Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » IPSIM Desak Pemda Tana Toraja dan Pemprov Sulsel Percepat Penanganan Longsor di Simbuang

IPSIM Desak Pemda Tana Toraja dan Pemprov Sulsel Percepat Penanganan Longsor di Simbuang

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Badan Pengurus Ikatan Pemudah Mahasiswa Simbuang Mappak (IPSIM) mendesak Pemda Tana Toraja dan Pemprov Sulsel untuk percepat penganan akses jalan ke Simbuang dan Mappak pasca bencana tanah longsor, yang terjadi sejak sebulan yang lalu.

Untuk diketahui, status jalan poros Simbuang-Mappak adalah jalan provinsi. Namun, masyarakat yang mendiami kedua kecamatan tersebut merupakan pendudukan Kabupaten Tana Toraja. Sehingga kedua pemerintah ini harus bekerja sama dan berkolaborasi untuk menuntaskan bencana alam tanah longsor di Simbuang dan Mappak.

Desakan itu disampaikan Badan Pengurus IPSIM didampingi BPO saat menemui Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeq, Minggu, 12 Mei 2024.

Pertemuan ini berangkat karena ketidakseriusan pemrintah Kabupaten Tana Toraja dan pemerintah Provinsi Sulsel dalam menagangani persoalan akses jalan menuju ke Simbuang Mappak, terutama pasca terjadinya bencana tanah longsor kemarin yang nyaris memutus total koneksi ke wilayah tersebut.

“Bencana tanah longsor di wilayah Simbuang Mappak sebenarnya terjadi hampir sudah dua bulan, namun belum ada tindakan serius dari pemerintah dalam penanganan persoalan ini, sehingga kami sangat menyayangkan pemerintah kabupaten Tana Toraja yang seolah-olah tidak memberikan perhatian ke daerah kami,” ungkap Dimianus Tanggi Somba, Ketua IPSIM Toraja.

Menurut Dimianus, pada Sabtu, 11 Mei 2024, terjadi peristiwa memilukan yang menimpa salah seorang masyarakat dari Simbuang yang melahirkan di tengah jalan pada saat perjalanan menuju ke rumah sakit yang ada Makale.

“Kasus ini harus menjadi tamparan keras kepada pemerintah kabupaten dan provinsi bahwa masayarakat Simbuang dan Mappak hari ini masih sangat jauh dari kata merdeka,” tegas Dimianus.

Dimianus berharap, kasus ini menjadi yang terakhir menimpa masyarakat Simbuang Mappak akibat dari buruknya insfrastruktur dan koneksi ke daerah.

“Peristiwa ini juga menggambarkan bagaimana kondisi masyarakat Simbuang Mappak hari ini,” katanya lebih lanjut.

Untuk itu, IPSIM Toraja menyampaikan beberapa point tuntutan, diantaranya  mendesak Pemda Tana Toraja agar segera menuntaskan persoalan tanah longsor di jalan poros Simbuang -Mappak tepat di Lembang Makkodo.

Kemudian, mendesak Pemda Tana Toraja untuk mengevaluasi kinerja Dokter yang ada di Puskesmas Lekke’ Simbuang dan melengkapi fasilitas-fasilitas kesehatan di Puskesmas Lekke’ dan Kondodewata.

Ketiga, mendesak Pemda Tana Toraja untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintahan provinsi untuk menuntaskan dan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan poros Simbuang -Mappak.

Sebelumnya diberitakan, ibu hamil bernama Maru’ atau Indo’ Almi terpaksa melahirkan di pinggir jalan usai dibonceng menggunakan motor dengan menempuh akses jalan rusak dan tertutup longsor di Kecamatan Simbuang,  pada Sabtu, 11 Mei 2024.

Sedihnya, bayi yang dilahirkan Maru’ di pinggir jalan itu, tidak selamat.

Dimianus mengatakan, Maru’ harus dirujuk ke rumah sakit Makale dikarenakan tidak bisa melahirkan secara normal di Puskesmas Lakke’, Simbuang. Proses pengantaran menuju Kota Makale memakan waktu hingga 1,5 jam. Namun, dalam perjalanan itu Maru’ tidak bisa lagi menahan untuk melahirkan, sehingga pihak keluarga dan perawat memutuskan untuk melakukan persalinan di pinggir jalan.

“Bayinya meninggal dunia, kalau ibunya selamat. Keluarga tidak melanjutkan perjalanan dan langsung kembali ke Puskesmas Lekke’ karena ibunya butuh perawatan cepat setelah melahirkan di pinggir jalan. Maru’ harus ditandu secara bergantian oleh keluarga saat kembali ke Puskesmas Lekke’,” pungkas Dimianus. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putri Toraja Ini Masuk Kontingen Sulsel Cabor Kick Boxing pada PON XXI Aceh-Sulut

    Putri Toraja Ini Masuk Kontingen Sulsel Cabor Kick Boxing pada PON XXI Aceh-Sulut

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Sebanyak 400 atlet dan official dari beragam cabang olahraga asal Provinsi Sulawesi Selatan yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara, dilepas secara resmi, Kamis, 30 Agustus 2024. Ratusan atlet yang akan berlaga pada kasta tertinggi olehraga dalam negeri ini dilepas oleh Pj Gubernur Sulawesi Selatan, […]

  • 1 Tongkonan dan Rumah Panggung Ludes Terbakar di Buntu Batu, Tikala

    1 Tongkonan dan Rumah Panggung Ludes Terbakar di Buntu Batu, Tikala

    • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TIKALA — Kebakaran hebat terjadi di Dusun Tanete Pa’bosok, Lembang Buntu Batu, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, Jumat, 20 Agustus 2021. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.00 Wita itu menghanguskan satu unit rumah adat Toraja, Tongkonan dan satu unit rumah panggung milik warga setempat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun harta benda yang […]

  • Masalah Perbatasan dengan Tana Toraja Beres, Luwu dan Lutra Menyusul, Kota Palopo Masih Alot

    Masalah Perbatasan dengan Tana Toraja Beres, Luwu dan Lutra Menyusul, Kota Palopo Masih Alot

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong optimis persoalan perbatasan kabupaten akan tuntas dalam waktu dekat. Optimisme ini muncul menyusul selesai atau disepakatinya tapal batas Kabupaten Toraja Utara dengan kabupaten induk, Tana Toraja, beberapa waktu lalu. “Persoalan perbatasan dengan Kabupaten Tana Toraja yang menjadi masalah sejak Toraja Utara ini mekar, sudah tuntas. […]

  • Komunitas Anak Punk di Makale Bersihkan Sampah di Pasar Makale dan Obwis Pango-pango

    Komunitas Anak Punk di Makale Bersihkan Sampah di Pasar Makale dan Obwis Pango-pango

    • calendar_month Sabtu, 24 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dalam memeriahkan ulang tahun ke-17, Komunitas Punk Makale, yang dikenal dengan nama “ANV” (Active Non Violence) menggelar aksi bersih dan pagelaran musik underground. Aksi bersih dilaksanakan pada Jumat, 23 Juni 2023 di Kompleks Pasar Sentral Makale dan Sabtu, 24 Juni di Objek Wisata Pango-pango, Kecamatan Makale Selatan. Sedangkan Pagelaran Musik Underground akan […]

  • JRM Serahkan Bantuan Perpustakaan Mini untuk 11 Kelurahan/Lembang di Tana Toraja

    JRM Serahkan Bantuan Perpustakaan Mini untuk 11 Kelurahan/Lembang di Tana Toraja

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan kembali menyerahkan bantuan dari aspirasinya kepada masyarakat Tana Toraja. Sabtu, 8 Januari 2022, JRM, begitu John Rende Mangontan biasa disapa, menyerahkan bantuan perpustakaan mini kepada 11 Kelurahan dan Lembang di Tana Toraja. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Kantor Perpustakaan Daerah Tana Toraja […]

  • Musrenbang di Kecamatan Gandasil, Bupati  Singgung Ketergantungan Sayur dari Pa’gandeng

    Musrenbang di Kecamatan Gandasil, Bupati Singgung Ketergantungan Sayur dari Pa’gandeng

    • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Gandangbatu Sillanan (Gandasil), Sabtu, 3 Februari 2024 di halaman Kantor Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kelurahan Benteng Ambeso. Dalam sambutannya, Theofilus Allorerung kembali menegaskan visi pembangunan daerah, yakni Bangkit Produktif Tanggug Menuju Tatanan Kehidupan Baru. Theofilus menyebut, ketika […]

expand_less