh Crisis Centre Gereja Toraja, PMTI, dan Yayasan Kami Peduli, pada Sabtu, 18 Juni 2022 membawa angin segar bahwa pemberantasan penyakit Demam Berdarah bukan hanya tugas pemerintah semata. Tapi tugas kita bersama.

BERITA TERKAIT: Sudah 46 Kasus, 2 Meninggal karena DBD, Pemkab Toraja Utara Intensifkan Fogging

Itu sebabnya, Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong memberikan apresiasi tinggi serta ungkapan terima kasih terhadap pastisipasi kelompok masyarakat ini.

“Saya atas nama pemerintah daerah mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian dari Gereja Toraja, PMTI, dan Yayasan Kami Peduli atas upaya bersama dalam fogging ini. Tapi tentu ini hanya satu dari banyak upaya pencegahan yang mesti kita lakukan,” tutur Frederik di Kantor Pusat BPS Gereja Toraja, Sabtu, 18 Juni 2022.

Dedy, sapaan akrab Frederik Victor Palimbong, lebih lanjut mengatakan bahwa setelah mengetahui waktu atau bulan dimana kasus DBD meningkat, maka semua pihak, baik pemerintah, lembaga kemasyarakatan, maupun masyarakat secara umum harus melakukan tindakan-tindakan pencegahan.

BERITA TERKAIT: Dalam 2 Bulan Peningkatan Kasus Demam Berdarah di Toraja Utara Menakutkan

Sementara itu, Pdt. Yusuf Paliling dari Crisis Centre Gereja Toraja menyampaikan bahwa ini adalah bentuk kepedulian bersama dalam memutus mata rantai demam berdarah yang telah menelan korban, baik yang saat ini dirawat di rumah sakit, maupun ada sampai meninggal.

“Kita akan bergerak bersama komponen yang punya kepedulian yang sama,” ujar Ketua 5 BPS Gereja Toraja itu.

BERITA TERKAIT: Sudah 2 Korban Meninggal, DBD di Toraja Utara Kian Mengkhawatirkan

Kepala Kantor Perwakilan Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), Brikken L. Bonting menyampaikan bahwa PMTI begitu peduli terhadap masalah sosial kemasyarakatan yang terjadi, baik di tanah rantau, apa lagi jika terjadi di Toraja.

“Kami menerima perintah dari Ketum PMTI Bapak Mayjend TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa untuk segera bergerak secara aktif dan tanggap terhadap setiap peristiwa yang terjadi di Toraja, termasuk kasus demam berdarah ini,” tutur Brikken.

Pdt. Yosmart Tolede, Ketua Yayasan Kami Peduli menyatakan bahwa kami selalu siap dan selalu bergerak dan kesekian kalinya turun dimasyarkat dalam aksi kepedulian ini.

PMTI, Crisis Centre Gereja Toraja, dan Yayasan Kami Peduli bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara akan melakukan fogging massal selama sepekan ke depan di lokasi-lokasi yang ditemukan kasus Demam Berdarah. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Hanguskan Tongkonan, Rumah Panggung, 2 Alang, dan 4 Motor di Buntao, Toraja Utara

    Kebakaran Hanguskan Tongkonan, Rumah Panggung, 2 Alang, dan 4 Motor di Buntao, Toraja Utara

    • calendar_month Jumat, 30 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO — Kebakaran hebat melanda sebuah komplek permukiman warga di Tongkonan Tuan, Dusun Salu Tangnga, Kelurahan Talang Sura’, Kecamatan Buntao, Toraja Utara, Kamis, 29 Juni 2023. Kebakaran yang menghanguskan satu unit Tongkonan Batu A’riri Tuan, 2 lumbung padi (alang), satu rumah panggung, dan empat unit sepeda motor tersebut terjadi sekitar pukul 15.35 Wita. Kepala […]

  • Senam Massal Jantung Sehat oleh Perempuan Indonesia Maju di Kolam Makale Berlangsung Meriah

    Senam Massal Jantung Sehat oleh Perempuan Indonesia Maju di Kolam Makale Berlangsung Meriah

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perempuan Indonesia Maju (PIM) menggelar senam massal jantung sehat dan pasar murah di Plaza Kolam Makale, Jumat, 17 Desember 2021 pagi. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg dan diikuti oleh ratusan peserta dari ibu-ibu Tim Penggerak PKK Tana Toraja. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat […]

  • BNNK Tana Toraja Ungkap Bandar Besar Jaringan Sidrap, Toraja Darurat Narkoba?

    BNNK Tana Toraja Ungkap Bandar Besar Jaringan Sidrap, Toraja Darurat Narkoba?

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Toraja sepertinya sudah benar-benar darurat narkoba. Betapa tidak, hanya dalam waktu 3 hari di bulan Februari 2023, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja berhasil mengungkap dua kasus peredaran narkoba; dan salah satunya merupakan bandar besar jaringan Sidrap. Yang satunya, jaringan Walenrang. Lebih menyedihkan lagi, jaringan ini melibatkan warga lokal Toraja. Hal […]

  • Eva Rataba dan Rinto Kadang Kunjungi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Tana Toraja

    Eva Rataba dan Rinto Kadang Kunjungi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Tana Toraja

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Dapil Sulawesi Selatan III, Eva Stevany Rataba meninjau dan sekaligus memberikan bantuan kepada korban bencana alam tanah longsor di Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa, 16 April 2024. Lokasi kejadian tanah longsor berada di dua titik, yaitu Lembang Randan Batu, Kecamatan Makale Selatan dan […]

  • Lakalantas Tunggal di Poros Makale-Enrekang, Pengendara Sepeda Motor Meninggal

    Lakalantas Tunggal di Poros Makale-Enrekang, Pengendara Sepeda Motor Meninggal

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa kembali terjadi di jalan poros Makale-Enrekang, tepatnya di Lembang Buntu Limbong, Kecamatan Gandangbatu Sillanan (Gandasil), Senin, 8 November 2021 petang. Akibat kecelakaan itu, pengemudi sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi DP 2093 JB, Agusrianto, 16 tahun, warga Uluway Barat, Kecamatan Mengkendek, meninggal dunia. Kronologi […]

  • Dua Hari Menghilang, Warga Bonggakaradeng Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia

    Dua Hari Menghilang, Warga Bonggakaradeng Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Seppa, 70 tahun, warga Kampung Langda, Kelurahan Ratte Buttu, Kecamatan Bonggakaradeng ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Kamis, 25 November 2021. Sebelumnya, Almarhum Seppa dikabarkan menghilang sejak dua hari lalu. Camat Bonggakaradeng, Zeth Padaoan yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Zeth mengatakan, Almarhum diketahui meninggalkan rumah sejak Selasa, 23 November 2021 untuk berkebun namun […]

expand_less