Jadi Tuan Rumah Retret Nasional, Pemuda Katolik Minta Dukungan DPRD Tana Toraja
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sab, 16 Jul 2022

Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tana Toraja berfoto bersama Ketua dan anggota DPRD Tana Toraja usai melakukan audens dalam rangka Retret Nasional, Kamis, 14 Juli 2022. (dok. istimewah).
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Retret Nasional Pemuda Katolik akan digelar di Tana Toraja. Hal ini menjadi salah satu keputusan Rakernas Pemuda Katolik Indonesia yang digelar di Manado, Sulawesi Utara, 26-29 Mei 2022 yang lalu.
Dalam rangka persiapan Retret Nasional tersebut, pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tana Toraja melakukan audens dengan DPRD Tana Toraja, Kamis, 14 Juli 2022.
Dalam audens tersebut, pengurus Pemuda Katolik diterima Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi, didampingi Ketua Komisi 3 Kendek Rante yang juga dari Fraksi Golkar, Andarias Ta’dan dari Fraksi Hanura, dan Kristian HP Lambe dari Fraksi Demokrat. Hadir juga kepala Bappeda Tana Toraja, Yunus Sirante.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tana Toraja, Joni Matalangi meminta DPRD mengawal kegiatan nasional Pemuda Katolik di Tana Toraja yang menjadi tuan rumah Retret Nasional Pemuda Katolik Indonesia bersama 6 Komisariat Cabang di Sulsel.
“Dalam rangkaian itu, Komisariat cabang Tana Toraja dengan 6 Komisariat Cabang di Sulsel juga akan menggelar kegiatan Kursus Kepemimpinan Dasar (KKD). Kegiatan itu, selain sebagai pendidikan formal Pemuda Katolik juga untuk peningkatan kapasitas kader menuju kegiatan nasional nanti. Karena itu sangat butuh dukungan dari semua pihak khususnya pemerintah daerah,” tutur Joni Matalangi.
Merepon apa yan disampaikan Pemuda Katolik, Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi menyatakan siap mendukung dan mengawal bersama pemerintah daerah.
Hal senada juga disampaikan Kepala Bappeda Tana Toraja, Yunus Sirante. Yunus menyebut, semakin banyak kegiatan nasional di Toraja, semakin bagus, apa lagi jika yang mengadakan adalah organisasi nasional seperti Pemuda Katolik maka akan membantu pemerintah mempromosikan daerah khususnya Pariwisata.
Selain menyampaikan rencana kegiatan besar berskala nasional, Pemuda Katolik juga menyampaikan isu-isu sosial politik di Tana Toraja yang dianggap krusial, yaitu mengenai adat dan budaya yang telah mengalami degradasi dan tidak terarah lagi, isu lingkungan hidup khusunya memperhatikan soal AMDAL, perekonomian dan respon isu PMK (penyakit mulut dan kuku) pada hewan ternak kerbau.
Dalam audience ini menjadi salah satu materi audience yakni persoalan kondisi infrastruktur di kecamatan Simbuang dan Mappak, yang disampaikan secara khusus oleh ketua bidang Pemberdayaan perempuan, Marselina Taruk Linggi yang juga selaku Kepala Lembang Pongbembe di kecamatan Simbuang.
Marselina menyebut, sejak Indonesia merdeka sampai saat ini kondisi infrastruktur di Simbuang dan Mappak masih sangat memprihatinkan.
“Dulu status jalan kabupaten hingga naik status jadi jalan provinsi dan kondisi masi sama,” tandas Marselina. (*)
Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur
- Penulis: Redaksi
Saat ini belum ada komentar