Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Begini Cara Mencegah Tungau Skabies/Kudis

Begini Cara Mencegah Tungau Skabies/Kudis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penulis: Felicia E. Hosea

SKABIES merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi terhadap tungau Sarcoptes Scabiei.

Gejalanya berupa gatal, terutama pada malam hari, mengenai/menjangkiti sekelompok orang dan adanya lesi kulit berbentuk seperti terowongan pada bagian tubuh yang terkena.

Bagian tubuh yang terkena biasanya pada lipatan kulit yang tipis, hangat, dan lembab, seperti pada sela-sela jari tangan, pergelangan tangan, siku bagian luar, lipatan ketiak, perut, bokong dan bagian genitalia. Pada bayi biasanya terdapat pada telapak tangan, kaki, wajah, dan kepala.

Cara penularannya melalui kontak langsung dengan kulit penderita, seperti berjabat tangan, tidur bersama, dan hubungan seksual. Atau kontak tidak langsung lewat benda seperti handuk, pakaian, bantal, sprei, dan lain-lain.

Tungau Scabies ini dapat hidup diluar tubuh manusia selama 24-36 jam.

Banyak faktor yang mempengaruhi penyakit ini. Salah satunya adalah kebersihan yang buruk dapat menjadi tempat hidup tungau Sarcoptes Scabiei.

Penyebaran Tungau Skabies akan lebih mudah terjadi pada penduduk yang hidup berkelompok atau padat penghuni pada suatu lingkungan, seperti asrama, kelompok anak sekolah, antar anggota keluarga pada rumah yang padat penghuni bahkan antar warga di suatu perkampungan.

Tungau Sarcoptes Scabiei pada pemeriksaan kulit. (sumber: CDC.gov)

Karena itu, pencegahan yang dapat dilakukan berupa:

  • Meningkatkan kesadaran diri akan kebersihan perseorangan dan kelompok.
  • Menjaga kebersihan diri dengan mandi yang teratur, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
  • Tidak bertukar barang pribadi seperti handuk dan pakaian.
  • Teratur dalam membersihkan lingkungan rumah dan tempat tidur. Bila memungkinkan kasur dijemur di bawah sinar matahari.
  • Meningkatkan pencahayaan yang baik dalam ruangan rumah dan mengurangi kelembaban ruangan sehingga tungau tidak dapat bertahan lebih lama diluar kulit.

Masyarakat yang tinggal berkelompok dalam perumahan padat penduduk, asrama, maupun pesantren diharapkan melakukan kerja bakti atau pembersihan rumah dan kamar secara berkala.

Bila ada orang serumah atau orang sekitar yang terkena, agar seluruh anggota keluarga juga dapat segera diobati ke fasilitas kesehatan terdekat.

Berikut cara-cara yang dapat dilakukan. Dengan memperhatikan kebersihan dan melakukan pengobatan segera maka rantai penularan dapat terputus dan penyakit ini dapat diberantas dengan baik. (*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam 7 Bulan, 4 Warga Tenggelam di Sungai Maiting, Rindingallo

    Dalam 7 Bulan, 4 Warga Tenggelam di Sungai Maiting, Rindingallo

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO — Cerita tentang pencarian peristiwa tenggelam maupun pencarian terhadap anggota Kodim 1414 Tana Toraja bernama SERDA TNI Amiruddin, belum juga hilang dari ingatan. Sebab, proses pencarian terhadap Babinsa Lembang Lempo Poton Koramil 1414-03 Rindingallo tersebut memakan waktu cukup lama, sekitar dua minggu dan dihentikan pada 24 November 2022. Berita tentang Almarhum SERDA TNI […]

  • Empat Tahun Jalani Cuci Darah di RS Fatima Makale, Leonardus Bersyukur BPJS Kesehatan Bisa Diandalkan

    Empat Tahun Jalani Cuci Darah di RS Fatima Makale, Leonardus Bersyukur BPJS Kesehatan Bisa Diandalkan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Leonardus Esa (26) warga Makale, Tana Toraja merupakan pasien gagal ginjal yang rutin menjalani terapi cuci darah. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —- Penyakit gagal ginjal menjadi salah satu penyakit kronis yang membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan. Inilah yang dialami oleh Leonardus Esa (26), warga Makale, Kabupaten Tana Toraja. Ia merupakan pasien gagal ginjal yang rutin […]

  • Keroyok Pedagang Ayam di Pasar Pagi Rantepao, 4 Pelaku Ditangkap, 3 Orang Buron

    Keroyok Pedagang Ayam di Pasar Pagi Rantepao, 4 Pelaku Ditangkap, 3 Orang Buron

    • calendar_month Selasa, 10 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Resor Toraja Utara menangkap empat orang terduga pelaku penganiayaan secara bersama-sama (keroyokan) terhadap dua orang pedagang ayam, yang terjadi di Pasar Pagi Rantepao, Kamis, 5 Mei 2022 lalu. Keempat terduga pelaku yang ditangkap pada Senin, 9 Mei 2022 tersebut, masing-masing OM (24 tahun), IP (21 tahun), NDT (22 tahun), dan KM […]

  • Respon Isu ASN dan Pelajar Judi Online, Bupati Tana Toraja Keluarkan Surat Edaran

    Respon Isu ASN dan Pelajar Judi Online, Bupati Tana Toraja Keluarkan Surat Edaran

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung mengeluarkan Surat Edaran tentang pelarangan judi online terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pelajar di Kabupaten Tana Toraja. Surat Edaran bernomor 100.2/1115/Setda tertanggal 16 November 2023 itu dikeluarkan Theofilus Allorerung merespon laporan masyarakat dan isu yang beredar di masyarakat terkait aktivitas judi online yang dilakukan oleh oknum-oknum […]

  • Refleksi Menyongsong Hari Jadi Toraja ke-776 dan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Tana Toraja

    Refleksi Menyongsong Hari Jadi Toraja ke-776 dan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Tana Toraja

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Oleh: Herianto Ebong MENYONGSONG perayan syukur atas Hari Jadi Toraja ke-776 dan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Tana Toraja menjadi momentum yang ideal untuk merefleksikan perkembangan di Tana Toraja, baik pada aspek politik, hukum, ekonomi, maupun sosial budaya. Semua aspek tersebut saling terkait dan mempengaruhi satu sama lain. Sosial budaya dapat mempengaruhi kebijakan politik, hukum, […]

  • Selain Insfrastruktur, Warga Simbuang-Mappak Juga Keluhkan Kehadiran Guru ASN di Sekolah

    Selain Insfrastruktur, Warga Simbuang-Mappak Juga Keluhkan Kehadiran Guru ASN di Sekolah

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SIMBUANG — Selain persoalan infrastruktur jalan yang masih menjadi masalah utama masyarakat  Simbuang – Mappak, Tana Toraja, ternyata banyak persoalan lain yang dianggap luput dari perhatian pemerintah daerah. Persoalan tersebut adalah terkait dengan kedisiplinan guru-guru yang bertugas di sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Simbuang. Juga layanan kesehatan. Masyarakat mengeluh banyak guru di Kecamatan […]

expand_less