Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Disperkimtan dan Lingkungan Hidup Terus Pantau Aktivitas Pendulangan Emas di Buntu Pepasan

Disperkimtan dan Lingkungan Hidup Terus Pantau Aktivitas Pendulangan Emas di Buntu Pepasan

  • account_circle Desianti
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH) Toraja Utara akan terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas pendulangan emas di Kelurahan Sapan, Kecamatan Buntu Pepasan.

“Sejauh ini, praktek pendulangannya masih bersifat tradisional. Namun kami akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan secara berkala,” ungkap Kepala Dinas Perkimtan dan Lingkungan Hidup Toraja Utara, Robyanta Popang kepada KAREBA TORAJA, Sabtu, 21 Februari 2026.

Menurut Roby, pada Rabu, 19 Februari 2026, pihaknya sudah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan aktivitas sesuai perintah Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong.

Selain aktivitas pendulangan, Dinas Perkimtan dan Lingkungan Hidup juga mengambil sampel air di sungai untuk diuji di laboratorium. Pemeriksaan lab bertujuan untuk menguji kualitas air serta mengetahui, apakah aktivitas pendulangan berdampak terhadap lingkungan, khususnya ekosistem sungai dan ketersediaan air bersih.

“Hasil uji lab ini akan kita tunggu beberapa waktu, karena pengujiannya dilakukan di Makassar,” kata Roby.

Dijelaskan, berdasarkan pemantauan, aktivitas pendulangan masih dilakukan masyarakat secara tradisional. Masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, menggunakan wajan sebagai alat utama. Pasir dari sungai diambil, lalu diayak di wajan. Beberapa warga mengaku mendapat serbuk emas, namun jumlahnya tak banyak.

Sudah Berlangsung Lama

Sementara itu, Camat Buntu Pepasan, Nathaniel Sampe Rompon, mengakui aktivitas pendulangan emas tradisional di area sekitar Buntu Pepasan sudah dilakukan masyarakat sejak lama. Namun, menjadi heboh belakangan ini karena pengaruh media sosial.

BERITA TERKAIT: Soal Pendulangan Emas Tradisional di Buntu Pepasan, Begini Tanggapan Bupati Toraja Utara

“Sebenarnya banyak orang kemudian menarik perhatiannya kesini karena medsos (media sosial) yang sangat masif. Padahal saya tanya ke masyarakat, bahkan ada yang dua hari mendulang, hasilnya tidak ada,” terang Nathaniel.

Nathanael juga menegaskan bahwa aktivitas pendulangan yang dilakukan masyarakat masih bersifat tradisional, tanpa menggunakan perlatan moderen atau zat kimia berbahaya.

Soal kerusakan lingkungan yang dikhawatirkan banyak kalangan, Nathaniel menegaskan pihaknya sudah mengingatkan hal itu kepada masyarakat.

“Intinya tidak menggunakan zat kimia dan tidak menggali di pinggir-pinggir sungai. Juga tidak menggunakan peralatan moderen,” pungkas Nathaniel. (*)

  • Penulis: Desianti
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Kerukunan Umat Beragama Tana Toraja Nyatakan Sikap Tolak Judi, Narkoba dan Hiburan Tidak Sehat

    Forum Kerukunan Umat Beragama Tana Toraja Nyatakan Sikap Tolak Judi, Narkoba dan Hiburan Tidak Sehat

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Arsyad/Natalia
    • 0Komentar

    Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Tana Toraja dalam konfrensi pers menyikapi kondisi sosial di Toraj. (Foto: Arsyad/Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —- Forum Kerukunan Umat Beragama  (FKUB) Kabupaten Tana Tana Toraja menanggapi kondisi sosial yang akhir – akhir ini sedang hangat dibicarakan di Toraja. FKUB Kabupaten Tana Toraja yang beranggotakan sejumlah pemuka agama dari berbagai […]

  • APBD Tana Toraja Tahun 2024 Sebesar Rp 1,1 Triliun, PAD Ditarget Rp 125,6 Miliar

    APBD Tana Toraja Tahun 2024 Sebesar Rp 1,1 Triliun, PAD Ditarget Rp 125,6 Miliar

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah dan DPRD Kabupaten Tana Toraja menyepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 sebesar Rp 1.196.009.200.000. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan Rp 125.616.421.000. Dari data laporan publik yang diterima KAREBA TORAJA, jumlah pendapatan dalam APBD tahun 2024  ini sedikit mengalami peningkatan dari tahun 2023, yang berada di angka Rp […]

  • Terima Kunjungan Kerja DPRD Tana Toraja, Gubernur Sulut Sekaligus Ketua Umum PMTI Minta Pemda Dukung Program PMTI

    Terima Kunjungan Kerja DPRD Tana Toraja, Gubernur Sulut Sekaligus Ketua Umum PMTI Minta Pemda Dukung Program PMTI

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Gubernur Sulawesi Utara bersama Anggota Banggar DPRD Tana Toraja di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Utara. (Foto: Arsyad-Kareba Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MANADO — Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja menggelar kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Utara. Rombongan Banggar DPRD Tana Toraja yang dipimpin langsung Ketua DPRD Tana Toraja Kendek Rante didampingi […]

  • Pemkab Tana Toraja Buka 522 Formasi PPPK Tenaga Guru, Berikut Rincian dan Jadwalnya

    Pemkab Tana Toraja Buka 522 Formasi PPPK Tenaga Guru, Berikut Rincian dan Jadwalnya

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja mengumumkan penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Guru tahun 2023, sejak Selasa, 19 September 2023. Jumlah formasi tenaga kesehatan yang dibutuhkan sebanyak 522 orang. Berdasarkan Pengumuman Nomor 810-146/BKPSDM/IX/2023 yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Muhammad Safar, disebutkan rincian kebutuhan PPPK tenaga Guru di Kabupaten Tana Toraja adalah […]

  • Curi 2 Ekor Kerbau, Pria Paruh Baya di Bonggakaradeng Ditangkap Satreskrim Polres Tana Toraja

    Curi 2 Ekor Kerbau, Pria Paruh Baya di Bonggakaradeng Ditangkap Satreskrim Polres Tana Toraja

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    MB (56) Saat Diamankan Satreskrim Polres Tana Toraja setelah melakukan Pencurian 2 Ekor Kerbau di Bonggakaradeng. (Foto/Istimewa).   KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Satuan Reskrim Polres Tana Toraja berhasil mengungkap seorang terduga pelaku pencurian kerbau, yang terjadi di Kelurahan Ratte Buttu Kecamatan Bonggakaradeng Kabupaten Tana Toraja. Penangkapan terhadap seorang terduga pelaku inisial MB (56) yang dilakukan oleh […]

  • Kepada Jajaran Disdukcapil, OmBas: Jangan Persulit Masyarakat!

    Kepada Jajaran Disdukcapil, OmBas: Jangan Persulit Masyarakat!

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang mengingatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta jajarannya agar tidak mempersulit masyarakat dalam pengurusan administrasi kependudukan. “Jadilah operator yang baik. Melayanilah dengan penuh hati. Setiap yang datang untuk membuat KTP dan surat surat lainnya, jangan ditunda-tunda. Jangan banyak  alasan. Jangan buat masyarakat susah. Jangan ada perbedaan […]

expand_less