Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Eksekusi Objek Sengketa di Tapparan Timbulkan Kerumunan, Begini Tanggapan PN Makale

Eksekusi Objek Sengketa di Tapparan Timbulkan Kerumunan, Begini Tanggapan PN Makale

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 17 Jul 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Beberapa potongan video dan foto yang direkam warga lalu di unggah ke media sosial menjadi viral. Potong video dan foto menunjukkan adanya kerumunan warga dan petugas tanpa protokol kesehatan Covid-19.

Setelah ditelusuri potongan video dan foto tersebut merupakan kejadian pada saat eksekusi terhadap objek sengketa di Tongkonan Karassik, Lembang Tapparan, Kecamatan Rantetayo oleh Pengadilan Negeri Makale, Jumat, 16 Juli 2021.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Makale, melalui Humas/Juru Bicara, Helka Rerung yang dikonfirmasi via telepon, Sabtu 17 Juli 2021, membenarkan kejadian tersebut.

Helka Rerung mengatakan kerumunan yang terjadi sifatnya spontan dan hanya sesaat serta bukan merupakan bagian dari para pihak yang bersengketa, melainkan warga yang penasaran ingin menyaksikan eksekusi.

Helka yang ditanya soal alasan eksekusi ditengah pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), mengatakan bahwa eksekusi sudah direncanakan jauh hari namun demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, para pihak yang bersengketa diberikan kesempatan untuk negosiasi dan melakukan eksekusi secara sukarela.

Namun karena tidak menemui jalan tengah, eksekusi terpaksa harus dilakukan meski tidak semua objek sengketa harus dieksekusi karena sudah ada kesepakatan oleh para pihak objek mana saja yang akan di eksekusi.

“Karena sudah ada kesepakatan maka kita tidak sangka akan ada banyak warga yang berkerumun untuk menyaksikan eksekusi,” terang Helka.

“Terkait protokol kesehatan, kita sengaja melibatkan Kepolisian untuk pengamanan sekaligus penegakan protokol kesehatan. Bahkan saat apel pagi di Kantor untuk persiapan eksekusi, Pimpinan PN sudah meminta agar protokol kesehatan tetap diterapkan di lapangan,” urai Helka lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolres Tana Toraja, AKBP Sarly Sollu yang dikonfirmasi juga mengatakan hal yang sama.

“Kerumunan yang terjadi sifatnya spontan dan hanya sesaat dan bukan bagian dari para pihak yang bersengketa melainkan warga yang menonton,” terang AKBP Sarly Sollu, Sabtu, 17 Juli 2021.

Sarly Sollu mengatakan masyarakat Tongkonan Karassik dari termohon melakukan blokade jalan agar petugas tidak masuk dalam area atau lokasi yang akan di eksekusi.

“Setelah di himbau untuk tidak berkerumun dan sudah ada kesepakatan untuk mediasi, saat itu juga jalan langsung dibuka dan masyarakat lain kembali ke rumah masing-masing,” katanya. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Pembangunan Sudah Jalan, Pembebasan Lahan Jembatan “Kembar” Malango’ Belum Tuntas

    Meski Pembangunan Sudah Jalan, Pembebasan Lahan Jembatan “Kembar” Malango’ Belum Tuntas

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Meski proses pembangunan Jembatan “kembar” Malango’ sudah berjalan sejak beberapa bulan lalu, namun penyelesaian pembebasan tanah dan bangunan milik warga ternyata belum tuntas. Pemerintah kekurangan uang. Total anggaran yang harus dibayarkan pemerintah kepada pemilik lahan dan bangunan yang sampai saat ini belum terbayarkan sekitar Rp 6,3 miliar. Hal ini terungkap dalam pertemuan […]

  • Pengendara Moge HD Tabrak Anak Sekolah di Nanggala, Korban Meninggal Dunia

    Pengendara Moge HD Tabrak Anak Sekolah di Nanggala, Korban Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, NANGGALA — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara sepeda motor gede (Moge) jenis Harley Davidson (HD) terjadi di Jalan Poros Palopo-Toraja, tepatnya di Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara, Kamis, 30 April 2026 petang. Salah satu anggota rombongan moge Harley Davidson yang bergerak dari Palopo ke Rantepao mengalami kecelakaan dan sepeda motornya […]

  • Tersengat Listrik, Pergelangan Tangan Lelaki Ini Putus

    Tersengat Listrik, Pergelangan Tangan Lelaki Ini Putus

    • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Seorang buruh bangunan bernama Benny Akbar alias Tyson, 30 tahun, tersengat listrik hingga pergelangan tangannya putus. Peristiwa yang dialami lelaki warga Jalan Rajawali Makassar ini terjadi saat dirinya mengerjakan bangunan hotel di Lingkungan Kalosi, Kelurahan Lemo, Kecamatan  Makale Utara, Tana Toraja, Selasa, 29 November 2022 pagi. Selain putus pergelangan tangan, tulang punggung […]

  • Lewat Program KKN Kebangsaan, Mahasiswa UKI Toraja Edukasi Warga Leang – Leang Maros Kelola Keuangan UMKM

    Lewat Program KKN Kebangsaan, Mahasiswa UKI Toraja Edukasi Warga Leang – Leang Maros Kelola Keuangan UMKM

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Sophia Ammeld Pasauran, Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja bersama mahasiswa dari berbagai universitas lain yang tergabung dalam KKN Kebangsaan XIII 2025 gelar sosialisasi pengelolaan keuangan bagi warga Leang -Leang Maros, Sulsel. (Foto/DokumenPribadi)   KAREBA-TORAJA.COM, MAROS — Sophia Ammeld Pasauran, Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja yang tergabung dalam […]

  • Semua Aparat Lembang di Toraja Utara Telah Tercover BPJS Ketenagakerjaan

    Semua Aparat Lembang di Toraja Utara Telah Tercover BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Berbeda dengan Tana Toraja, seluruh aparat pemerintah Lembang dari 111 Lembang di Kabupaten Toraja Utara sudah tercover dalam layanan BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini jauh berbeda dengan Kabupaten Tana Toraja dimana baru 35 Lembang dari 112 Lembang di Tana Toraja yang memanfaatkan layanan BPJS Ketenagakerjaan. Data tentang tercovernya seluruh arapat Lembang di Toraja […]

  • Mulai Awal Desember 2025, Bus Dilarang Naikkan Penumpang di Perwakilan, Wajib di Terminal Makale

    Mulai Awal Desember 2025, Bus Dilarang Naikkan Penumpang di Perwakilan, Wajib di Terminal Makale

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 11Komentar

    Kepala Dinas Perhubungan Tana Toraja Eric Cristal Ranteallo. (Foto: Arsyad-Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dinas Perhubungan Kabupaten Tana Toraja kembali menegaskan kebijakan dalam rangka mengurangi kesemrawutan dan kemacetan dalam Kota Makale. Mulai 01 Desember 2025, aktivitas menurunkan dan menaikkan penumpang di Perwakilan Bus dalam Kota Makale tidak dibolehkan lagi. Aktivitas bongkar muat penumpang wajib dilakukan […]

expand_less