Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Jumlah Warga Bonggakaradeng yang Keracunan Makanan Bertambah, Sebagian Sudah Membaik

Jumlah Warga Bonggakaradeng yang Keracunan Makanan Bertambah, Sebagian Sudah Membaik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Jumlah warga Kampng Bake’, Lembang Bau Selatan, Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja yang diduga keracunan setelah menyantap makanan pada acara tanam jagung bersama, Minggu, 15 Mei 2022, bertambah menjadi 26 orang. Sebelumnya dilaporkan hanya 23 orang.

Bertambahnya jumlah warga yang mengalami gejala keracunan makanan itu diketahui setelah Kapolsek Bonggakaradeng, Iptu Samuel Sattu mendatangi warga yang dikabarkan keracunan makanan tersebut, Senin, 16 Mei 2022.

“Untuk saat ini, sebanyak 24 korban sedang ditangani oleh petugas PKM Buakyu di rumah masing-masing. Sedangkan dua orang lainnya yang dirawat di Puskesmas Masalle, Kabupaten Enrekang juga kondisinya semakin membaik dan satu orang sudah kembali ke rumahnya,” terang Iptu Samuel Sattu, Selasa, 17 Mei 2022.

Iptu Samuel Sattu lebih lanjut menjelaskan, dari hasil wawancara dengan para korban, diduga bahwa yang memakan lauk ayam ras mengalami keracunan, sedangkan yang memakan ayam kampung tidak megalami  keracunan.

“Tetapi kami belum bisa mengambil kesimpulan. Kami sudah mengambil sampel makanan dan diserahkan ke pihak medis PKM Buakayu untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium,” tutur Iptu Samuel Sattu.

Makan Bersama Saat Tanam Jagung

Sebelumnya, Camat Bonggakaradeng, Naptali Pantong Tarra yang dikonfirmasi, Senin, 16 Mei 2022 membenarkan bahwa 23 warga Lembang Bau Selatan mengalami gejala keracunan.

Naptali mengatakan berdasarkan informasi yang diterima dari lokasi kejadian bermula saat sejumlah warga yang tergabung dalam kelompok tani makan siang bersama diselah-selah kegiatan tanam jagung bersama.

Naptali mengatakan sore harinya warga yang ikut makan sjang bersama tersebut mengalami gejala yang sama, seperti muntah, mual, pusing, dan lemas.

BERITA TERKAIT: Diduga Keracunan Makanan, 23 Warga Lembang Bau Selatan, Bonggakaradeng Dilarikan ke Puskesmas

Menurut Naptali, dari 23 orang yang mengalami gejela yang sama ini, dua diantaranya harus dirujuk ke Puskesmas Masalle Enrekang (Puskesmas terdekat) karena mengalami gejala serius, sementara 21 lainnya ditangani dirumah oleh petugas Puskesmas Buakayu.

Diatanya soal penyebab dugaan keracunan, Camat Bonggakaradeng mengatakan kemungkinan racun itu berasal dari bibit jagung yang ditanam namun bisa juga berasal dari ayam potong yang dikonsumsi karena sebagian warga yang tidak mengonsumsi ayam potong tidak mengalami gejala.

Naptali mengatakan, ada juga anak-anak yang tidak ikut menanam jagung namun juga mengalami gejala keracunan, oleh sebab itu sampel makanan sudah dalam proses pengiriman ke Dinas Kesehatan untuk diketahui penyebabnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Buakayu, Djandri Tanduk Gallung yang dikonfirmasi mengatakan saat ini belum bisa dipastikan apaka ini keracunan atau faktor lain, karena sampel baru akan diperiksa.

“Petugas sudah ada dilapangan untuk melakukan penanganan mulai dari pemberian obat dan infus,” kata Djandri.

Saat dikonfirmasi, Senin, 16 Mei 2022, Djandri mengaku sedang dalam perjalanan menuju lokasi kejadian untuk melihat langsung situasi disana dan membantu penanganan. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebentar Lagi, Ada 2 AMP di Toraja Utara, Semoga Aspalnya Makin Berkualitas

    Sebentar Lagi, Ada 2 AMP di Toraja Utara, Semoga Aspalnya Makin Berkualitas

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Salah satu penyebab rendahnya kualitas aspal pada jalan-jalan yang ada di Toraja (Toraja Utara dan Tana Toraja) adalah karena jauhnya tempat pengolahan (AMP/asphalt mixing plant). Bahkan ada beberapa proyek jalan yang harus mendatangkan aspal dari luar Toraja. Akibat jarak angkut yang sangat jauh itu, kualitas aspal (terutama suhu panasnya) menjadi menurun. Dan […]

  • Maknai HUT 79 Bhayangkara; Polres Toraja Gelar Bakti Sosial dan Bagi Sebako kepada Warga

    Maknai HUT 79 Bhayangkara; Polres Toraja Gelar Bakti Sosial dan Bagi Sebako kepada Warga

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Toraja Utara bersama Bhayangkari Cabang Toraja Utara menunjukkan wujud nyata kepedulian dengan mengadakan bakti sosial dalam bentuk penyaluran bantuan sembako kepada warga kurang mampu di wilayah Kabupaten Toraja Utara. Kegiatan penyalurannya sembako melibatkan personel Polsek Jajaran termasuk Bhayangkari tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan Polri dan […]

  • Lindas Lansia Hingga Kritis, Polisi Tahan Operator dan Alat Berat Milik PT Sabar Jaya Pratama

    Lindas Lansia Hingga Kritis, Polisi Tahan Operator dan Alat Berat Milik PT Sabar Jaya Pratama

    • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Satuan Lalu Lintas Polres Tana Toraja menahan operator dan alat berat jenis grader milik PT Sabar Jaya Pratama, kontraktor yang mengerjakan proyek Preservasi Jalan dan Jembatan Se’seng-Batas Sulbar di Kecamatan Bittuang, Tana Toraja. Operator dan alat berat jenis grader ini ditahan karena terlibat kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang wanita lanjut usia […]

  • Toko Perlengkapan Rumah Tangga MR.DIY di Makale Diduga Belum Kantongi IMB dan Izin Analisis Dampak Lalu Lintas

    Toko Perlengkapan Rumah Tangga MR.DIY di Makale Diduga Belum Kantongi IMB dan Izin Analisis Dampak Lalu Lintas

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Toko ritel MR. DIY yang menjual berbagai perlengkapan rumah tangga yang baru saja beroperasi di Tana Toraja akhir Desember 2025, diduga belum melengkapi beberapa izin, yang seharusnya mereka miliki. Dugaan itu diperkuat dengan pengakuan dari sejumlah pimpinan instansi terkait di Kabupaten Tana Toraja, yang dimintai konfirmasinya. MR.DIY yang menggunakan gedung 3 lantai […]

  • Terlilit Utang, Warga Makale Ini Nekad Mencuri Perhiasan dan Uang Milik Keluarganya

    Terlilit Utang, Warga Makale Ini Nekad Mencuri Perhiasan dan Uang Milik Keluarganya

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dengan alasan terlilit utang, YP (48), warga Kelurahan Ariang, Kecamatan Makale, Tana Toraja nekad mencuri perhiasan dan uang milik keluarganya sendiri. Peristiwa itu terjadi di Lingkungan Guririk, Kelurahan Ariang, Kecamatan Makale, Rabu, 13 Desember 2023. Saat itu, korban yang juga masih keluarga pelaku, hendak masuk ke dalam kamar. Tiba-tiba, pelaku YP, muncul […]

  • Toyota Fortuner Terjun dari Atas Jembatan ke Sungai Ku’lang Salubarani

    Toyota Fortuner Terjun dari Atas Jembatan ke Sungai Ku’lang Salubarani

    • calendar_month Senin, 25 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SALUBARANI — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi jalan poros Makale-Enrekang, Minggu, 24 Januari 2021 malam. Satu unit minibus jenis Toyota Fortuner yang bergerak dari arah Makassar menuju Toraja terjatuh di Jembatan Sungai Ku’lang, poros Enrekang – Toraja, Km 30 Kelurahan Salubarani, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 Wita. […]

expand_less