oleh

FOTO: Selamatkan Foto Presiden dari Reruntuhan Sekolah yang Dibangun Yayasan Chairul Tanjung di Toraja

KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Dua orang warga berupaya mengeluarkan foto Presiden Joko Widodo dari sela reruntuhan bangunan SDN 206 Bittuang Kelas Jauh Taleppong yang rusak berat diterjang tanah longsor.

Pemandangan unik itu terlihat saat puluhan warga Lembang (Desa) Kandua, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, membersihkan material longsor yang menimpa gedung sekolah itu, Kamis, 25 November 2021.

Dua orang warga Lembang (Desa) Kandua berupaya mengeluarkan foto Presiden Joko Widodo dari sela reruntuhan bangunan gedung SDN 206 Taleppong yang rusak diterjang tanah longsor. (AP/Kareba Toraja).

Untuk diketahui, puluhan siswa SDN 206 Bittuang Kelas Jauh Taleppong harus mengikuti proses belajar mengajar di luar ruangan, karena dinding sekolah mereka rusak diterjang tanah longsor.

Bencana alam tanah longsor yang merusak dinding sekolah tersebut terjadi pada Selasa, 23 November 2021, sekitar pukul 20.30 Wita.

Dua orang warga Lembang (Desa) Kandua berupaya mengeluarkan foto Presiden Joko Widodo dari sela reruntuhan bangunan gedung SDN 206 Taleppong yang rusak diterjang tanah longsor. (AP/Kareba Toraja).

Tanah longsor yang merusak gedung SDN 206 Bittuang kelas jauh Taleppong ini diduga disebabkan karena hujan dengan intensitas tinggi diatas normal yang terjadi di daerah Bittuang dan sekitarnya dalam sepekan terakhir.

Beberapa siswa SDN 206 Taleppong menyelamatkan kursi belajar mereka dari reruntuhan gedung yang rusak diterjang tanah longsor. (AP/Kareba Toraja)

Dibangun Yayasan Milik Chairul Tanjung

Tanah longsor, yang terjadi pada Selasa, 23 November 2021 adalah mimpi buruk yang kembali dialami oleh para siswa SDN 206 Tallepong, orang tua, serta masyarakat setempat.

Betapa tidak, sekolah ini awalnya menarik perhatian publik sejak Februari 2018 ketika media massa mengangkat kondisi sekolah. Puluhan siswa di sekolah tersebut menempuh pendidikan di sebuah gedung (lebih tepatnya gubuk) beralaskan tanah dan beberapa bangku panjang yang sudah reyot.

Kalimat motivasi yang ditulis pengelola Yayasan CT ARSA Foundation, Anita Chairul Tanjung masih terpampang di salah satu sisi dinding SDN 206 Taleppong meski sebagian gedung sekolah itu rusak diterjang tanah longsor. (AP/Kareba Toraja).

Merespon pemberitaan media tersebut, sebuah yayasan milik mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Chairul Tanjung. CT, sapaan akrab Chairul Tanjung melalui Yayasan CT ARSA Foundation, membantu membangun tiga ruang kelas baru (RKB) di SDN 206 Tallepong pada Maret 2018. Yayasan CT ARSA Foundation itu dibina oleh istri Chairul Tanjung, Anita. Untuk kepentingan pembangunan dan rehabilitasi beberapa sekolah di Toraja, Anita Chairul Tanjung, pernah datang langsung ke Toraja pada 29 Agustus 2017.

Begini kondisi SDN 206 Taleppong usai dibangun oleh Yayasan CT ARSA Foundation dan diresmikan pada 8 November 2019. (dok. Kareba Toraja).

Usai peletakan batu pertama pada Rabu, 14 Maret 2018, pembangunan tiga ruang kelas baru di SDN 206 Taleppong berlangsung sekitar setahun. Dan pada 8 November 2019 sekolah yang dibangun oleh CT ARSA Foundation itu diresmikan.

Namun, baru sekitar dua tahun digunakan, sekolah ini kembali mengalami musibah, rusak diterjang tanah longsor. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya