Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Cuaca Buruk, Toraja Dilanda Bencana Alam, Dua Korban Meninggal Dunia

Cuaca Buruk, Toraja Dilanda Bencana Alam, Dua Korban Meninggal Dunia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 16 Nov 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara dalam beberapa hari terakhir menimbulkan beragam bencana alam. Yang paling parah terjadi pada Senin, 15 November 2021 malam.

Pantauan kareba-toraja.com, maupun laporan warga dan BPBD kedua kabupaten, terjadi banyak sekali titik longsor, genangan air akibat luapan air sungai, dan pohon tumbang.

Bencana alam ini, tidak hanya memutus arus lalu lintas dan menghambat kegiatan warga, namun menelan dua korban jiwa dan beberapa orang luka ringan maupun berat.

Korban jiwa pertama terjadi pada bencana tanah longsor di Lembang Randan Batu, Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja, Minggu, 14 November 2021 petang. Seorang warga bernama Yusuf atau yang akrab disapa Rampung, 48 tahun, tewas tertimbun material longsor, saat berteduh di sebuah pondok di kebun.

Korban meninggal dunia kedua adalah Sangka alias Papa Litan atau Ne’ Dua, 66 tahun, warga Lembang Tondon Matallo, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara. Sangka adalah salah satu penumpang mobil pete-pete naas yang tertimpa pohon di jalan poros Rantepao-Makale, tepatnya di Mendetek, Kelurahan Tambunan, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja, Selasa, 16 November 2021 pagi.

Selain korban meninggal dunia, dua penumpang lainnya, termasuk sopir, mengalami luka berat dan ringan. Saat ini, ketiga korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Lakipadada, Makale. Sedangkan korban meninggal dunia sudah dibawa ke rumah duka di Tondon Matallo.

Tanah longsor adalah jenis bencana alam yang paling mendominasi dalam dua hari terakhir. Laporan BPBD Tana Toraja, bencana alam tanah longsor terjadi di sejumlah wilayah, diantaranya di jalan poros Madandan-Pasang, Kecamatan Rantetayo. Namun longsor ini sudah berhasil dibersihkan.

Kemudian, longsor juga terjadi di jalan poros Rantetayo-Alang-Alang. Longsor di poros ini juga sudah dibersihkan. Tanah longsor yang terjadi di Kelurahan Rantetayo, merusak satu rumah milik warga. Kemudian di jalan poros Rantetayo-Kurra. Lalu, poros Rantetayo-Dende’ (kecamatan Denpina).

Luapan air Sungai Sa’dan, yang terjadi pada Senin, 15 November 2021 malam, menggenangi sejumlah area permukiman di Kota Makale. Adapun area yang tergenang, diantaranya Jalan Sitarda dan Kamali’. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Toraja Utara

Sejumlah warga melaporkan, terjadi genangan air akibat luapan Sungai Sa’dan di beberapa titik di Tallunglipu dan Eran Batu, Kecamatan Kesu’. Genangan air yang mencapai lutut orang dewasa terjadi di Jalan Serang, Jalan Sangkombong, dan belakang Kodim 1414 Tana Toraja.

BPBD Toraja Utara melaporkan sejumlah titik longsor yang menghalangi lalu lintas, diantaranya terjadi di jalan poros Rantepao-Pangala’ di Sereale, Kecamatan Tikala. Seharian tadi, BPBD berupaya membersihkan material longsor di jalur ini.

Tanah longsor juga terjadi di Tantanan Kecamatan Tallunglipu, yang merusak sebuah rumah milik warga. Kemudian, di Jalan Sumpia – Peraruan, Lembang Embatau, Kecamatan Tikala.

Kemudian ada kejadian pohon tumbang di To’Saruran, jalan poros Rantepao-Palopo. Namun pohon besar yang sempat menghalangi lalu lintas ini berhasil dievakuasi oleh pegawai BPBD bekerja sama dengan anggota Polri serta TNI. (*)

Penulis: Arsyad/Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lingkar Remaja Toraja Utara, Sekolah Bagi Anak Tidak Sekolah dan Anak Putus Sekolah

    Lingkar Remaja Toraja Utara, Sekolah Bagi Anak Tidak Sekolah dan Anak Putus Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Ir. Bernat Rantetasak,ST.,M.AP selaku kepala bidang Paud dan Pendidikan Nonformal pada Dinas Pendidikan Kabupaten Toraja Utara, Penggagas Lingkar Remaja Toraja Utara. (Foto/DokumenPribadi).   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Lingkar Remaja Toraja Utara adalah merupakan suatu upaya inovatif untuk mendorong anak tidak sekolah (ATS) dan anak putus sekolah (APS) mendapatkan akses pendidikan kembali. Dalam program Lingkar Remaja ini […]

  • Turun ke Level 2, Ini Aturan Terbaru PPKM di Kabupaten Toraja Utara

    Turun ke Level 2, Ini Aturan Terbaru PPKM di Kabupaten Toraja Utara

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Jika sebelumnya menyandang level 3, status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Toraja Utara kini turun ke level 2. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, saat memimpin rapat evaluasi Satgas Covid-19 kabupaten Toraja Utara di Posko Satgas Covid-19 Toraja Utara, Marante, Selasa, 7 September 2021. Rapat ini […]

  • Lebih dari 230 Petugas Teknik diturunkan, PLN Terus Dorong Percepatan Pemeliharaan Infrastruktur Ketenagalistrikan di Sistem Sulawesi Bagian Selatan

    Lebih dari 230 Petugas Teknik diturunkan, PLN Terus Dorong Percepatan Pemeliharaan Infrastruktur Ketenagalistrikan di Sistem Sulawesi Bagian Selatan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Petugas PLN melakukan pekerjaan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan dan menjaga keandalan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) terus mendorong percepatan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan pada sejumlah fasilitas sistem kelistrikan Sulawesi […]

  • 7.285 Peserta BPJS Kesehatan PBI di Toraja Utara Dinonaktifkan Pemerintah Pusat

    7.285 Peserta BPJS Kesehatan PBI di Toraja Utara Dinonaktifkan Pemerintah Pusat

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Desianti/Art
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebanyak 7.285 peserta BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) dinonaktifkan oleh pemerintah pusat (Kementerian Sosial). Meski begitu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Toraja Utara, Elias Madi Para’pak menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir akan ditolak oleh fasilitas kesehatan ketika berobat. “Sebenarnya tidak perlu ada kekhawatiran. Khusus kita di Toraja Utara tidak ada […]

  • Rektor UKI Toraja, Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, SE., M,Si., Ak., CA memberikan laporan pada Rapat Senat Terbuka Universitas Kristen Indonesia Toraja dalam rangka Wisuda Sarjana Stratan1 (S1) dan Magister (S2) Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 yang digelar di Aula Kampus 1 UKI Toraja Makale, Tana Toraja, Senin, 27 Oktober 2025. (AP/Kareba Toraja).

    UKI Toraja Wisuda 769 Lulusan, Rektor Ingatkan Peran Sarjana di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) kembali menggelar Rapat Senat Terbuka Universitas Kristen Indonesia Toraja dalam rangka Wisuda Sarjana Stratan1 (S1) dan Magister (S2) Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 bertempat di Aula Kampus 1 UKI Toraja Makale, Tana Toraja, Senin, 27 Oktober 2025. Wisuda UKI Toraja akhirnya kembali digelar di Makale setelah […]

  • Kebakaran Hanguskan 3 Tongkonan, 5 Lumbung, dan 2 Rumah Panggung di Toraja Utara

    Kebakaran Hanguskan 3 Tongkonan, 5 Lumbung, dan 2 Rumah Panggung di Toraja Utara

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTU PEPASAN — Kebakaran hebat melanda sebuah permukiman di Komplek Tongkonan Tamana, Lembang Batu Busa, Kecamatan Buntu Pepasan, Kabupaten Toraja Utara, Sabtu, 17 Februari 2024. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.00 Wita tersebut menghanguskan 3 unit Tongkonan (rumah adat Toraja), 5 unit Alang (lumbung padi), dan 2 unit rumah panggung. Akibat kebakaran tersebut, lima […]

expand_less