Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Yayasan Aku Anak Toraja Gelar Pasar Murah di Rantepao, 400 Paket Sembako Terjual dalam 2 Jam

Yayasan Aku Anak Toraja Gelar Pasar Murah di Rantepao, 400 Paket Sembako Terjual dalam 2 Jam

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Antusias masyarakat berbelanja di Pasar Murah yang digelar Yayasan Aku Anak Toraja di Acara Car Free Day Rantepao. (Foto:Arsyad/Karebatoraja)

 


KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Yayasan Aku Anak Toraja (AAT) yang merupakan salah satu yayasan sosial yang ada di Toraja kembali menunjukkan komitmennya lewat kegiatan sosial.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Yayasan AAT menggelar pasar murah bertempat di alun-alun kota Rantepao, Sabtu 20 September 2025.

Pasar murah yang di laksanakan AAT tersebut menyediakan 400 paket bahan pokok, setiap paket berisi minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 Kg dan enam bungkus mie instan.

Harga normal paket sembako tersebut berkisar Rp.78.000, namun lewat pasar murah Yayasan AAT hanya dijual dengan harga Rp.50.000.

Dalam waktu 2 jam, 400 paket tersebut habis diserbu oleh pengunjung alun – alun Kota Rantepao yang hadir diacara Car Free Day yang merupakan kegiatan rutin setiap akhir pekan di Toraja Utara.

Hilkia Putra Nehemia selaku Ketua Yayasan AAT mengatakan kegiatan pasar murah ini menjadi salah satu bentuk kepedulian AAT dalam meringankan beban masyarakat ditengah kondisi harga bahan pokok yang terus berfluktuasi.

Kita berharap pasar murah seperti ini bisa membantu menekan harga kebutuhan pokok yang semakin melonjak dan tentu bisa membatu daya beli masyarakat meningkat.

Hilkia mengatakan kegiatan pasar murah ini dilaksanakan bekerjasama dengan beberapa pihak seperti PT. Usaha Mentari Sukses (UMS), Mandala FinaDay,  Car Free Day dan Pemkab Toraja Utara.

Untuk diketahui, Yayasan AAT berdiri sejak 11 tahun lalu yang dimulai dari sebuah komunitas kemudian menjadi Organisasi dan 4 tahun lalu dibentuk menjadi sebuah Yayasan.

Selama 11 tahun perjalanannya, Yayasan AAT komitmen untuk terus bergerak dalam bidang sosial. Yayasan AAT mengklaim hingga hari ini sudah membantu pembangunan 44 Gereja.

Pada bulan Oktober 2025 mendatang , Yayasan AAT akan kembali meresmikan pembangunan Gereja yang ada di Sumbawa, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pembangunan Gereja di Sumbawa ini merupakan pembangunan Gereja pertama diluar Pulau Sulawesi yang dibantu oleh Yayasan AAT, bantuan pembangunannya mulai dari awal sampai selesai pembangunan.

Peresmian Gereja di Sumbawa ini nantinya masih dalam rangkaian HUT Ke-4 Yayasan AAT. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Rantepao Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    BRI Rantepao Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Rantepao menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan kantor cabang, Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan khidmat ini diikuti oleh seluruh jajaran pekerja BRI dengan Pemimpin Cabang BRI Rantepao, Alfred A.R. Siwu, bertindak sebagai inspektur upacara. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema […]

  • Theofilus Ingatkan Jajaran Pemkab Tana Toraja Tidak Terlena dengan Opini WTP dari BPK

    Theofilus Ingatkan Jajaran Pemkab Tana Toraja Tidak Terlena dengan Opini WTP dari BPK

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Untuk pertama kalinya, pemerintah Kabupaten Tana Toraja mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2023. Pada tahun-tahun sebelumnya, Kabupaten Tana Toraja selalu mendapat predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP), bahkan pernah mendapat disclaimer, dimana auditor BPK tidak memberi pendapat. Penyerahan hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) […]

  • Residivis Pencuri Motor di Toraja Utara Kembali Ditangkap Polisi Setelah Curi BPKB dan STNK untuk Digadaikan

    Residivis Pencuri Motor di Toraja Utara Kembali Ditangkap Polisi Setelah Curi BPKB dan STNK untuk Digadaikan

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    FRP Residivis Pencurian Kendaraan Bermotor Kembali diamankan Resmob Polres Toraja Utara setelah mencuri BPKB dan STNK dengan Niat Digadaikan. (Foto/Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Toraja Utara Polda Sulsel kembali mengamankan seorang pria berinisial FRP (17) atas dugaan pencurian. FRP diduga telah mencuri sebuah BPKB dan STNK milik Sdra. […]

  • Pengadaan 7 Ambulance Diduga Tanpa Surat Resmi, DPRD Panggil Dinkes Tana Toraja

    Pengadaan 7 Ambulance Diduga Tanpa Surat Resmi, DPRD Panggil Dinkes Tana Toraja

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPRD Tana Toraja dengan Dinas Kesehatan dan Koalisi Aksi Mahasiswa Toraja terkait pengadaan 7 Unit Ambulance. (Foto/Arsyad-Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tana Toraja menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja, Jum’at 12 September 2025. RDP tersebut sebagai tindaklanjut aspirasi […]

  • Toyota Fortuner yang Dikemudikan Warga Negara Asing Terjungkal ke Parit di Mengkendek

    Toyota Fortuner yang Dikemudikan Warga Negara Asing Terjungkal ke Parit di Mengkendek

    • calendar_month Sabtu, 17 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK —Satu unit mobil Toyota Fortuner dengan Nomor Polisi BD 1790 H yang dikemudikan oleh seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China bernama Jhun -Zang, mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di jalan Poros Makale – Mengkendek Km 12 Ge’tengan, Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Sabtu, 17 Juli 2021 pagi. Menurut saksi mata […]

  • Pelaku Percabulan Terhadap 3 Anak Dibawah Umur di Sesean Mesti Dihukum Maksimal

    Pelaku Percabulan Terhadap 3 Anak Dibawah Umur di Sesean Mesti Dihukum Maksimal

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SESEAN — Pengamat masalah sosial kemasyarakatan, Roy Rantepadang meminta aparat penegak hukum untuk menjatuhkan hukuman maksimal terhadap pelaku percabulan terhadap tiga orang anak dibawah umur di Lembang Bori’ Ranteletok, Kecamatan Sesean, Kabupaten Toraja Utara, sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 17 Tahun 2016. Menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 yang merupakan perubahan kedua dari […]

expand_less