Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Foto » BERITA FOTO: Suatu Pagi di Alun-alun Kota Rantepao yang Baru Selesai Dibangun

BERITA FOTO: Suatu Pagi di Alun-alun Kota Rantepao yang Baru Selesai Dibangun

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WAKTU menunjukkan pukul 08.00 Wita. Matahari, yang mestinya sudah bersinar, masih tersembunyi di balik awan. Namun, ratusan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, maupun para pedagang sudah beraktifitas di lokasi Alun-alun Kota Rantepao, yang terletak persis di tengah kota.

Alun-alun Kota Rantepao ini mestinya sudah selesai pembangunannya pada akhir tahun 2022. Namun molor hingga akhir Maret 2023. Ketika pagar seng yang membatasi lokasi pembangunan dibuka, masyarakat langsung menyerbu. Tidak pagi, siang, maupun malam. Banyak warga yang datang ke Alun-alun ini. Tujuannya beragam; ada yang sekedar berfoto, memenuhi rasa penasaran, jalan-jalan, maupun berolahraga.

Dari arah Jalan Niaga langsung terlihat bangunan Art Centre yang sudah bolong dindingnya. Bagian dalamnya juga kotor, banyak lumut dan bocor. Secara umum bangunan ini memperihatinkan. Mungkin tak bisa digunakan untuk acara-acara masyarakat maupun komunitas.

Kondisi bangunan Art Centre yang berada di kawasan Alun-alun Kota Rantepao.

Bangunan yang merupakan aset Pemprov Sulsel itu bolong dan rusak dindingnya diduga akibat proses pembongkaran bangunan untuk kepentingan pembangunan Alun-alun Kota Rantepao, tahun lalu.

Di samping kiri bangunan Art Centre ada toilet dan kamar mandi. Kemudian, ada area permainan anak-anak. Pagi itu, Rabu, 5 April 2023, terlihat banyak anak-anak yang bermain di area ini. Didampingi orang tua atau kerabatnya. Anak-anak itu terlihat senang bermain ayunan, tangga-tangga, dan jenis permainan lainnya.

Anak-anak bermain di area bermain anak-anak Alun-alun Kota Rantepao.

Maju ke depan lagi, di pelataran Art Centre, tegelnya sudah diganti. Sebelumnya tegel di area ini sudah rusak, banyak yang pecah. Tapi sekarang sudah bagus. Banyak warga yang membawa anak-anak bermain di area ini. Beberapa diantaranya melakukan jogging santai.

Di lokasi bekas Kantor Kecamatan Rantepao, tepatnya di samping gedung Perpustakaan lama, ada dua lumbung padi (alang) yang berdiri di situ. Di samping kanan gedung Perpustakaan lama, juga ada dua lumbung. Persis di depan empat lumbung itu ada bangunan museum milik Pemprov Sulsel. Atap museum yang mirip rumah Toraja (Tongkonan) berhadapan dengan empat lumbung dan satu bangunan perpustakaan lama, yang bangunannya juga mirip lumbung.

Di halaman lumbung padi ini terlihat belasan anak-anak sedang bermain bola. Senang banget mereka. Begitu menikmati masa kecil dengan bermain bola. Beberapa orang dewasa terlihat duduk-duduk di lumbung padi itu.

Anak-anak asik bermain bola di halaman lumbung padi di Alun-alun Kota Rantepao.

Tempai di bawah patung Pongtiku yang menunggang kuda kelihatan kurang disentuh. Tidak ada perubahan berarti di sekitar patung yang terlihat gagah tersebut. Di depan patung Pongtiku ini ada satu buah lampu taman yang sudah rusak. Mungkin dicopot oleh tangan-tangan jahil. Ada sedikit tumpukan sampah, juga ada yang berserakan di beberapa tempat.

Lebih ke depan lagi. Di tengah bangunan alun-alaun, ada tulisan cukup besar berwarna merah “KOTA RANTEPAO”. Kurang begitu menonjol, karena ukurannya tidak sepadan dengan komplek alun-alun yang begitu luas. Dulu, di tempat ini merupakan area Pertokoan Lama Rantepao. Pemerintah sebelumnya merobohkan bangunan pertokoan ini, sehingga memberi peluang pemerintah sekarang ini untuk membangun alun-alun.

Ada dua patung kerbau (tedong) yang diletakkan di sebelah kiri dan kanan tulisan KOTA RANTEPAO tersebut. Banyak warga yang berfoto di sini. Beberapa anak terlihat menaiki patung kerbau. Sementara beberapa lainnya berlari-lari.

Persis di depan tulisan KOTA RANTEPAO, atau di pinggir Jalan Andi Mappanyuki (berhadapan dengan Abadi Minimarket), terlihat banyak warga yang menggelar dagangan. Ada yang jual parang, baju-baju motif Toraja, kain tenun Toraja, ukiran Toraja, dan beberapa barang lainnya. Mereka mengaku datang dari beberapa kampung di sekitar Rantepao. Bukan pedagang yang sehari-hari berjualan di kota. Entah benar atau tidak pengakuannya.

“Sebentar saja Pak. Kalau diusir Satpol, kita pindah,” kata seorang pedagang parang Toraja. “Harganya bervariasi, mulai dari Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribu. Ini terbuat dari per mobil. Kalau yang ini dari belko eskavator. Kalau ini Pak, yang paling mahal, dari anu senso ini (plat pisau cainsaw),” tutur lebih lanjut.

Sejumlah warga menggelar dagangannya di Alun-alun Kota Rantepao.

Tak lama kemudian, ada rombongan Bupati Toraja Utara dikawal mobil Satpol PP lewat di Kandian Dulang. Mereka baru pulang apel dari Lapangan Bakti. Waktu sudah menunjukkan pukul 08.30 Wita. Rombongan itu lewat begitu saja. Tidak singgah.

Tempat parkir yang sudah digunakan oleh warga meski Alun-alun Kota Rantepao belum diresmikan.

Di sekeliling komplek Alun-alun Kota Rantepao sudah terpasang portal parkir dari pipa besi. Juga ada dua bangunan penjaga portal parkir. Lokasi di sekeliling Alun-alun konon memang diperuntukkan sebagai tempat parkir berbayar. Tempat parkir berbayar ini terlihat di Jalan Niaga, Jalan Pembangunan, dan Jalan Landorundun. Meski belum dibuka secara resmi, namun sudah banyak warga yang memarkir kendaraan mereka di tempat ini. Baik kendaraan roda dua, empat, maupun enam. (*)

Penulis/Editor: Arthur     

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • JKN Beri Rasa Aman, Nurul Jalani Operasi Persalinan dengan Lancar di RSUD Lakipadada

    JKN Beri Rasa Aman, Nurul Jalani Operasi Persalinan dengan Lancar di RSUD Lakipadada

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    Nurul Ananda Putri jalani persalinan aman dan lancar berkat program Jaminan Kesehatan Nasional. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —- Kebahagiaan tengah menyelimuti Nurul Ananda Putri (25), warga Makale, Kabupaten Tana Toraja.  Beberapa hari lalu, Nurul resmi menyambut kelahiran anak pertamanya di Rumah Sakit Umum Daerah Lakipadada. Momen bahagiatersebut semakin terasa karena seluruh proses persalinan berjalan […]

  • Dilapor Balik Warga, Polisi Periksa Bupati Toraja Utara

    Dilapor Balik Warga, Polisi Periksa Bupati Toraja Utara

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Penyidik Kepolisian Resor Toraja Utara memberikan sekitar 12 pertanyaan kepada Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang dalam pemeriksaan yang dilakukan di ruangan Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Selasa, 8 Agustus 2023. Yohanis Bassang dimintai keterangan terkait laporan dugaan pencemaran nama baik oleh seorang warga Toraja Utara bernama Stev Raru, pada Juni 2023 lalu. […]

  • Sedan Bermuatan Satu Keluarga Terjun ke Jurang, 1 Penumpang Asal Rembon, Tana Toraja, Meninggal Dunia

    Sedan Bermuatan Satu Keluarga Terjun ke Jurang, 1 Penumpang Asal Rembon, Tana Toraja, Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, ENREKANG — Sebuah mobil jenis sedan dengan nomor polisi DP 1295 AM, mengalami kecelakaan di Bamba Puang, Desa Mendatte, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Kamis, 9 April 2026. Sedan Toyota Vios warna putih itu terjun ke dalam jurang sedalam kurang lebih 200 meter. Akibat kecelakaan tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan tiga penumpang lainnya, […]

  • Silaturahmi ke Mebali, Warga Mengeluh Soal Sampah Ke Kombes Pol (Purn) Darma Lelepadang

    Silaturahmi ke Mebali, Warga Mengeluh Soal Sampah Ke Kombes Pol (Purn) Darma Lelepadang

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Warga Mebali Kecamatan Gandangbatu Sillanan mengeluh soal penanganan sampah yang ada di Mebali. Bahkan pada musim kemarau seperti yang baru berlalu kemarin, sempat viral di media sosial sungai yang ada di Mebali jadi tempat pembuangan sampah. Keluhan itu disampaikan warga kepada Bakal Calon Bupati Tana Toraja, Kombes Pol (Purn) Darma Lelepadang saat […]

  • Kecelakaan Lalu Lintas, Camat Sangalla’, Tana Toraja, Meninggal Dunia

    Kecelakaan Lalu Lintas, Camat Sangalla’, Tana Toraja, Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 30 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Ungkapan duka cita, kehilangan, dan belasungkawa menghiasi linimasa media sosial warga Toraja sejak Sabtu, 30 Juli 2022 pagi. Banyak warga, teman sejawat, keluarga, dan kerabat yang merasa sedih kehilangan Camat Sangalla’, Perdi Manga’ Patila, yang begitu tiba-tiba dan tak terduga. Perdi Manga’ Patila meninggal dunia pada Jumat, 29 Juli 2022 malam, dalam […]

  • AMAN Toraya Serahkan Bantuan 4 Oksigen Konsentrator untuk Pemkab dan RS di Toraja

    AMAN Toraya Serahkan Bantuan 4 Oksigen Konsentrator untuk Pemkab dan RS di Toraja

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Toraya  menyerahkan satu unit  Oksigen Konsentrator kepada Pemkab Toraja Utara yang diterima wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong. Penyerahan bantuan Oksigen Konsentrator dilaksanakan di sela-sela Musyawarah Daerah AMAN Toraya ke-III di Tangmentoe, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara. Selain untuk Covid-19, Oksigen Konsentrator juga bisa digunakan untuk pasien […]

expand_less