Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Di Era Pilkada Langsung, Belum Ada Bupati di Toraja yang Terpilih Beruntun

Di Era Pilkada Langsung, Belum Ada Bupati di Toraja yang Terpilih Beruntun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JOHANIS Amping Situru adalah satu-satunya orang yang terpilih secara beruntun (berturut-turut) menjadi Bupati Tana Toraja dua periode pada dua era berbeda; pemilihan DPRD dan pemilihan langsung.

Diketahui, Johanis Amping Situru memimpin Kabupaten Tana Toraja, periode 2000-2005 dan 2005-2010. Pada periode pertama, 2000-2005, Amping Situru terpilih melalui suara anggota DPRD Tana Toraja. Sedangkan periode 2005-2010, dia terpilih secara langsung oleh rakyat Tana Toraja.

Selain Johanis Amping Situru, ada nama A.Y.K Andi Lolo juga tercatat sebagai pemimpin Tana Toraja yang menjabat dua periode (bahkan tiga periode jika dihitung dengan masa dimana tokoh asal Mengkendek menjadi Pejabat Bupati  (1963-1964). A.Y.K Andi Lolo menjabat Bupati Tana Toraja secara beruntun, yakni periode 1974-1984. Namun, Puang Mengkendek ini memimpin Kabupaten Tana Toraja di era pemilihan oleh DPRD.

Selain kedua orang ini, nama Theofilus Allorerung, juga tercatat menjadi Bupati di Tana Toraja yang menjabat dua periode. Namun, tidak secara berturut-turut. Theofilus menjadi Bupati Tana Toraja periode 2010-2015 dan 2021 – 2026.

Di era pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung, menurut catatan, belum ada Bupati di Toraja (Tana Toraja dan Toraja Utara) yang terpilih kembali secara berturut-turut, sejak tahun 2015, dimana Pilkada langsung mulai diberlakukan sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.

Di Kabupaten Induk, Tana Toraja, masyarakat di wilayah itu sudah melaksanakan empat kali pemilihan Bupati dan Wakil Bupati secara langsung. Hasilnya, di periode pertama pemilihan langsung, Johanis Amping Situru yang berpasangan dengan Andarias Palino Popang, terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati (periode 2005-2010).

Kemudian, pada Pilkada langsung tahun 2010, Theofilus Allorerung yang berpasangan dengan Adelheid Sosang, terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati, periode 2010-2015. Lalu, pada Pilkada tahun 2015, saudara sepupu Theofilus Allorerung, yakni Nicodemus Biringkanae, terpilih menjadi Bupati Tana Toraja periode 2015-2020. Nicodemus yang kala itu berpasangan dengan Victor Datuan Batara mengalahkan Theofilus yang berstatus petahan berpasangan dengan Yohanis Lintin Paembongan.

Theofilus Allorerung yang maju kembali pada Pilkada tahun 2020 berpasangan dengan Zadrak Tombeq, mampu membalas kekalahannya pada Pilkada 2015 dari sepupunya Nicodemus Biringkanae. Padahal Nicodemus yang saat itu tetap berpasangan dengan Victor Datuan Batara berstatus incumbent (petahana). Theofilus dan Zadrak pun dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja periode 2021-2024/26.

Toraja Utara yang memisahkan diri dari Tana Toraja pada tahun 2018 menjadi daerah otonom sendiri, sudah tiga kali menyelenggarakan Pilkada langsung. Pertama tahun 2010. Y.S Dalipang, yang sebelumnya menjabat Caretaker Bupati Toraja Utara, ikut mencalonkan diri. Posisinya kemudian digantikan oleh Tautoto Tanaranggina. Dalipang, yang merupakan Ketua Tim Pemekaran Kabupaten Toraja Utara maju berpasangan dengan Simon Liling.

Meski baru pertama kali menggelarnya secara langsung dan baru dua tahun berdiri sendiri menjadi daerah otonom, Pilkada Toraja Utara tahun 2010 itu diminati banyak pasangan calon. Andai pasangan Benyamin Patondok dan Agustinus La’lang tidak dianulir KPU, Pilkada pertama Toraja Utara itu akan diikuti 8 pasangan calon. Namun karena Benyamin-Agustinus tidak lolos, sehingga Pilkada yang dilaksanakan pada 11 November 2010 tersebut diikuti 7 pasangan calon.

Ketujuh pasangan calon tersebut, diantaranya Andarias Palino Popang dan Sarah Lalo, Daniel Rendeng dan Johanes Palimbong, Y.S Dalipang dan Simon Liling, Bride S. Alorante dan Johanis OS Bari, Deka Paranoan dan Mathius Lobo, Frederik Batti Sorring dan Frederik Buntang Rombelayuk, serta pasangan Kalatiku Paembonan – Alfrita Pasande Danduru.

Dari tujuh pasangan calon ini, dua diantaranya maju melalui jalur perseorangan (independen), yakni Y.S Dalipang dan Simon Liling serta pasangan Deka Paranoan dan Mathius Lobo.

Ketika hasil Pilkada 11 November 2010 diumumkan oleh KPU Toraja Utara, Pilkada ternyata harus dilaksanakan dua putaran. Dan yang masuk ke putaran kedua, yakni pasangan Frederik Batti Sorring – Frederik Buntang Rombelayuk dan pasangan Y.S Dalipang – Simon Liling. Duo Frederik, yakni Frederik Batti Sorring dan Frederik Buntang Rombelayuk keluar sebagai pemenang di putaran kedua. Mereka kemudian dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara, periode 2010-2015.

Kalatiku Paembonan yang kalah pada putaran pertama Pilkada Toraja Utara tahun 2010 maju kembali di Pilkada 2015. Kali ini dia menggandeng anak muda dari Merauke, Papua, Yosia Rinto Kadang. Pasangan yang diusung PDI P dan Gerindra ini menantang petahana, Frederik Batti Sorring dan Frederik Buntang Rombelayuk.

Pilkada yang digelar pada 9 Desember 2015 itu memperlihatkan fakta bahwa petahana tidak bisa mempertahankan kursinya. Pasangan Kalatiku Paembonan – Yosia Rinto Kadang, yang menjadi penantang, menang pada Pilkada langsung kedua di Toraja Utara itu. Kalatiku-Rinto pun dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara, periode 2015-2020.

Memperkuat judul di atas, pada perhelatan Pilkada langsung ketiga di Toraja Utara tahun 2020, fakta bahwa petahana sulit menang, kembali terlihat. Kalatiku Paembonan maupun Yosia Rinto Kadang, yang masing-masing maju sebagai calon Bupati, harus kalah dari pendatang baru, yakni Yohanis Bassang.

Pilkada Toraja Utara tahun 2020 diikuti tiga pasangan calon, yakni Kalatiku Paembonan – Etha Rimba Paembonan, Yosia Rinto Kadang – Jonathan Pasondung, dan Yohanis Bassang – Frederik Victor Palimbong. Pilkada digelar tanggal 9 Desember 2020. Pasangan Yohanis Bassang – Frederik Victor Palimbong keluar sebagai pemenang dan dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara, periode 2020-2025. (*)

Penulis/Editor: Arthur
Data/Riset: Litbang KAREBA TORAJA  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Suhu di Toraja Lebih Dingin dari Biasanya, Berikut Penjelasannya

    Mengapa Suhu di Toraja Lebih Dingin dari Biasanya, Berikut Penjelasannya

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Jika Anda merasa suhu di Toraja lebih dingin dari biasanya dalam beberapa hari terakhir, itu bukan tanpa sebab. Stasiun Meteorologi Toraja memiliki jawaban untuk itu. Bahkan BMKG Stasiun Meteorologi Toraja mencatat, pada pagi hari suhu bisa mencapai angka 17.9-20.8 derajat Celsius selama bulan Juli 2025. Dan berdasarkan data histori Stasiun Meteorologi Toraja […]

  • 600-an Warga Sangalla’ Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Timkes Yubileum 85 Tahun BPKT

    600-an Warga Sangalla’ Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Timkes Yubileum 85 Tahun BPKT

    • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ — Tim Kesehatan (Timkes) Panitia Yubileum 85 Tahun Baptis Petama Katolik di Toraja (BPKT) kembali menggelar bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis di halaman gereja Katolik, Paroki Kristus Imam Agung Abadi Sangalla’, Tana Toraja, Minggu, 27 Agustus 2023. Sebanyak 648 orang warga, baik umat Katolik maupun umat beragama lain, mendapat berbagai layanan kesehatan […]

  • Lagi, Polres Toraja Utara Tangkap 2 Terduga Judi Sabung Ayam, 1 Diantaranya Masih Dibawah Umur

    Lagi, Polres Toraja Utara Tangkap 2 Terduga Judi Sabung Ayam, 1 Diantaranya Masih Dibawah Umur

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, NANGGALA — Satuan Reserse dan Kriminal Polres Toraja Utara kembali mengamankan dua terduga pelaku judi sabung ayam di Lembang Lili’kira’ Kecamatan Nanggala, Toraja Utara, Minggu, 21 Januari 2024. Salah satu dari dua terduga yang ditangkap tersebut masih tergolong dibawa umur. Sebelumnya, polisi juga  mengamankan 3 pelaku judi sabung ayam di Lembang Tampan Bonga, Kecamatan […]

  • Peringati Hari Bumi, Pemkab Toraja Utara Tanam 30 Ribu Bibit Pohon

    Peringati Hari Bumi, Pemkab Toraja Utara Tanam 30 Ribu Bibit Pohon

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara bekerjasama dengan KPH Sa’dan, serta sejumlah elemen masyarakat, termasuk pihak gereja, melakukan penanaman bibit pohon di Kaleakan, Kecamatan Nanggala, Selasa, 22 April 2025. Penanaman puluhan ribu bibit pohon yang dipimpin langsung oleh Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong dan Wakil Bupati, Andrew Silambi tersebut dilakukan dalan rangka memperingati Hari Bumi […]

  • Tiang Listrik di Tengah Jalan yang Viral Itu Dipindahkan Hari Ini

    Tiang Listrik di Tengah Jalan yang Viral Itu Dipindahkan Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Satu batang tiang listrik milik PLN berdiri tepat di tengah jalan raya beraspal di Dusun Karotin, Lembang (Desa) Sarapeang, Kecamatan Rembon, Tana Toraja, yang sempat viral di media sosial, kini dipindahkan. Proses evakuasi tiang listrik yang terletak di tengah badan jalan dan pemindahan jaringan kabel dilakukan pihak PLN Makale, Jumat, 11 Maret […]

  • Berita Duka, Kepala Lembang Patongloan Bittuang Meninggal Dunia

    Berita Duka, Kepala Lembang Patongloan Bittuang Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Satu lagi Kepala Lembang di Tana Toraja meninggal dunia. Benyamin Borotoding, Kepala Lembang Patongloan, Kecamatan Bittuang, meninggal dunia, Senin, 15 Februari 2021. Almarhum menghembuskan nafas terakhir di RS Sinar Kasih Makale, sekitar pukul 11.00 Wita. Kabar kepergian Benyamin Borotoding ini mengagetkan sejumlah orang dan kerabat. Sebab, selama ini Almarhum tidak dalam kondisi […]

expand_less