Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Dosen UKI Toraja Berdayakan Masyarakat Lewat Pelatihan Menjahit

Dosen UKI Toraja Berdayakan Masyarakat Lewat Pelatihan Menjahit

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tim Dosen UKI Toraja berhasil menyelenggarakan pelatihan menjahit bagi masyarakat di Paroki St. Petrus Pangli. (foto: dok. istimewa).


KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO —- Beberapa Dosen Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, berhasil menyelenggarakan pelatihan menjahit bagi masyarakat di Paroki St. Petrus Pangli.

Kegiatan dilaksanakan di Gereja Katolik Stasi St. Benediktus Betteng, Kelurahan Pangli Selatan, Kecamatan Sesean, Toraja Utara dengan tujuan memberdayakan masyarakat dan mendukung kemandirian ekonomi.

Tergabung sebagai tim pelaksana pelatihan menjahit yaitu Lisa Kurniasari Wibisono, Marchelin, dan Eko Suripto Pasinggi.

Selain Dosen, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa UKI Toraja, yakni Elda, Michael Sulli, Grisela, dan Rahel, serta seorang volunteer pelatihan, Wilhelmine Clara.

Kegiatan tersebut mendapat dana hibah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM), Kemendikbud dan disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Sosialisasi pertama dilaksanakan pada bulan Agustus 2024 untuk memperkenalkan tujuan pelatihan kepada tokoh masyarakat, pemimpin gereja, dan calon peserta agar lebih memahami manfaat kegiatan tersebut.

Pastor Paroki St. Petrus Pangli, Dominikus Natan Sande, dalam sesi pembukaan menekankan pentingnya kesempatan pelatihan tersebut, bukan hanya sebagai sumber keterampilan baru tetapi juga berguna terhadap peningkatan ekonomi keluarga.

Dirancang untuk memberikan keterampilan dasar menjahit serta wawasan manajemen produksi sederhana, pelatihan berlangsung di Gereja Stasi St. Benediktus Betteng dan dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam satu minggu.

Untuk memenuhi kebutuhan praktik peserta, pelatihan yang awalnya direncanakan sebanyak 20 sesi diperpanjang hingga 25 sesi mencakup pengenalan alat, teknik pengukuran tubuh, hingga pembuatan pola.

Dengan kegiatan tersebut, kini masyarakat Paroki St. Petrus Pangli memiliki keterampilan dasar untuk memproduksi produk jahitan sederhana, yang berpotensi menjadi cikal bakal usaha mandiri.

Salah satu peserta pelatihan menjahit yang dilaksanakan oleh Tim Dosen dari UKI Toraja.

Salah satu Dosen pelaksana, Lisa Kurniasari Wibisono, berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha sendiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Kami juga berharap program ini bisa menjadi model untuk pemberdayaan bukan hanya di Pangli tetapi juga bisa berjalan di daerah lain” ungkap Lisa.

Selain itu salah satu peserta pelatihan, Yasti Mangiri mengungkapkan kebahagiaan dengan adanya pelatihan menjahit ini, menurutnya pelatihan tersebut dapat memberikan harapan serta peluang dimasa yang akan datang.

“Kami merasa senang bisa belajar menjahit. Pelatihan ini memberi kami harapan baru untuk masa depan dan membuka peluang untuk memperoleh penghasilan tambahan bagi keluarga” kata Yasti.

Dengan selesainya kegiatan tersebut, Tim pelatihan berharap dengan keterampilan yang telah diperoleh, para peserta mampu mengembangkan usaha berbasis keterampilan menjahit, didukung oleh bantuan lanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, guna mendorong kesejahteraan masyarakat Toraja. (*)

Penulis : Indra/Rls
Editor : Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Kecelakaan Kerja, Pekerja Asal Toraja Meninggal di Morowali

    Diduga Kecelakaan Kerja, Pekerja Asal Toraja Meninggal di Morowali

    • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MOROWALI —Alfian Bandaso, karyawan perusahaan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah, dikabarkan meninggal dunia karena mengalami kecelakaan saat sedang bekerja. Foto Alfian dalam kondisi terkapar pasca kecelakaan beredar luas di media sosial, Senin, 17 Januari 2022. Alfian diketahui adalah warga Tana Toraja, tepatnya dari Lembang Raru Sibunuan, Kecamatan Sangalla’ Selatan. […]

  • Usai Dilantik, Komda PGPKT Toraja Utara Akan Bentuk “Duta Bising” yang Menyasar Pengantar Jenazah

    Usai Dilantik, Komda PGPKT Toraja Utara Akan Bentuk “Duta Bising” yang Menyasar Pengantar Jenazah

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Komite Daerah (Komda) Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT) Kabupaten Toraja Utara resmi dilantik, Selasa, 3 Juni 2025. Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong didampingi Wakil Bupati Andrew Silambi dan Sekda Salvius Pasang melantik Komite PGPKT di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara. Kepada Komite PGPKT yang beranggotakan para dokter, tenaga medis, […]

  • JKN Beri Kepastian Perlindungan, Serlina Duma Rutin Jaga Kepesertaan Tetap Aktif

    JKN Beri Kepastian Perlindungan, Serlina Duma Rutin Jaga Kepesertaan Tetap Aktif

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Serlina Duma peserta JKN saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Makale. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Memiliki perlindungan kesehatan menjadi kebutuhan penting bagi setiap orang, terlepas dari apakah manfaatnya telah digunakan atau belum. Bagi sebagian masyarakat, menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bukan hanya tentang memperoleh layanan kesehatan saat sakit, tetapi juga menghadirkan […]

  • OPINI: Last Minute, Partai Golkar Quo Vadis Pilpres?

    OPINI: Last Minute, Partai Golkar Quo Vadis Pilpres?

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Oleh:  Viani Octavius — Politisi Golkar – Advokat PARTAI GOLKAR selalu sangat berhasil dan  banyak melahirkan politisi yang handal secara kolektif dan cukup merata dari seluruh persada tanah air secara umum. Tetapi  dalam primasi  kepemimpinan nasional secara khusus, Partai Golkar tidak mampu  melahirkan figur yang bisa muncul sebagai lokomotif baru,  yang bisa diendorse dan diterima […]

  • Puncak Acara HUT Tana Toraja, BPJS Ketenagakerjaan dan Pemda Serahkan Santunan 862 Juta kepada 19 Pekerja Rentan

    Puncak Acara HUT Tana Toraja, BPJS Ketenagakerjaan dan Pemda Serahkan Santunan 862 Juta kepada 19 Pekerja Rentan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penyerahan Secara Simbolis Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada 19 Ahli Waris Pekerja Rentan di Tana Toraja. (Foto/Arsyad-Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Toraja bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja menyerahkan santunan senilai Rp.862.000.000,00 kepada 19 ahli waris pekerja rentan di Tana Toraja. Santunan jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja kepada 19 Ahli Waris Pekerj […]

  • Puskesmas Baruppu’ dan Pasang Dapat Ambulance, Dukung Pelayanan di Gedung Baru

    Puskesmas Baruppu’ dan Pasang Dapat Ambulance, Dukung Pelayanan di Gedung Baru

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong menyerahkan dua unit mobil ambulance baru untuk dua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas/PKM), yakni PKM Baruppu’ dan PKM Pasang. Penyerahan itu dilakukan oleh Bupati Frederik dan Wakilnya, Andrew Silambi di Kantor Bupati Toraja Utara, Rabu, 4 Maret 2026. Bantuan mobil ambulance itu diberikan untuk menunjang operasional pada […]

expand_less