23 Warga Lembang Bau Selatan, Tana Toraja Diduga Mengalami Keracunan Makanan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sen, 16 Mei 2022

Beberapa warga terbaring lemas dengan tanda-tanda keracunan makanan, seperti mual, pusing, muntah, dan lemas. (AP/Kareba Toraja)
KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Sebanyak 23 warga Kampung Bake’, Lembang Bau Selatan, Kecamatan Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja diduga keracunan setelah menyantap makanan pada acara tanam jagung bersama, Minggu, 15 Mei 2022.
Camat Bonggakaradeng, Naptali Pantong Tarra yang dikonfirmasi, Senin, 16 Mei 2022 membenarkan 23 warga Lembang Bau Selatan mengalami gejala keracunan tersebut.
Naptali mengatakan berdasarkan informasi yang diterima dari lokasi kejadian bermula saat sejumlah warga yang tergabung dalam kelompok tani makan siang bersama diselah-selah kegiatan tanam jagung bersama.
Naptali mengatakan sore harinya warga yang ikut makan sjang bersama tersebut mengalami gejala yang sama, seperti muntah, mual, pusing, dan lemas.
Menurut Naptali, dari 23 orang yang mengalami gejela yang sama ini, dua diantaranya harus dirujuk ke Puskesmas Masalle Enrekang (Puskesmas terdekat) karena mengalami gejala serius, sementara 21 lainnya ditangani dirumah oleh petugas Puskesmas Buakayu.
Diatanya soal penyebab dugaan keracunan, Camat Bonggakaradeng mengatakan kemungkinan racun itu berasal dari bibit jagung yang ditanam namun bisa juga berasal dari ayam potong yang dikonsumsi karena sebagian warga yang tidak mengonsumsi ayam potong tidak mengalami gejala.
Naptali mengatakan, ada juga anak-anak yang tidak ikut menanam jagung namun juga mengalami gejala keracunan, oleh sebab itu sampel makanan sudah dalam proses pengiriman ke Dinas Kesehatan untuk diketahui penyebabnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Buakayu, Djandri Tanduk Gallung yang dikonfirmasi mengatakan saat ini belum bisa dipastikan apaka ini keracunan atau faktor lain, karena sampel baru akan diperiksa.
“Petugas sudah ada dilapangan untuk melakukan penanganan mulai dari pemberian obat dan infus,” kata Djandri.
Saat dikonfirmasi, Senin, 16 Mei 2022, Djandri mengaku sedang dalam perjalanan menuju lokasi kejadian untuk melihat langsung situasi disana dan membantu penanganan. (*)
Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur
- Penulis: Redaksi
Saat ini belum ada komentar