Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Gas Elpiji 3 Kilogram Langka dan Mahal, Pemkab Toraja Utara Gelar Operasi Pasar

Gas Elpiji 3 Kilogram Langka dan Mahal, Pemkab Toraja Utara Gelar Operasi Pasar

  • account_circle Desianti/Art
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, SESEAN — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menanggapi kelangkaan dan kenaikan harga gas elpiji 3 kilogram di wilayah itu dengan menggelar operasi pasar.

Operasi Pasar yang menggandeng Agen Gas Elpiji, HM Junus Kadir tersebut digelar di sejumlah kecamatan di Toraja Utara, sejak Senin, 5 Januari 2026.

Di Kecamatan Sesean, operasi pasar digelar pada Jumat, 9 Januari 2026. Operasi Pasar yang digelar Pemkab Toraja Utara melalui Dinas Perdagangan bekerjasama Agen HM Yunus Kadir  menyediakan 500 tabung gas elpiji ukuran 3 kg yang dijual dengan harga Rp 22.000/tabung.

Untuk membeli tabung gas 3 kg di operasi pasar ini, setiap warga diwajibkan  membawa foto kopi KTP/KK. Kemudian, warga hanya boleh membeli maksimal 2 tabung gas elpiji subsidi 3 kg.

Sebelumnya, Dinas Perindag Toraja Utara juga menggelar pasar murah gas elpiji di Kecamatan Kesu’, pada Selasa, 6 Januari 2026. Juga di kecamatan Tallunglipu pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Selanjutnya, operasi pasar akan digelar di Kecamatan Tikala, pada Senin, 12 Januari 2026 di Kantor Kecamatan Tikala. Kemudian berlanjut ke kecamatan Rantepao.

Kepala Bidang Penindakan Dinas Perindagkop Toraja Utara, Harwan Bukkang mengatakan, operasi pasar ini sebagai salah satu bentuk antisipasi pemerintah terhadap kelangkaan dan kenaikan harga gas elpiji pada awal tahun 2026.

Menurut Harwan, tingginya harga dan kelangkaan gas elpiji subsidi 3 kg pascalibur Natal dan Tahun Baru, diduga dipicu meningkatnya pemakaian untuk acara adat hingga penyalahgunaan oleh pengusaha yang tidak berhak.

“Elpiji subsidi 3 kg diperuntukkan hanya rakyat miskin, namun dipasaran ada oknum-oknum yang tidak berhak untuk  membeli juga ikut mendapatkan dengan berbagai cara. Seperti pengusaha warung, rumah makan, dan ada juga yang beli  untuk dipakai pesta (acara adat rambu solo’ dan rambu tuka’). Tidak tertutup kemungkinan juga adanya Permainan antar pangkalan dan pengecer,” terang Harwan.

Menurut Harwan, kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg terungkap setelah dilakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa tempat pengecer oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Tim saat itu menyusuri sejumlah pasar pengecer dibeberapa titik di kecamatan, Rantepao, Tallunglipu, Tikala dan Sesean.

“Harga agen ke pangkalan dan pangkalan ke pengecer itu sudah sesuai zona. Tapi karena kebutuhan masyarakat meningkat selama Natal dan tahun baru serta gas elpiji tidak digunakan sesuai peruntukannya, pengecer memanfaatkan moment itu menaikkan harga,” katanya.

Harwan juga berharap, masyarakat ikut melakukan pengawasan, juga pekerja media.

“Kalau ada yang menjual diatas harga HET, sesuai zona, tolong laporkan dan kami akan mengambil tindakan. Tidak tertutup kemungkinan, kami akan cabut izin penjualan dan tutup,” tegas Harwan. (*)

  • Penulis: Desianti/Art
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Hari Jalani Misi Kemanusiaan di Sulbar, Diapresiasi Mensos, Tim Dapur Umum Kembali ke Toraja Utara

    9 Hari Jalani Misi Kemanusiaan di Sulbar, Diapresiasi Mensos, Tim Dapur Umum Kembali ke Toraja Utara

    • calendar_month Jum, 29 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAJENE — Setelah menjalani misi kemanusiaan selama kurang lebih sembilan hari di lokasi pengungsian korban gempa bumi Majene, Sulawesi Barat, Tim Dapur Umum Kabupaten Toraja Utara kembali ke kampung halaman, Jumat, 29 Januari 2021. Tim Dapur Umum yang tergabung dalam Tim Kemanusiaan Kabupaten Toraja Utara untuk korban gempa Sulawesi Barat, berangkat dari Rantepao, Toraja […]

  • Perempaun Asal Toraja Dibunuh OTK di Wamena, Ribuan Warga Gelar Aksi Unjuk Rasa

    Perempaun Asal Toraja Dibunuh OTK di Wamena, Ribuan Warga Gelar Aksi Unjuk Rasa

    • calendar_month Kam, 1 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, WAMENA — Ribuan warga Toraja melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Otonom Wenehule Hubi Kota Wamena, Kamis, 1 April 2021. Para pengunjuk rasa meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku penikaman terhadap seorang wanita Toraja bernama Ida Patandianan, yang terjadi pada Rabu, 31 Maret 2021. “Kami warga IKT (Ikatan Keluarga Toraja) adalah penduduk Jayawijaya. […]

  • Wabup Canangkan Sentra Tenun di Lembang Tiroallo, Toraja Utara

    Wabup Canangkan Sentra Tenun di Lembang Tiroallo, Toraja Utara

    • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SA’DAN — Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, mencanangkan Sentra Tenun khas Toraja di Tongkonan Unnoni, Lembang Tiroallo, Kecamatan Sa’dan, Senin, 27 September 2021. Sentra tenun ini akan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk mengembangkan, memproduksi kain-kain tenun khas Toraja, baik untuk digunakan secara lokal, nasional, maupun internasional. Pemerintah Kabupaten Toraja Utara membuka sentra […]

  • FOTO: Hasil Karya Siswa SMKN 4 Tana Toraja di Pameran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

    FOTO: Hasil Karya Siswa SMKN 4 Tana Toraja di Pameran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

    • calendar_month Sel, 15 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — SMK Negeri 4 Tana Toraja menjadi salah satu SMK Produktif dari 30 SMK di Indonesia yang diikutkan sebagai peserta Pameran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Pameran diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Direktorat SMK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia itu dilaksanakan di Galeri Nasional Indonesia Jakarta, 11-13 Desember 2020. Sebelum mengikuti […]

  • Tak Ada Lagi Pasien, Pusat Isolasi Mandiri Terpadu Tangmentoe Ditutup Sementara

    Tak Ada Lagi Pasien, Pusat Isolasi Mandiri Terpadu Tangmentoe Ditutup Sementara

    • calendar_month Sen, 13 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kabar gembira datang dari Pusat Isolasi Terpadu Tangmentoe, milik Gereja Toraja, yang selama ini digunakan sebagai tempat isolasi mandiri pasien Covid-19. Sejak Minggu, 12 September 2021, tidak ada lagi pasien yang menjalani isolasi mandiri di tempat itu. Meski menurut data Satgas Covid-19 Kabupaten Toraja Utara, per 12 September 2021, masih ada 90 […]

  • Reses di Kecamatan Makale Utara, JRM: Bedakan Antara Kebutuhan dan Keinginan!

    Reses di Kecamatan Makale Utara, JRM: Bedakan Antara Kebutuhan dan Keinginan!

    • calendar_month Jum, 12 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE UTARA — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan (JRM) melaksanakan reses masa sidang II tahun 2020-2021 di Kelurahan Lion Tondok Iring, Kecamatan Makale Utara, Kabupaten Tana Toraja, Senin, 8 Februari 2021. Dalam reses masa sidang II ini, selain mendengar dan menerima aspirasi masyarakat, politisi Partai Golkar ini juga melakukan sosialisasi sekaligus […]

expand_less