Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Diduga Mengancam Warga, Oknum Caleg di Tana Toraja Dilaporkan ke Polisi

Diduga Mengancam Warga, Oknum Caleg di Tana Toraja Dilaporkan ke Polisi

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Salah satu calon legislatif di Tana Toraja dari Partai Golkar Dapil 3, berinisial JS dilaporkan ke polisi dengan dugaan pengancaman. JS dilaporkan oleh Anthon Patolan, warga Ratte Buttu, Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja.

Peristiwa dugaan pengancaman tersebut, menurut Anthon Patolan, terjadi pada bulan November 2022 lalu dimana korban Anthon Patolan didatangi sekelompok orang dirumahnya di Ratte Buttu, Kecamatan Bonggakaradeng yang dipimpin oleh JS.

Anthon Patolan bersama kuasa hukumnya Andi Wira kepada sejumlah wartawan di Makale, Senin, 20 November 2023 menceritakan kronologi kejadian bermula saat terduga pelaku bersama sejumlah orang berjumlah kurang lebih 20 orang mendatangi rumahnya dengan membawa senjata tajam dan mengancam akan membunuhnya.

Pengancaman itu bahkan dilakukan didepan anak dan istri korban yang membuatnya merasa sangat tertekan.

Menurut korban, pengancaman ini diduga dilatarbelakangi oleh kasus sengketa pengelolaan area tambang golongan C dimana korban tidak terima lokasi yang dikelola diambil ahli begitu saja oleh terduga pelaku.

Kasus pengancaman tersebut dilaporkan Anthon kepada Polres Tana Toraja pada bulan Februari 2023 lalu dan saat ini kasus tersebut sudah masuk pada tahap penyidikan.

Andi Wira selaku kuasa hukum menyayangkan proses penanganan perkara yang dinilai lambat.

Andi Wira mengatakan saat ini kasus sudah tahap penyidikan namun belum ada penetapan tersangka.

Andi Wira mengatakan alasan Kepolisian Tana Toraja tidak menetapkan tersangka karena pelaku pengancaman sedang mengikuti kontestasi Pemilu sebagai calon legislatif (caleg).

Alasan kedua, kata Andi Wira, adalah unsur pengancaman tidak terpenuhi karena parang (senjata tajam) yang digunakan pelaku tidak terbuka full sementara hal tersebut tidak diatur dalam delik pengancaman.

Andi Wira berharap proses penangaman perkara ini bisa ditindaklanjuti bahkan jika ada hambatan di tingkat Polres Tana Toraja, Andi Wira menegaskan akan melanjutkan kasus ini ke Polda Sulsel.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP S. Ahmad yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.

AKP S. Ahmad mengaku saat ini kasusnya masih bergulir dan dalam tahap penyidikan.

Terkait penetapan tersangka, AKP. S. Ahmad mengatakan belum cukup bukti untuk menetapkan tersangka karena unsur pengancaman belum terpenuhi berdasarkan pemeriksaan beberapa saksi.

Terkait penetapan tersangka, AKP S. Ahmad mengatakan belum cukup bukti untuk menetapkan tersangka karena unsur pengancaman belum terpenuhi berdasarkan pemeriksaan beberapa saksi.

AKP Ahmad meminta jika masih ada saksi lain yang bisa dihadirkan korban dalam perkara ini agar bisa dihadirkan.

AKP Ahmad membantah jika belum ditetapkannya tersangka ada kaitannya dengan status pelaku yang sedang mengikuti kontestasi pemilihan umum sebagai calon legislatif (caleg). (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selama Tahun 2023, Terjadi Penurunan Tindak Kejahatan di Tana Toraja

    Selama Tahun 2023, Terjadi Penurunan Tindak Kejahatan di Tana Toraja

    • calendar_month Jumat, 29 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Ada trend penurunan tindak kejahatan yang dilakukan oleh manusia di Kabupaten Tana Toraja kurun waktu satu tahun belakangan ini. Dari sebelumnya 404 kasus, turun menjadi 300 kasus. Itu fakta yang cukup menggembirakan. Data ini diungkap Kapolres Tana Toraja, AKBP Malpa Malacoppo, dalam konferensi pers akhir tahun di Mapolres Tana Toraja, Jumat, 29 […]

  • APBD Toraja Utara Tahun 2022 Diproyeksi Rp 1,040 Triliun, PAD Rp 69,8 Miliar

    APBD Toraja Utara Tahun 2022 Diproyeksi Rp 1,040 Triliun, PAD Rp 69,8 Miliar

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah dan DPRD Kabupaten Toraja Utara menyepakati proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 sebesar Rp 1.040.081.739.700. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditarget sebesar Rp 69.840.640.900. Jumlah proyeksi APBD dan PAD ini disepakati setelah tujuh Fraksi di DPRD Toraja Utara menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD dan Nota Keuangan […]

  • KNPI Juga Gaungkan DOB Kotamadya Rantepao dan Universitas Pongtiku

    KNPI Juga Gaungkan DOB Kotamadya Rantepao dan Universitas Pongtiku

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Selain Toraja Barat Daya, wacana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kotamadya Rantepao juga mulai mengemuka. Untuk DOB Kotamadya Rantepao, selain sudah terbentuk kepanitiaan yang diketuai Nober Rante Siama’ (juga Ketua DPRD Toraja Utara), beberapa organisasi kemasyarakatan pun menyetujui, sekaligus bersama-sama berjuang mewujudkannya. Salah satu organisasi yang mendukung DOB Kotamadya Rantepao adalah Komite […]

  • Ditangkap Warga di Makale karena Diduga Penculik Anak, Ternyata Pelaku Pedofilia

    Ditangkap Warga di Makale karena Diduga Penculik Anak, Ternyata Pelaku Pedofilia

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Seorang tukang ojek berinisial ST, 21 tahun asal Makale Selatan ditangkap warga di Botang, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Selasa, 5 September 2023 petang. Video penangkapan ST ini sempat viral di media sosial karena diduga sebagai pelaku penculikan anak-anak. Polisi yang menerima laporan warga langsung bergerak ke tempat kejadian perkara dan mengamankan […]

  • Curi 4 Sepeda Motor, Residivis Ini Dibekuk Resmob Polres Toraja Utara

    Curi 4 Sepeda Motor, Residivis Ini Dibekuk Resmob Polres Toraja Utara

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Usianya baru 17 tahun. Tapi soal tindak kejahatan pencurian, dia tergolong ahli. Betapa tidak, dia pernah dihukum gegara kasus pencurian kendaraan bermotor, namun setelah keluar penjara, perbuatan yang sama dilakukan lagi. Jumlahnya pun tak main-main, 4 unit sepeda motor berhasil digasak pemuda asal Tikala, Toraja Utara ini. Namun sepandai-pandainya dia melakukan aksi […]

  • Kasus Pembobolan Gereja Kembali Terjadi di Gereja Katolik St. Ambrosius La’bo, Toraja Utara

    Kasus Pembobolan Gereja Kembali Terjadi di Gereja Katolik St. Ambrosius La’bo, Toraja Utara

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGGALANGI’ — Kasus pencurian di rumah ibadah (gereja) terus terjadi di wilayah hukum Tana Toraja dan Toraja Utara. Setelah sebelumnya, Kamis, 12 Juni 2025 dini hari di Gereja Toraja Jemaat Gloria Ke’pe, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Jumat, 13 Juni 2025 dini hari, peristiwa yang sama terjadi di Gereja Katolik Stasi Santo Ambrosius La’bo, Kecamatan […]

expand_less