DR. Ester Ryan: Jangan Sekedar Euforia dan Kebanggaan Jika Dikunjungi Capres/Cawapres

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dalam dua hari berturut-turut, yakni Sabtu dan Minggu 25 dan 26 November 2023, masyarakat Toraja patut berbangga sebab dua tokoh nasional yang juga adalah kontestan Capres dan Cawapres pada Pemilu 2024 mendatang berkunjung ke Toraja.

Diawali pada 25 November 2023, Capres Ganjar Pranowo berkunjung ke Toraja dengan 3 agenda utama yakni silaturahmi dengan BPS Gereja Toraja, silaturahmi dengan Lembaga Keumatan di Paroki Makale dan membawakan kuliah umum di UKI Toraja.

Sementara Cawapres Gibran Rakabuming Raka berkunjung ke Toraja sehari berikutnya yakni Minggu 26 November 2023 dengan tiga agenda utama yakni menghadiri Carnaval Budaya di Kolam Makale, Silaturahmi dengan BPS Gereja Toraja dan menghadiri apel siaga GAMKI.

Baca Juga  Hilirisasi Kopi Toraja Berbasis Korporasi Dongkrak Pendapatan Petani di Salubarani

Salah satu tokoh perempuan dan tokoh politik Toraja DR. Ester Ryan ikut memberikan tanggapan terkait kunjungan dua tokoh nasional tersebut.

Ketua Organisasi Perempuan Toraja Berdoa ini mengatakan Toraja ini sudah banyak dikunjungi tokoh-tokoh nasional namun yang jadi pertanyaan Toraja sudah dapat apa dari kunjungan itu.

“Jangan kita euporia saja, bahwa ketika kita kedatangan orang-orang penting itu suatu kebanggaan, padahal rakyat menunggu bisa dapat apa dan bisa berbuat apa?,” kata Ester Ryan di Makale, Rabu, 29 November 2023.

Ester Ryan berharap kunjungan tokoh nasional ke Toraja bisa memberikan kontribusi nyata atau perubahan nyata untuk pembangunan Toraja terutama sektor pariwisata.

Namun Ester juga menyebut walaupun komitmen dari Pusat itu ada jika Pemerintah dan masyarakat sendiri tidak siap menjadi daerah wisata, percuma juga.

Baca Juga  Jelsi Marampa: Penurunan Stunting Butuh Komitmen dan Kerja Sama Semua Pihak

Persoalan sampah masih menjadi persoalan di daerah ini, apa gunanya menang pileg dan pilkada jika persoalan sampah masih begitu saja, turis tetap tidak akan datang kesini. (*)

Penulis: Siska Papalangi’
Editor: Arthur

Komentar