Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Eko Wisata Berbasis Pekarangan, Dosen UKI Toraja Bina Dasa Wisma Paratta Manfaatkan Mesin Pencacah Rumput

Eko Wisata Berbasis Pekarangan, Dosen UKI Toraja Bina Dasa Wisma Paratta Manfaatkan Mesin Pencacah Rumput

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
  • comment 0 komentar

Tim Dosen UKI Toraja dampingi Dasa Wisma Paratta wujudkan Eko Wisata Berbasis Pekarangan melalui pemanfaatan Mesin Pencacah Rumput. (Foto:DokumenPribadiTim)

 


KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Dasa Wisma Paratta merupakan salah satu dari beberapa kelompok dasa wisma yang berada di Lembang To’ Pao, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja, Prov Sulawesi Selatan yang memiliki anggota aktif sejumlah 20 orang umumnya adalah ibu rumah tangga.

Wilayah Lembang To’pao memiliki kekayaan sumber daya alam yang masih sangat potensial untuk dikembangkan, terutama dalam konteks pemanfaatan lingkungan berbasis masyarakat.

Keberadaan lahan pekarangan yang cukup luas dan tersebar merata pada tiap rumah warga menawarkan peluang besar dalam pengembangan kegiatan produktif yang memiliki daya tarik dan bernilai ekonomi tinggi serta berada pada lingkungan yang segar yang belum terlalu mengalami polusi yang mengancam kesehatan masyarakatnya.

Disisi lain, semangat gotong royong dan keterlibatan masyarakat yang tinggi, khususnya kelompok Dasa Wisma Paratta, yang anggotanya mayoritas ibu rumah tangga, menunjukkan bahwa Lembang To’pao memiliki fondasi sosial yang kuat untuk mengimplementasikan program berbasis pemberdayaan komunitas.

Modal inilah yang mengantarkan 3 Dosen Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) untuk menggagas program Eko Wisata Berbasis Pekarangan.

3 Dosen UKI Toraja ini masing-masing Dr. Drs. Nehru Pasoloran Pongsapan, M.Pd (Ketua), Matius Tandi Kombong, S.Pd, M.Pd (Anggota 1) dan Prajman Evansi Pasambo, S.P, M.P (Anggota 2).

Ketiga Dosen tersebut dibantu dua mahasiswa UKI Toraja yakni Meishe Putri dan Ebenhezer Olo dari Fakultas Pertanian dan FKIP serta dukungan penuh dari Ketua Dasa Wisma Paratta Dorkas Paundanan.

Dengan mengusung tema “Saatnya bergerak bersama menjaga bumi tetap hijau dan lestari, setiap aksi kecil kita berarti” , Dosen UKI Toraja ini mengedukasi Dasa Wisma Paratta membangun Eko Wisata Berbasis Pekarangan dengan menggunakan Mesin Pencacah Rumput.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Melalui program ini, Tim Dosen UKI Toraja ini mengajak masyarakat melalui Dasa Wisma Paratta bagaimana menjadikan Pekarangan Rumah tidak hanya sebagai sumber pangan dan penghijauan tapi juga sebagai sarana edukatif dan rekreatif.

Konsep ini memadukan prinsip Eko Wisata yang mengedepankan pelestarian lingkungan, edukasi dan keterlibatan komunitas lokal dengan praktik pertanian berbasis limbah organik.

Selama program ini dilaksanakan yang dimulai sejak Juni hingga Agustus 2025, beberapa tahapan dilakukan oleh Tim Pelaksana program mulai dari survey dan sosialisasi, pelatihan dan seminar, diskusi, demonstrasi dan praktek penggunaan mesin pencacah rumput dan demonstrasi dan praktek pembuatan pupuk organik.

Dalam praktek penggunaan mesin, peserta tidak hanya dilatih menggunakan mesin namun juga mendapatkan pelatihan tentang cara pemeliharaan mesin.

Pada praktek pembuatan pupuk, peserta dilatih mulai dari pengumpulan bahan baku, proses fermentasi, penyaringan sampai proses pemupukan.

Dari program ini, di Lembang To’pao kini terbentuk 3 pekarangan contoh yang siap dikunjungi sebagai bagian dari program ekowisata edukatif.

25 anggota dasa wisma aktif terlibat dan mahir menggunakan mesin pencacah dan produksi kompos alami meningkat dari 10 menjadi ± 50 kg/bulan dan tentu berdampak pada lingkungan yang menjadi bersih dan menarik.

Dampak langsung yang dirasakan masyarakat dari program ini adalah meningkatnya kesadaran lingkungan, terbentuk model wisata alternatif untuk edukasi anak sekolah dan pengunjung, muncul potensi ekonomi baru dari hasil olahan pekarangan, dan yang terpenting adalah sosial kemasyarakat diantara sesama angota kelompok Dasa Wisma Paratta semakin meningkat.(*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengendara Moge HD Tabrak Anak Sekolah di Nanggala, Korban Meninggal Dunia

    Pengendara Moge HD Tabrak Anak Sekolah di Nanggala, Korban Meninggal Dunia

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, NANGGALA — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara sepeda motor gede (Moge) jenis Harley Davidson (HD) terjadi di Jalan Poros Palopo-Toraja, tepatnya di Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara, Kamis, 30 April 2026 petang. Salah satu anggota rombongan moge Harley Davidson yang bergerak dari Palopo ke Rantepao mengalami kecelakaan dan sepeda motornya […]

  • Polisi Ragukan Keterangan Korban Begal di To’pinus, yang Baru Pulang Jual Kerbau dari Rantepao

    Polisi Ragukan Keterangan Korban Begal di To’pinus, yang Baru Pulang Jual Kerbau dari Rantepao

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sudah hampir tiga pekan sejak kejadian, peristiwa kriminal dugaan perampokan terhadap seorang warga Tabang, Kabupaten Mamasa, di jalan poros Ulusalu-Bittuang, Tana Toraja, belum terungkap. Polisi meragukan keterangan korban. Dalam keterangan pers kepada wartawan di Mapolres Tana Toraja, Kamis, 19 Agustus 2021, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal, AKP H. Samsul Rijal, mengatakan sejauh […]

  • Hendak Jual Narkoba di Toraja, 3 Warga Luwu dan Kota Palopo Diringkus Polisi

    Hendak Jual Narkoba di Toraja, 3 Warga Luwu dan Kota Palopo Diringkus Polisi

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Tiga warga Kabupaten Luwu, masing-masing U alias K (20), AT alias T (27), dan DRP alias D (17) ditangkap Satresnarkoba Polres Tana Toraja, Senin, 29 Januari 2024. Ketiganya ditangkap karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu, yang rencananya akan diedarkan atau dijual di Tana Toraja. U alias K (20), yang merupakan pengangguran tercatat […]

  • Polres Tana Toraja Tetapkan 2 Pelaku Sabung Ayam Sebagai Tersangka Judi

    Polres Tana Toraja Tetapkan 2 Pelaku Sabung Ayam Sebagai Tersangka Judi

    • calendar_month Kam, 20 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Polres Tana Toraja menetapkan dua pelaku sabung ayam sebagai tersangka perjudian. Dua orang tersangka tersebut, masing-masing berinial AT dan R. Keduanya warga Mengkendek, Tana Toraja. Penetapan kedua orang pelaku sabung ayam sebagai tersangka ini disampaikan Kapolres Tana Toraja, AKBP Juara Silalahi dalam acara konfrensi pers, Kamis, 20 Januari 2022 di Aula Bhayangkara […]

  • Selama Sepekan, Ada 208 Pasien Covid-19 di Tana Toraja Sembuh

    Selama Sepekan, Ada 208 Pasien Covid-19 di Tana Toraja Sembuh

    • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 208 pasien Covid-19 di Kabupaten Tana Toraja dinyatakan sembuh atau selesai isolasi. Data ini dihitung sejak tanggal 20 hingga 26 Juli 2021. Namun di sisi lain, jumlah kasus positif baru kurvanya naik turun. Per 26 Juli 2021, terdapat 361 pasien yang diproses, masing-masing 297 orang isolasi mandiri dan 64 orang isolasi […]

  • RS Elim Rantepao Terima Bantuan Alat Kesehatan dari Toyota Motor Manufacturing

    RS Elim Rantepao Terima Bantuan Alat Kesehatan dari Toyota Motor Manufacturing

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penyerahan CSR PT Toyota Motor Manufacturing kepada RS Elim Rantepao, RS Marampa’ dan Pemda Toraja Utara. (Foto: Istimewa)     KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Serah terima bantuan alat kesehatan dan sarana pendukung pelatihan dokter kecil dilaksanakan di Rumah Sakit Elim Rantepao, Kamis 16 April 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate […]

expand_less