Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Luwu » Anggota DPR RI, Eva Stevany Bantu Korban Bencana Alam di Salupao, Luwu

Anggota DPR RI, Eva Stevany Bantu Korban Bencana Alam di Salupao, Luwu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 21 Feb 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, LUWU — Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem, Eva Stevany Rataba beRsama timnya menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam angin kencang di Desa Salupao, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu.

Eva Stevany Rataba mengatakan turut berduka cita atas bencana yang menimpa masyarakat di Desa Salupao. “Semoga kita segera bangkit dan kembali beraktivitas seperti biasa,” kata Eva, Minggu, 21 Februari 2021.

Eva juga berharap agar pemerintah daerah segera melakukan pendataan terhadap korban dan kerusakan rumah yang dialami oleh masyarakat.

Bantuan anggota DPR RI asal Dapil SulSel III ini  berupa beras, mie instan, popok, gas untuk masak, popok bayi, air mineral, dan lainnya.

Eva berharap korban bencana alam di desa tersebut selalu bersabar dan mampu melewati ujian agar menjadi sosok yang lebih kuat lagi. “Ini adalah ujian dan tantangan yang harus dihadapi, semoga kita bisa bangkit dan menjadi sosok yang lebih kuat kedepannya,” ucapnya.

Sekedar diketahui, puluhan rumah warga yang rusak akibat angin kencang yang melanda Desa Salupao, Senin, 15 Februari 2021.

Bencana angin puting beliung menerjang Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, hingga mengakibatkan sekitar 60 rumah rusak dan satu orang warga setempat dikabarkan meninggal dunia.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu, Aminuddin Alwi, mengatakan identitas warga yang meninggal dunia bernama Rianto (36), Warga Desa Salu Pao Kecamatan Lamasi Timur.

Bupati Luwu, Basmin Mattayang sudah memerintahkan untuk segera mengambil langkah penanganan darurat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan angin puting beliung terjadi disertai hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah utara Kabupaten Luwu, Walmas. Kerusakan terparah terjadi di Desa Salu Pao Kecamatan Lamasi Timur. Warga yang mengalami luka akibat tertimpa pohon dan terkena material runtuhan rumah. (*)

Penulis: Papa Rey
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 13 Tahun Menunggu, PWI Toraja Akhirnya Terbentuk

    13 Tahun Menunggu, PWI Toraja Akhirnya Terbentuk

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Setelah menunggu 13 tahun lamanya, organisasi wartawan tertua di Indonesia Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), akhirnya resmi terbentuk di Toraja. Terbentuknya PWI Toraja ditandai dengan diselenggarakannya Konferensi pertama PWI Toraja yang digelar Senin, 27 November 2023 di Aula Rumah Makan Ayam Penyet Rantepao, Toraja Utara. PWI Toraja menjadi salah satu organisasi wartawan di […]

  • JKN Jadi Andalan Selvi Jalani Perawatan di Rumah Sakit Elim Rantepao

    JKN Jadi Andalan Selvi Jalani Perawatan di Rumah Sakit Elim Rantepao

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Selviade Ramba’ saat mengakses layanan kesehatan di RS Elim Rantepao. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam memperoleh akses layanan kesehatan yang dibutuhkan. Manfaat tersebut dirasakan langsung oleh Selviade Ramba’ (51), warga Rante Pangli, Kecamatan Sesean, Kabupaten Toraja Utara, yang telah beberapa kali memanfaatkan […]

  • Pohon Tumbang di Mengkendek Timpa 1 Mobil Kijang dan 2 Rumah, 6 Orang Penumpang Luka

    Pohon Tumbang di Mengkendek Timpa 1 Mobil Kijang dan 2 Rumah, 6 Orang Penumpang Luka

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kondisi Mobil kijang yang tertimpa pohon tumbang di Mengkendek. (Foto Facebook: Parli Sapata)   KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Musibah pohon tumbang kembali terjadi di Kabupaten Tana Toraja. Kali ini, pohon tumbang menimpa satu unit kendaraan toyota kijang dengan nomor polisi DW 1532 LT dan dua unit rumah. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Poros Makale – Mengkendek […]

  • Enam Fraksi di DPRD Tana Toraja Menerima Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025 dengan Sejumlah Catatan

    Enam Fraksi di DPRD Tana Toraja Menerima Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025 dengan Sejumlah Catatan

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penyerahan Ranperda Laporan Pelaksanaan APBD Tahun 2025 dari Bupati Tana Toraja kepada Ketua DPRD Tana Toraja. (Foto: Arsyad – Kareba Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja menggelar rapat paripurna dengan agenda penyerahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang penjabaran Pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran, Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran […]

  • JKN Dampingi Perjuangan Berna Melahirkan Buah Hati Lebih Cepat dari Waktu Normal

    JKN Dampingi Perjuangan Berna Melahirkan Buah Hati Lebih Cepat dari Waktu Normal

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Berna Jaba (39), seorang warga Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja mengaku mendapatkan manfaat dari program JKN ketika melahirkan buah hatinya yang dilakukan dengan operasi sesar. Berna harus melahirkan bayinya lebih cepat dari waktu normal (prematur) berdasarkan pertimbangan dari dokter yang merawatnya. Bayi yang dikandungnya harus dilahirkan walaupun usia kandungan baru mennginjak […]

  • Lembaga Adat Akan Dibentuk Secara Resmi di Kabupaten Toraja Utara

    Lembaga Adat Akan Dibentuk Secara Resmi di Kabupaten Toraja Utara

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Lembaga adat yang selama ini hanya ada di lembang/wilayah adat tertentu akan disatukan menjadi Lembaga Adat Masyarakat Toraja Utara. Lembaga adat tingkat kabupaten itu akan dibentuk pemerintah. “Kita akan membentuk Lembaga Adat Kabupaten, dimana susunan pengurus dan anggotanya berasal dari perwakilan dari tiap-tiap Lembang, dimana 2-3 tokoh masyarakat perwakilan dari Lembang akan […]

expand_less