Kasat Lantas Polres Toraja Utara Berganti, Masyarakat Berharap Tidak Sering Sweeping
- account_circle Monika Rante Allo
- calendar_month Kam, 9 Apr 2026
- comment 0 komentar

Serah terima jabatan Kasat Lantas Polres Toraja Utara dipimpin Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto, Kamis, 9 April 2026. (Foto: dok. Polres Toraja Utara/MNK).
KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pejabat Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Toraja Utara berganti. Pejabat lama, AKP Haryanto diganti oleh IPTU Muhammad Nasrum Sujana. Serah terima jabatan Kasat Lantas ini berlangsung di Mapolres Toraja Utara, Kamis, 9 April 2026.
Upacara serah terima jabatan ini dipimpin Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto A.W.
AKP Haryanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Toraja Utara, kini mendapat amanah baru sebagai Kasi Fasmat SBST Subditregident Ditlantas Polda Sulsel.
Sedangkan penggantinya, IPTU Muhammad Nasrum Sujana, sebelumnya menjabat sebagai Kanit I Sigar Subditgakkum Ditlantas Polda Sulsel, kini resmi menduduki jabatan Kasat Lantas Polres Toraja Utara.
Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto mengungkapkan bahwa mutasi jabatan adalah hal yang wajar di lingkungan Kepolisian sebagai bentuk dinamika organisasi.
“Pergeseran ini bertujuan untuk menciptakan kepemimpinan yang lebih dinamis, menunjang karir personel, dan meningkatkan kinerja institusi,” katanya.
Kepada pejabat baru IPTU Muhammad Nasrum Sujana, Kapolres berharap segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, serta terus berupaya untuk menumbuhkan kepercayaan Polri di tengah masyarakat.
Menanggapi pergantian pejabat di lingkup Satuan Lalu Lintas Polres Toraja Utara ini, sejumlah warga yang dimintai pendapatnya meminta agar Satuan Lalu Lintas mengedepankan upaya edukasi dalam penegakan hukum lalu lintas.
“Jangan sedikit-sedikit sweeping. Tidak kenal tempat, di kota maupun di pinggiran kota. Lebih baik, perkuat sosialisasi berlalu lintas ke sekolah-sekolah,” ungkap Ricardo, warga Rantepao.
Pengamat sosial kemasyarakatan, Roy Rantepadang, juga punya pandangan dan saran yang sama. “Edukasi memang perlu diperkuat oleh Polantas,” kata Roy.
Roy mengatakan, siswa sekolah, mulai SMP hingga SMA/SMK perlu diedukasi terus-menerus agar mereka taat berlalu lintas. Sebab, akhir-akhir ini banyak anak sekolah yang menggunakan kendaraan roda dua ke sekolah.
“Sweeping atau penegakan hukum itu perlu, tapi yang tak kalah perlu juga adalah sosialisasi dan edukasi,” kata Roy. (*)
- Penulis: Monika Rante Allo
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar