Perantau Asal Toraja Dib*nuh OTK di Deiyai, Papua Tengah
- account_circle Desianti
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Aparat kepolisian mengevakuasi jenazah Alexander Lintang yang ditemukan terbunuh oleh orang tak dikenal di Deiyai, Papua Tengah. (Foto: dok. istimewah/int).
KAREBA-TORAJA.COM, DEIYAI — Pembunuhan terhadap warga negara yang merantau dan mencari nafkah di Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah, terjadi lagi.
Senin, 9 Maret 2026 sore, seorang perantau asal Toraja, Alexander Lintang (47) ditemukan meninggal dunia di Kampung Okomo, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai.
Alexander Lintang, yang diketahui berasal dari Sa’dan Pebulian, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara, itu ditemukan meninggal dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Terlihat banyak luka bekas bacokan senjata tajam di sekujur tubuhnya. Dia ditemukan di dekat kendang babi miliknya.
Aparat Polres Deiyai yang mengevakuasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan 7 luka pada tubuh korban. Dia mengalami luka sobek pada pipi, leher, mulut, dan lengan kiri dan kanan. Kemudian, ibu jari tangan kiri dan telujuk kiri, putus.
Polisi kemudian mengevakuasi korban ke rumah sakit Wagete. Lalu, keluarga bersama pengurus Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Deiyai mengambil jenazah korban untuk selanjutnya diterbangkan ke Nabire, pada Selasa, 10 Maret 2026. Menurut rencana, jenazah akan diterbangkan ke Makassar pada Kamis, untuk selanjutnya ke Toraja.
Informasi yang diperoleh KAREBA TORAJA, menyebutkan pada 16 Januari 2026 yang lalu, korban pernah dibacok oleh orang tak dikenal, namun selamat. Kemudian pada tahun 2025, pernah juga ada percobaan pembakaran rumah korban oleh orang tak dikenal.
Saat ini, Polres Deiyai masih melakukan penyelidiki guna mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan sadis ini. (*)
- Penulis: Desianti
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar