Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Beredar Surat Gubernur Hentikan Rencana Pembongkaran Pertokoan Lama Rantepao, Pemkab: Resminya Belum Kami Terima

Beredar Surat Gubernur Hentikan Rencana Pembongkaran Pertokoan Lama Rantepao, Pemkab: Resminya Belum Kami Terima

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 18 Feb 2021

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebuah surat berlogo Provinsi Sulawesi Selatan dan berkop Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang ditujukan kepada Bupati Toraja Utara, beredar luas di media sosial, Rabu, 17 Februari 2021. Bahkan beberapa media online sudah mengangkat surat ini sebagai bahan berita.

Surat tertanggal 17 Februari 2021 dan ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat, ini menyoal tentang rencana pemerintah Kabupaten Toraja Utara merevitalisasi kawasan pertokoan lama Rantepao.

Diketahui, pemerintah Kabupaten Toraja Utara sudah memberikan peringatan kedua kepada para pedagang untuk segera mengosongkan ruko-ruko di pertokoan lama Rantepao pada Selasa, 16 Februari 2021.

Dalam surat bernomor 518/1564/Diskoperasi itu, disampaikan tiga poin kepada Bupati Toraja Utara agar menunda pelaksanaan revitalisasi dan pembongkaran bangunan serta memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk terus berjualan di lokasi itu, apalagi saat ini sedang dalam masa pandemi Covid-19.

Bupati Toraja Utara juga diminta agar menunda pelaksanaan revitalisasi sambil menunggu pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara yang baru hasil Pilkada 9 Desember 2020.

Menanggapi hal ini, Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan, melalui Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi, Anugerah Yaya Rundupadang, menegaskan bahwa sampai hari ini pihaknya belum menerima surat tersebut secara resmi dari Gubernur Sulsel.

Surat Gubernur Sulsel kepada Bupati Toraja Utara yang meminta menunda revitalisasi kawasan pertokoan lama Rantepao. Sejauh ini belum dipastikan, apakah surat tersebut asli atau palsu.

“Sementara kami cek kebenarannya, karena sampai saat ini surat tersebut belum masuk ke bagian persuratan Pemda, baik melalui fax, kawat surat resmi, persandian, dan semua saluran komunikasi resmi yang ada,” terang Anugerah, saat dikonfirmasi kareba-toraja.com, Kamis, 18 Februari 2021 malam.

Karena belum menerima secara resmi maupun konfirmasi dari Sekretariat Daerah Provinsi, Anuegrah menyatakan pihaknya belum bisa memastikan, apakah surat tersebut resmi (asli) atau tidak.

Anugerah bahkan menyatakan bahwa Bupati Toraja Utara terpilih, Yohanis Bassang sudah menjalin komunikasi via telepon dengan Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, yang pada intinya Bupati terpilih mendukung rencana revitalisasi kawasan pertokoan lama Rantepao.

“Mereka (Bupati dan Bupati terpilih) berbicara sekitar 20 menit. Pada intinya, Pak Yohanis Bassang mendukung langkah Bupati saat ini dalam merevitalisasi kawasan pertokoan lama,” urai Anugerah. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pawai Budaya Jadi Pembuka Event Akbar Hari Ulang Tahun ke-18 PMTI

    Pawai Budaya Jadi Pembuka Event Akbar Hari Ulang Tahun ke-18 PMTI

    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Event akbar dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) yang dirangkaikan dengan Perayaan Paskah dan Hari Kartini, siap digelar 18 April hingga 23 April 2022. Persiapan panitia pelaksana untuk pelaksanaan seluruh rangkaian acara sudah mencapai 99 persen. Seremony pembukaan dijadwalkan akan digelar di Kompleks Pasar Seni […]

  • PKM UKI Toraja Membangkitkan Potensi Ekonomi Melalui Abon Ikan Mas

    PKM UKI Toraja Membangkitkan Potensi Ekonomi Melalui Abon Ikan Mas

    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Semangat kolaborasi antara UKI Toraja dan UMKM menghasilkan dampak positif melalui proyek pemberdayaan ekonomi. Dipimpin oleh Eko Suripto Pasinggi, tim pendidik dari universitas ini, bersama anggota tim Irene Devi Damayanti dan Sepsriyanti Kannapadang, menjalankan proyek ini dari September hingga Desember 2023. Fokusnya adalah memperkuat kapasitas dan jangkauan pasar UMKM Barrent Foods, pelaku […]

  • OPINI: Merajut Simfoni Kebersamaan Usai Melukis Fajar di Cermin Euforia Pesta Demokrasi

    OPINI: Merajut Simfoni Kebersamaan Usai Melukis Fajar di Cermin Euforia Pesta Demokrasi

    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Oleh: Albert Agus Massua, S.M., M.H. PESTA demokrasi ibarat panggung besar tempat harapan dan gagasan bertarung dalam ruang perdebatan. Dalam euforia yang membakar semangat, setiap insan menyulam impian untuk masa depan yang lebih gemilang. Namun, seperti pelangi yang memudar usai hujan, gegap gempita Pilkada Toraja Raya (Kabupatan Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara) akhirnya mereda, […]

  • OPINI: Toraja Sebagai “Bali Yang Baru” di Indonesia Timur

    OPINI: Toraja Sebagai “Bali Yang Baru” di Indonesia Timur

    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Henry Arie Pongrekun Bakal Calon Bupati Tana Toraja. (foto: dok. istimewa/kareba-toraja).   Oleh: Henry Arie Pongrekun (Bakal Calon Bupati Tana Toraja)* Ir. Henry Arie Pongrekun merupakan salah satu Bakal Calon Bupati  Tana Toraja yang memiliki gagasan besar destinasi Toraja untuk menjadi “Bali Yang Baru” di Indonesia Timur. Henry Arie Pongrekun adalah seorang putra Toraja kelahiran […]

  • Dari 38 Kasus Positif PMK di Tana Toraja, Sisa 7 Ekor Kerbau yang Masih Sakit

    Dari 38 Kasus Positif PMK di Tana Toraja, Sisa 7 Ekor Kerbau yang Masih Sakit

    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui Dinas Pertanian terus berupaya menekan laju penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sambil mengobati ternak kerbau yang sudah terlanjur terjangkit. Hasilnya, bagus. Dari 38 kasus PMK yang ditemukan di Tana Toraja sejak diumumkan pertama kali pada 6 Juli 2022 yang lalu, kini tinggal 7 ekor yang masih […]

  • 5 Hari Dicari, Amata Bitticaca, Korban Laka Lantas di Salubarani Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia

    5 Hari Dicari, Amata Bitticaca, Korban Laka Lantas di Salubarani Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia

    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SALUBARANI — Hari kelima proses pencarian terhadap Amata Bitticaca atau Mama Rara, salah satu  penumpang minibus Toyota Innova, yang terjungkal ke sungai di Salubarani, Kamis, 24 Maret 2022, membuahkan hasil. Amata dicari sejak Minggu, 20 Maret 2022 pagi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jurnalis kareba-toraja.com, yang juga anggota KPA Anak Rimba Toraja,  Arsyad Parende, […]

expand_less