Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Diaspora » Baru Tiba, Patung Kerbau di Komplek Rumah Adat Arfak dan Toraja Ini Langsung Diserbu Warga untuk Berfoto

Baru Tiba, Patung Kerbau di Komplek Rumah Adat Arfak dan Toraja Ini Langsung Diserbu Warga untuk Berfoto

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MANOKWARI — Dua patung tedong (kerbau) jenis Saleko dan Bonga yang baru tiba dari Toraja dan dipasang di komplek rumah adat suku Arfak dan Toraja di Bukit Soribo Manokwari, langsung diserbu warga untuk dijadikan latar foto.

Untuk diketahui, dua patung kerbau tersebut dipesan khusus Panitia Peresmian rumah adat Toraja dan Arfak dari Toraja. Dua patung kerbau ini dibuat oleh pematung ternama Toraja, Frans Sarira di studionya yang terletak di Eran Batu, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara. Patung kerbau yang dibuat Frans Sarira ini hampir menyerupai aslinya. Palisu (tanda) kerbau juga lengkap.

Dua patung kerbau ini dikirim oleh anggota DPRD Toraja Utara, Harun Rantelembang ke Manokwari melalui kargo kapal laut dalam waktu tiga hari.

Setibanya di Manokwari, panitia langsung memasang dua patung kerbau tersebut di samping rumah adat Toraja yang berdiri berdampingan dengan rumah adat Arfak, “Mod Aku Aksa”.

Kehadiran dua patung kerbau ini melengkapi aksesori komplek rumah adat yang akan diresmikan mulai Sabtu, 7 Mei 2022 hingga Senin, 9 Mei 2022.

Kehadiran komplek rumah adat kaki seribu “Mod Aku Aksa” (Igkojei) yang dibangun berdampingan dengan rumah adat Toraja di Kampung Soribo, Distrik Manokwari Barat, Kota Manokwari ini memang menjadi daya tarik tersendiri bagi warga.

Sejak sehari setelah hari raya Idul Fitri, ratusan warga sengaja datang untuk berwisata dan berfoto-foto sambil menikmati keindahan rumah adat dua suku yang berdiri berdampingan tersebut, dilengkapi dengan tujuh lumbung padi (alang) di depannya.

Meski belum diresmikan, warga sudah menjadikan komplek bangunan rumah adat tersebut sebagai tempat berwisata.

Ketua Panitia Pembangunan sekaligus Ketua Panitia Peresmian, Saul Rante Lembang, mengatakan kunjungan masyarakat ke komplek bangunan rumah adat dua suku tersebut sudah berlangsung sejak sehari pasca hari raya Idul Fitri.

“Tenti kami sangat berbahagia dan senang dengan kunjungan warga dari berbagai daerah untuk menikmati pemandangan dan pesan persatuan yang ada di komplek ini,” ungkap Saul Rante Lembang, Kamis, 5 Mei 2022.

Saul berharap, setelah peresmian (syukuran) nanti, komplek bangunan rumah adat ini bisa menjadi salahsatu ikon destinasi wisata yang baru di Kabupaten Manokwari, khususnya di Kota Manokwari.

Selain sebagai ikon wisata, Saul juga berharap, komplek bangunan dua rumah adat ini bisa menjadi simbol persatuan, toleransi, dan penghormatan terhadap budaya dan adat istiadat.

Warga berfoto dengan latar kerbau Saleko dan Bonga yang baru tiba di komplek rumah adat Toraja dan Arfak di Manokwari, Papua Barat. (foto: dok. Harun Rantelembang)

Untuk itu, dia mengajak warga untuk menjaga rumah adat ini karena merupakan  milik bersama, bukan hanya milik masyarakat Toraja saja. “Harapan kami bahwa bangunan ini nanti menjadi milik kita bersama, bukan hanya milik orang Toraja tetapi milik semua masyarakat yang tunggal di Kota Injil Manokwari ini. Mari kita bersama-sama menjaganya,” harap Saul.

Saul juga menyatakan bahwa kesiapan peresmian rumah adat dua suku tersebut sudah hampir rampung, sudah 95 persen.

“Kesiapan kami dari Panitia Syukuran Mangrara Tongkonan sudah 95 persen. Tenda semua sudah terpasang untuk kebutuhan 8 rayon dan juga tamu-tamu atau undangan kita, baik dari Gubernur Papua Barat, Bupati Manokwari, juga seluruh IKT yang ada di Papua dan Papua Barat,” terang Saul, Jumat, 7 Mei 2022. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ciptakan Lapangan Kerja, Disnakertras Gelar Pelatihan Tata Rias dan Menjahit

    Ciptakan Lapangan Kerja, Disnakertras Gelar Pelatihan Tata Rias dan Menjahit

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Toraja Utara bekerja sama Balai Pelatihan UTD Makassar melalui UPTD BLK Toraja Utara melaksanakan Pelatihan Tata Rias dan Menjahit yang digelar di SMKN 2 Toraja Utara, Kelurahan Ba’tan, Kecamatan Kesu’. Peserta pelatihan ini diharapkan memiliki ketrampilan yang mumpuni dan kelak bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang […]

  • Mahasiswa KKN Tematik UKI Toraja Kampanyekan Kelestarian Lingkungan di Lembang Misa’ Ba’bana

    Mahasiswa KKN Tematik UKI Toraja Kampanyekan Kelestarian Lingkungan di Lembang Misa’ Ba’bana

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO —- Sejumlah mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata -Tematik (KKN-T) di Lembang Misa’ Ba’bana gencar mengkampanyekan kelestarian lingkungan hidup. Salah satu bentuk kampanye tersebut, yakni dengan penanaman pohon di daerah aliran sungai dan pembagian bibit pohon kepada masyarakat. Selain di bantaran sungai, penanaman pohon juga dilaksanakan di sekitar […]

  • Segini Formasi CPNS Toraja Utara Tahun 2024, Pendaftaran Mulai 20 Agustus

    Segini Formasi CPNS Toraja Utara Tahun 2024, Pendaftaran Mulai 20 Agustus

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mengumumkan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024, Selasa, 20 Agustus 2024. Dikutip dari laman https://torajautarakab.go.id/, formasi CPNS Toraja Utara tahun 2024 terdiri dari tenaga kesehatan 10 orang dan tenaga teknis 190 orang. Total formasil 200. Formasi ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi […]

  • FORMAT Laporkan Sejumlah Kasus Kerusakan Lingkungan di Toraja ke KLHK

    FORMAT Laporkan Sejumlah Kasus Kerusakan Lingkungan di Toraja ke KLHK

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Forum Mahasiswa Toraja (Format) Makassar, melaporkan sejumlah kasus kerusakan lingkungan di Toraja ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Laporan dugaan kerusakan lingkungan tersebut dilakukan oleh Badan Pengurus Harian Format Makassar di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis, 4 […]

  • Dampak Perda Kelembagaan Baru, Istri Mantan Bupati Tana Toraja Non Job

    Dampak Perda Kelembagaan Baru, Istri Mantan Bupati Tana Toraja Non Job

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rospita Napa, istri mantan Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae tidak mendapat jabatan atau non job. Mantan Kepala Dinas Pariwisata ini tidak ikut dilantik atau dikukuhkan pada acara Pengukuhan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator yang dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja, Senin, 6 Februari 2023. Rospita Napa Biringkanae […]

  • UKI Toraja Gagas Inovasi Pembelajaran Bertema Gerakan Menuju Toraja Tanpa Taruhan, Budaya Tanpa Luka

    UKI Toraja Gagas Inovasi Pembelajaran Bertema Gerakan Menuju Toraja Tanpa Taruhan, Budaya Tanpa Luka

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Focus Group Discussion (FGD) Inovasi Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek UKI Toraja dengan tema “Gerakan Menuju Toraja Tanpa Taruhan, Budaya Tanpa Luka”. (Foto:Arsyad-Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) sedang menggagas program yang merupakan program bantuan hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yakni pengembangan model pembelajaran Mata Kuliah Wajib […]

expand_less