Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Penipuan Online Marak di Tana Toraja, Sudah 26 Kasus, Nilai Transaksi Capai Rp 500 Juta

Penipuan Online Marak di Tana Toraja, Sudah 26 Kasus, Nilai Transaksi Capai Rp 500 Juta

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kasus penipuan melalui media sosial (online) meningkat drastis di Tana Toraja dalam kurun waktu 6 bulan terakhir (Januari – Juni 2022).

Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tana Toraja mencatat sebanyak 26 laporan kasus penipuan online yang diterima dalam waktu 6 bulan tersebut.

Bahkan di awal bulan Juni ini saja, Polres Tana Toraja menerima dua laporan kasus penipuan online, sementara 24 kasus lainnya terjadi pada bulan Mei sebanyak 6 laporan, bulan April 3 laporan, bulan Maret 6, bulan Februari 5 laporan dan bulan Januari 4 laporan.

Kasus penipuan online ini diduga jauh lebih banyak lagi namun banyak korban yang enggan untuk melaporkan ke pihak berwajib.

Modus penipuan pun bervariasi, mulai dari modus jual beli, pengurusan dana asuransi, bahkan mencatut nama pejabat Pemerintah.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Ahmad, SH, mengatakan dari 26 kasus penipuan online tersebut jumlah kerugian bervariasi mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 181 juta.

“Kerugian 181 juta ini adalah penipuan jual beli kendaraan roda empat dengan modus baru, dimana penipu bertindak sebagai perantara terhadap pembeli dan penjual,” ungkap AKP Ahmad, Rabu, 8 Juni 2022.

Diuraikan, calon pembeli dan penjual bertemu karena dipertemukan oleh penipu.  Penipu mengaku ke calon pembeli sebagai pemilik kendaraan dan mengaku ke penjual sebagai pembeli, lalu pembeli mentrasfer uang ke si penipu dan si penipu tidak mentrasfer uang ke pemilik barang.

“Ada juga kodus penipuan dimana korban hendak membeli handphone seharga Rp 2 juta lalu diminta trasfer 7 juta ke penipu,” terang AKP Ahmad.

AKP Ahmad meminta masyarakat lebih waspada dan tidak mudah percaya dan tergiur dengan segala bentuk iming-iming yang ditawarkan di media sosial.

“Semua penipuan online yang di proses di Polres Tana Toraja bermula dari media sosial facebook hingga ke aplikasi WhatsApp. Oleh karena itu kami mengajak masyarakat untuk lebih cerdas dalam menggunakan media sosial,” harap AKP Ahmad.

AKP Ahmad mengatakan rata-rata pelaku berasal dari luar Sulawesi. Kejahatan penipuan ini sangat sistematis dan sudah dipersiapkan sedemikian rupa dan rata-rata transaksi melalui Bank BRI.

AKP Ahmad juga meminta semua Bank di Tana Toraja untuk bekerjasama dan mendukung proses penanganan kasus penipuan yang ditangani Polres Tana Toraja dengan mempermuda prosedur pemblokiran rekening bank para pelaku penipuan.

Selain itu, AKP Ahmad juga meminta kepada para Admin Group Media Sosial jual beli (dagang) agar membuat rekening bersama (Rekber) untuk transaksi jual beli agar Group yang dikelola tidak membuka peluang terjadinya penipuan.

“Polres Tana Toraja tegas akan ikut memproses para admin Group media sosial jika tidak bertanggung jawab terhadap setiap postingan group yang bisa merugikan masyarakat,” tandasnya.

Polres Tana Toraja juga meminta masyarakat agar berkonsultasi dengan Kepolisian jika mendapatkan iming-iming dari seseorang di media sosial atau hendak melakukan transaksi denga seseorang namun belum yakin kebenarannya.

Dari 26 kasus yang ditangani Polres Tana Toraja, jumlah nilai transaksi tidak kurang dari Rp 500 juta rupiah. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Kemarau Mulai Berdampak, Sejumlah Wilayah di Makale Kesulitan Air Bersih

    Musim Kemarau Mulai Berdampak, Sejumlah Wilayah di Makale Kesulitan Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Musim kemarau yang sudah sekitar satu bulan lebih terjadi di Toraja mulai berdampak kepada warga. Warga pada sejumlah wilayah di Kota Makale, Tana Toraja, kesulitan mendapat air bersih. Selain warga, PDAM Tana Toraja juga mengaku bahwa salah satu sumber air yang selama ini digunakan oleh perusahaan daerah itu mengalami kekeringan. Sumber air […]

  • Pemkab Toraja Utara Batal Ajukan Pinjaman ke Pihak Ketiga

    Pemkab Toraja Utara Batal Ajukan Pinjaman ke Pihak Ketiga

    • calendar_month Jumat, 31 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara yang sebelumnya berencana mengajukan pinjaman sebesar Rp 60 miliar (bukan Rp 80 miliar seperti berita sebelumnya), mengurungkan niat itu. Pinjaman tidak akan dilakukan. Hal itu ditegaskan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Toraja Utara, Irmawati Patandung, kepada kareba-toraja.com, di sela-sela kegiatan Musrembang Kabupaten, yang digelar di […]

  • PMKRI Tagih Gebrakan Dua Kapolres Baru Toraja Usut Tuntas 11 Kasus Pencurian di Rumah Ibadah

    PMKRI Tagih Gebrakan Dua Kapolres Baru Toraja Usut Tuntas 11 Kasus Pencurian di Rumah Ibadah

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Arsyad Parende/CR2 IP
    • 0Komentar

    Presidium Gerak Kemasyarakatan PMKRI Cabang Toraja, Milton Lando (Kiri) Pihak Kepolisian Melakukan olah TKP Pencurian  salah satu Gereja (Kanan)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kasus pencurian rumah ibadah (Gereja dan Masjid) yang terjadi pada rentan waktu Mei hingga Juni dan Agustus 2025 tersebut belum terungkap hingga sekarang. Baik Polres Tana Toraja maupun Polres Toraja Utara belum […]

  • Gubernur Serahkan Bantuan 1 Unit Ambulance untuk Tana Toraja

    Gubernur Serahkan Bantuan 1 Unit Ambulance untuk Tana Toraja

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah menyerahkan satu unit mobil ambulance (lengkap dengan peralatan pendukungnya) kepada pemerintah Kabupaten Tana Toraja, Selasa, 1 Desember 2020. Bantuan mobil ambulance itu diterima oleh Penjabat sementara (Pjs) Bupati Tana Toraja, Asri Sahrun Said dan Kepala Dinas Kesehatan Tana Toraja, dr Ria Minoltha Tanggo, di Rumah Jabatan […]

  • Tim Kemanusiaan Pemda dan Polres Toraja Utara Diterjunkan ke Lokasi Bencana Banjir Bandang Walmas

    Tim Kemanusiaan Pemda dan Polres Toraja Utara Diterjunkan ke Lokasi Bencana Banjir Bandang Walmas

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Tim Kemanusiaan pemerintah kabupaten dan Polres Toraja Utara diberangkatkan ke lokasi bencana alam banjir bandang di Walenrang dan Lamasi (Walmas), Kabupaten Luwu, Senin, 4 Oktober 2021 petang. Tim kemanusiaan yang beranggotakan 11 personil polisi dan 5 anggota Tagana Dinas Sosial Kabupaten Toraja Utara langsung diterjunkan di daerah terpencil yang terdampak banjir bandang […]

  • Dari Kampung Terpencil di Tana Toraja, Aktivis Muda Raih Gelar Pascasarjana Universitas Indonesia

    Dari Kampung Terpencil di Tana Toraja, Aktivis Muda Raih Gelar Pascasarjana Universitas Indonesia

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Herianto Ebong, yang kerap disapa Heri, pemuda asal Kampung Kondodewata, Kecamatan Mappak, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, berhasil meraih gelar Pascasarjana dari Universitas Indonesia pada 12 September 2025. Lahir dari keluarga sederhana, perjalanan ini jadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih mimpi besar. Kampung Kondodewata hingga kini masih dikenal sebagai wilayah […]

expand_less