Cegah Judol dan Pinjol, Ponsel Personil Polres Toraja Utara Diperiksa Propam
- account_circle Monika Rante Allo
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) melakukan pemeriksaan ponsel secara mendadak terhadap ratusan personil Polres Toraja Utara usai apel padi di Lapangan Mapolres Toraja Utara, Senin, 24 Agustus 2026. (Foto: dok. istimewah).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) melakukan pemeriksaan ponsel secara mendadak terhadap ratusan personil Polres Toraja Utara usai apel padi di Lapangan Mapolres Toraja Utara, Senin, 24 Agustus 2026.
Pemeriksaan mendadak ini dilakukan untuk penegakan ketertiban dan disiplin personil Polri yang menyasar penggunaan aplikasi judi online (judol) maupun pinjaman online ilegal (pinjol) pada handphone milik seluruh personel.
Pemeriksaan dadakan yang dipimpin langsung Kepala Seksi Propam Polres Toraja Utara, AKP Damianus Nisa itu, menyasar seluruh anggota Polri, baik perwira maupun bintara. Pemeriksaan yang dilakukan, baik cek fisik maupun digital.
Kasipropam Polres Toraja Utara, AKP Damianus Nisa, menegaskan bahwa penertiban internal ini dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus respons tegas atas maraknya dampak negatif fenomena judi online dan pinjol yang meluas di masyarakat.
Menurutnya, anggota Polri harus menjadi teladan yang bersih sebelum menegakkan hukum di tengah publik.
“Kami tidak akan memberikan toleransi bagi anggota yang terlibat aktif dalam perjudian online maupun pinjaman online ilegal. Sebagai penegak hukum, kita harus mencontohkan kedisiplinan dan integritas diri terlebih dahulu sebelum melakukan penindakan di luar,” tegas AKP Damianus.
Menurutnya, sasaran operasi kali ini difokuskan pada pemindaian aplikasi, histori browser, serta transaksi digital di dalam handphone personel. Tim Propam menyisir kemungkinan adanya keberadaan aplikasi perjudian online, riwayat partisipasi dalam situs judi, hingga keterlibatan anggota dalam aktivitas pinjaman online (pinjol) yang berpotensi merusak finansial dan kinerja.
Fenomena judol dan pinjol, kata AKP Damianus, berpotensi besar menurunkan profesionalisme kerja serta memicu berbagai tindakan pelanggaran hukum lainnya akibat beban finansial.
“Oleh karena itu, langkah tegas melalui razia mendadak ini akan terus dilakukan secara berkala dan berkesinambungan di seluruh jajaran Polres Toraja Utara,” tegasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang berlangsung hingga selesai, tidak ditemukan adanya pelanggaran terkait keterlibatan personel dalam aktivitas judi online maupun pinjaman online. (*)
- Penulis: Monika Rante Allo
- Editor: Arsyad Parende








Saat ini belum ada komentar