Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Toraja Utara » Dinas Perdagangan Sulsel Gelar Pasar Murah di Toraja Utara

Dinas Perdagangan Sulsel Gelar Pasar Murah di Toraja Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 11 Des 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang perayaan Natal tahun 2021, Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pasar murah di Toraja Utara.

Ada 1.200 paket bahan pangan yang akan dijual murah kepada masyarakat. Setiap Kecamatan mendapat 200 paket. Setiap paket berisi beras, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, dan susu kaleng.

Setiap paket dijual seharga Rp 50 000, dengan potongan 60% dari harga jual pasaran Rp 125 000 per paket.

Pasar Murah dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan DR. H Ashari Fakhsirie RadjaMilo,M Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Toraja Utara Drs. Rede Roni Bare, M Pd, PLT.inspektur Inspektorat Drs. Marthen Gagak Sumule M Min,Ketua TP PKK Kabupaten Toraja Utara Agustina M Bassang, dan Kepala Dinas Perdagangan Torut Atto Matandung, SE.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sulsel, Ashari Fakhsirie dalam sambutannya mengatakan, selain Toraja Utara, pasar murah juga dilaksanakan di kabupaten Pangkep dan kabupaten Soppeng. “Kabupaten Toraja Utara adalah salah satu kabupaten yang ditunjuk oleh Plt Gubernur Sulawesi Selatan,” kata Ashari.

Sementara Sekretaris Daerah Toraja Utara, Rede Roni Bare mengatakan pemberian paket pasar murah ini sangat tepat waktu dan sasarannya.

“Kami sampaikan rasa terima kasih kepada Bapak Plt Gubernur Sulawesi Selatan atas kepeduliannya  kepada masyarakat kami yang tidak mampu di Toraja Utara dan saya harap kiranya penyaluran paket ini diawasi dan tepat sasaran,” ujar Rede Roni.

Paket pasar murah ini, kata dia, akan disebar ke beberapa kecamatan sebanyak 200 paket/kecamatan. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Pemilu, 8 Camat, 9 Lurah, 35 Kepsek, dan 10 Kepala Puskesmas di Toraja Utara Dimutasi

    Usai Pemilu, 8 Camat, 9 Lurah, 35 Kepsek, dan 10 Kepala Puskesmas di Toraja Utara Dimutasi

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kurang lebih sebulan setelah Pemilu, Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang melakukan mutasi besar-besaran pada posisi eselon 3, 4, dan pejabat administrator, pengawas, kepala sekolah, dan pejabat fungsional lainnya. Jumlah pejabat yang dimutasi sebanyak 147 orang. Ke-147 pejabat tersebut dilantik oleh Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara, […]

  • Selain PDAM, Pemkab Toraja Utara Juga Buka Seleksi Calon Direksi dan Dewas Perumda Mekar Sejahtera

    Selain PDAM, Pemkab Toraja Utara Juga Buka Seleksi Calon Direksi dan Dewas Perumda Mekar Sejahtera

    • calendar_month 17 jam yang lalu
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara membuka kesempatan kepada putra-putri terbaik daerah untuk mengisi posisi Dewan Pengawas dan Dewan Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Mekar Sejahtera. Seleksi terbuka ini berdasarkan Keputusan Bupati Toraja Utara Nomor 77/I/2026 tanggal 19 Januari 2026 tentang Pembentukan Panitia Seleksi dan Sekretariat Panitia Seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas dan Calon […]

  • Bank Indonesia Janji Bantu Pemda Tana Toraja dalam Pengembangan Budidaya Katokkon

    Bank Indonesia Janji Bantu Pemda Tana Toraja dalam Pengembangan Budidaya Katokkon

    • calendar_month Kamis, 23 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Salah satu potensi sumber daya alam Toraja yang perlu dikembangkan adalah cabe jenis Katokkon. Cabai ini menjadi primadona karena dinilai sebagai salah satu cabe terpedas didunia sehingga banyak dicari di pasaran. Karena tanaman ini tumbuh subur di Toraja,  perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sulsel mengaku siap mendukung pengembangan budidaya cabe Katokkon ini. Hal […]

  • RS Elim Rantepao Hadirkan Alat Penunjang Spesialis Jantung Terbaru

    RS Elim Rantepao Hadirkan Alat Penunjang Spesialis Jantung Terbaru

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Rumah Sakit Elim Rantepao terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat dengan memperkenalkan alat penunjang medis terbaru untuk spesialis jantung. Alat ini diharapkan dapat mendukung diagnosa dan penanganan lebih akurat serta efektif bagi pasien yang membutuhkan perawatan jantung. Direktur RS Elim Rantepao, dr. Adrian benedict wijaya menjelaskan bahwa alat penunjang […]

  • Mahasiswa KKN UKI Toraja Perkenalkan Tanaman Sorgum sebagai Alternatif Pangan dan Pakan Ternak di Kelurahan Padangiring

    Mahasiswa KKN UKI Toraja Perkenalkan Tanaman Sorgum sebagai Alternatif Pangan dan Pakan Ternak di Kelurahan Padangiring

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Citizen Reporter: Christian Banna
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — ‎Sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan XLV UKI Toraja memperkenalkan tanaman Sorgum kepada masyarakat di Kelurahan Padangiring, Kecamatan Rantetayo, sebagai salah satu solusi alternatif untuk ketahanan pangan dan pakan ternak. Kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi, praktik penanaman, serta diskusi bersama warga di lokasi KKN. ‎‎Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menjelaskan bahwa Sorgum […]

  • Virus Demam Afrika pada Babi Sudah Masuk Toraja, Apa yang Harus Kita Lakukan?

    Virus Demam Afrika pada Babi Sudah Masuk Toraja, Apa yang Harus Kita Lakukan?

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Penyakit yang disebabkan oleh virus paling mematikan pada babi, yakni African Swine Fever (ASF) atau Demam Afrika sudah masuk ke Tana Toraja dan Toraja Utara. African Swine Fever (ASF) merupakan penyakit pada babi yang disebabkan oleh virus ASF (ASFV) dari famili Asfarviridae. Penyakit ini menimbulkan berbagai pendarahan organ internal pada babi domestik maupun […]

expand_less