Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Jadi Salah Satu Fokus Kantor Bupati Mobile, Bisakah Data PKH dan Bansos Lainnya Berubah?

Jadi Salah Satu Fokus Kantor Bupati Mobile, Bisakah Data PKH dan Bansos Lainnya Berubah?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 10 Mei 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Saya mendengar keluhan bahwa banyak orang yang seharusnya tidak layak menerima PKH tapi tercatat namanya, banyak pula yang sangat layak tapi tidak dapat. Data ini harus kita validasi kembali.”  — Yohanis Bassang — Bupati Toraja Utara.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Selain administrasi kependudukan, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP-el), akta nikah dan kelahiran, fokus pelayanan dalam Program Kantor Bupati Mobile, yang dicetuskan oleh Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, adalah verifikasi dan validasi data penerima bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bedah rumah, dan penerima bantuan sosial lainnya. Selain itu, juga kepesertaan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), BPJS, dan pendaftaran kelompok tani.

Pertanyaannya, bisakah data penerima bantuan sosial berubah setelah adanya Program Kantor Bupati Mobile. Kepala Dinas Kesehatan Toraja Utara, Mira Bangalino, menjawab, bisa!

“Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ini  bisa untuk diverikasi dan divalidasi ulang melalui musyawarah di masing-masing kelurahan dan lembang,” ujar Mira Bangalino saat dikonfirmasi kareba-toraja.com, Senin, 10 Mei 2021.

Mira mengatakan, apabila ada warga yang memang sudah tidak layak lagi, bisa diusulkan untuk dikeluarkan melalui musyawarah. Dan bisa pula diusulkan penggantinya atau warga yang memang layak untuk di masukkan dalam DTKS.

“Tapi tetap ada proses yang harus dilalui,” terang Mira.

Prosesnya adalah melakukan musyawarah di masing-masing Kelurahan dan Lembang. Kemudian, hasil musyawarah tersebut dituangkan didalam Berita Acara Musyawarah. Di Berita Acara Musyawarah tersebut dilampirkan form verifikasi dan validasi data, Kartu Keluarga calon usulan baru yang harus sudah online dan data anggota keluarga yang valid.

“Setelah ada Berita Acara dan  Form verifikasi validasi, akan kami upload di SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation) Kementrian Sosial,” urai Mira Bangalino.

Menurut Mira, tugas dan fungsi Kementerian Sosial semakin luas dalam penanggulangan kemiskinan, terutama dalam menyediakan data kemiskinan yang akurat, up to date, dan terintegrasi.

“Untuk mendapatkan data yang up to date tersebut, perlu dilakukan verifikasi dan validasi secara berkala sesuai dengan jenis programnya,” jelasnya.

Data Terpadu, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, Kementerian Sosial didukung oleh Pemerintahan Daerah  melakukan verifikasi dan validasi data kemiskinan yang akurat, up to date, dan terintegrasi.

Pelaporan pendaftaran, atau perubahan data dilakukan secara berjenjang dari tingkat pedesaan/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kotamadya, gubernur, sampai pada Menteri Sosial.

Mira Bangalino mengaku, Program Kantor Bupati Mobile, sangat membantu Dinas Sosial dalam penyelesaian masalah-masalah yang menyangkut bantuan sosial. “Pada Kantor Bupati Mobile ini kami banyak menemukan KPM PKH, BPNT, KIS yang datanya kependudukannya bermasalah. Kami sangat terbantu dengan adanya kantor bupati mobile, jadi permasalahannya bisa langsung diselesaikan di tempat karena disana juga ada Disdukcapil,” kata Mira.

Sebagai informasi, lanjutnya, data kependudukan yang bermasalah tidak bisa diselesaikan oleh Dinas Sosial, apabila bukan orang yang bersangkutan yang memperbaiki, karena itu merupakan data pribadi.

“Di kecamatan-kecamatan, banyak KPM yang terblokir dananya atau tidak masuk bantuannya dikarenakan Data Kependudukan tidak online, tidak padan dengan Disdukcapil. Di kantor bupati mobile, begitu mereka menyampaikan keluhan begitu, kami bisa langsung arahkan ke Disdukcapil untuk memperbaiki,” jelas Mira.

Mira mengatakan bahwa saat ini, Menteri Sosial, Tri Rismaharini, memang fokus pada perbaikan data dan verifikasi serta validasi data kesejahteraan sosial. “Itu sebabnya, pada saat Bapak Bupati menyampaikan akan melaksanakan kantor bupati mobile, kami bersyukur sekali karena DTKS yang bermasalah bisa cepat untuk diperbaiki,” pungkasnya. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sehari Operasi, 25 Kendaraan yang Tak Bayar Pajak Terjaring Petugas Samsat

    Sehari Operasi, 25 Kendaraan yang Tak Bayar Pajak Terjaring Petugas Samsat

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Tingkat kesadaran masyarakat pemilik kendaraan untuk membayar pajak di Tana Toraja belum baik. Terbukti, dalam satu hari operasi pada satu jalur saja, sudah 25 kendaraan tak bayar pajak yang terjaring. Rendahnya kesadaran membayar pajak kendaraan ini diakui Kepala Seksi Pendataan dan Penagihan pada Samsat Tana Toraja, Aldhi Allun, saat ditemui di sela-sela […]

  • 3 Oknum Pegawai MBG Tersangka Pembunuhan di Tikala, Begini Kronologi dan Motifnya

    3 Oknum Pegawai MBG Tersangka Pembunuhan di Tikala, Begini Kronologi dan Motifnya

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Tiga oknum pegawai sebuah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) di Toraja Utara ditetapkan menjadi tersangka kasus penikaman yang menyebabkan seorang pemuda asal Tikala, Elius Sonda Randanan (18), meninggal dunia pada Minggu, 19 Juli 2026 dini hari. Ketiga tersangka itu, masing-masing berinisial HP (22) warga Lembang Embatau, Kecamatan Tikala. […]

  • Pengurus Cabang Pemuda Panca Marga Tana Toraja Resmi Dilantik, Semuel Tandirerung Ketua

    Pengurus Cabang Pemuda Panca Marga Tana Toraja Resmi Dilantik, Semuel Tandirerung Ketua

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Partai Nasdem, Semuel Tandirerung resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Cabang Pemuda Panca Marga (PC PPM) Tana Toraja periode 2021 -2025. Pelantikan Pengurus Cabang Pemuda Panca Marga Tana Toraja digelar, Sabtu, 18 Februari 2023 di Aula Hotel Graha Raf, Makale. Semuel selaku Ketua bersama Wakil Ketua Bherty […]

  • Pertina Tana Toraja Target Juara Umum di Kejuaraan Tinju PMTI Cup Mamasa

    Pertina Tana Toraja Target Juara Umum di Kejuaraan Tinju PMTI Cup Mamasa

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Tana Toraja akan ikut ambil bagian dalam kejuaraan tinju PMTI Cup yang akan digelar di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, 06-10 Maret 2023 mendatang. Kegiatan ini bagian dari rangkaian Event Amazing Mamasa yang digelar dalam rangka HUT Kabupaten Mamasa. Kejuaraan Tinju PMTI Cup Mamasa ini […]

  • Anak Didik Rembang Katapi dari Toraja Cetak Sejarah pada Kompetisi Piano Pelajar Nusantara di Bali

    Anak Didik Rembang Katapi dari Toraja Cetak Sejarah pada Kompetisi Piano Pelajar Nusantara di Bali

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, DENPASAR — Sebanyak 16 siswa les musik Rembang Katapi Toraja Utara berhasil mencetak prestasi gemilang pada ajang Kompetisi Piano Pelajar Indonesia tahun 2024 di Kuta, Bali, 19 Mei 2024. Mereka berhasil menyabet Juara 2 Umum kategori A  dan Juara 2 Umum Kategori E, mengalahkan lebih dari 150 peserta yang ikut di Bali. Ini merupakan […]

  • Penundaan Pembatasan Kegiatan Sosial di Toraja Utara Dinilai Berbahaya Bagi Keselamatan Rakyat

    Penundaan Pembatasan Kegiatan Sosial di Toraja Utara Dinilai Berbahaya Bagi Keselamatan Rakyat

    • calendar_month Selasa, 13 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Penundaan Pembatasan Kegiatan Sosial di Toraja Utara Dinilai Berbahaya Bagi Keselamatan Rakyat KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kebijakan tak tegas dari pemerintah Kabupaten Toraja Utara terkait pembatasan kegiatan sosial berskala mikro dinilai membahayakan keselamatan masyarakat. Sejauh ini, pemerintah hanya menghentikan sementara proses belajar mengajar tatap muka di semua tingkatan pendidikan. Sedangkan kegiatan sosial lainnya masih diberikan kesempatan […]

expand_less