Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Panen Raya Jagung “Srikandi Kuning” di SPP Santo Paulus Pala-Pala

Panen Raya Jagung “Srikandi Kuning” di SPP Santo Paulus Pala-Pala

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 27 Nov 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Jumat, 26 November 2021, saat matahari menyinari lokasi Rante Bulo dalam balutan angin semilir, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja, Salvius Pasang, bersama pengurus Yayasan Tani Palisu Padang, Kepala Sekolah SMKS SPP Santo Paulus Makale, para guru dan siswa melaksanakan panen raya bibit jagung “Srikandi kuning” untuk pakan ternak.

Lokasi Rante Bulo dipilih oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja sebagai lahan penangkaran bibit jagung. Kerja sama antar Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja dan SMKS SPP Santo Paulus Makale dilaksanakan sejak 12 Agustus 2021 dengan menanam benih jagung pakan ternak “Srikandi kuning.”

Jagung varietas “Srikandi kuning” digolongkan dalam jagung bermutu dan berprotein tinggi (Quality Protein Maize/QPM) dengan kandungan protein 10,38% serta memiliki kandungan asam lamino dua kali lipat daripada jagung biasa.

Rupinus Misi, penanggung jawab lahan Rante Bulo sekaligus Wakasek SMKS SPP Santo Paulus bidang kurikulum dengan penuh ketelatenan, kerja keras, dan ketekunan bersama kelompok Tani Mekar Mewagi mewujudkan program tersebut. Demikian juga koordinator penyuluh pertanian KabupatenTana Toraja, Josep Paningo dan tim pun terus mengawal dan mensupport dengan sepenuh hati proses penyemaian dan pertumbuhan bibit ini. Selama 105 hari mereka merawat dan memelihara dengan baik pertumbuhan benih jagung sehingga tumbuh subur dan berkualitas.

Bibit jagung pakan ternak “Srikandi kuning” hasil penangkaran SMKS SPP Santo Paulus Makale yang sudah bersertifikat ini selanjutnya akan didistribusikan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja kepada masyarakat. Dalam kegembiraan dan syukur, panen raya pun dilaksanakan sebagai salah satu wujud menghadirkan ketahanan pakan lokal di Kabupaten Tana Toraja.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja, Salvius Pasang dalam sambutannya sebelum panen raya dilaksanakan mengapresiasi kerja keras penanggung jawab lahan Rante Bulo yang telah merealisasikan penangkaran bibit pakan ternak ini.

Salvius sejak awal yakin akan keberhasilan program tersebut kendatipun ada banyak halangan dan hambatan seperti serangan ulat grayak atau ulat tentara (armyworm atau spodopterafrugiperda) dan cuaca yang tidak menentu. Namun dengan kerja keras, ketekunan dan dedikasi yang total berbagai pihak termasuk para siswa akhirnya bisa berhasil dengan baik. Para siswa pun bisa belajar dan mendapatkan ilmu dari proses penangkaran jagung pakan ternak ini.

Salvius juga berjanji akan terus memberikan perhatian bagi pengembangan program-program unggulan seperti ini sebagai langkah konkret menghadirkan ketahapan pangan lokal di Bumi Lakipadada Tana Matari’ Allo ini.

Sementara itu, Camat Makale Utara serta Lurah juga hadir serta mengapresiasi keberhasilan SMKS SPP Santo Paulus Makale menghadirkan benih unggul bagi masyarakat. Pak Camat berjanji akan mendukung terus program-program yang membantu masyarakat mengolah lahan dengan baik dan menghasilkan pendapatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

Paulus Palongongan, selaku Ketua I Yayasan Tani Palisu Padang menyambut gembira panen raya bibit jagung pakan ternak ini. Impiannya bahwa sekolah pertanian ini menjadi salah satu garda terdepan dalam mewujudkan sumber daya manusia lewat pendidikan yang berkualitas di bidang pertanian serta ketahanan pangan lokal yang unggul dan organik akhirnya terwujud dengan baik.

“Semoga ke depan, langkah-langkah strategis untuk menghasilkan produk-produk unggulan terus dikembangkan oleh SMKS SPP Santo Paulus Makale melalui karya kreatif dan inovatif. Semoga dunia pertanian pun menjadi salah satu unggulan Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara di era 4.0 ini,” harap Paulus. (*)

Citizen Reporter: Pastor Aidan P. SidikKetua Umum Yayasan Tani Palisu Padang

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apakah Suhu yang Lebih Dingin dari Biasanya di Toraja Berkaitan dengan Fenomena Aphelion?

    Apakah Suhu yang Lebih Dingin dari Biasanya di Toraja Berkaitan dengan Fenomena Aphelion?

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Selama bulan Juli 2021 masyarakat Toraja merasakan suhu yang lebih dingin pada malam hingga dinihari. Kondisi ini tidak seperti bulan-bulan sebelumnya. Bulan ini, suhu terasa lebih dingin dan banyak masyarakat yang menanyakan apakah suhu dingin di Toraja sebagai dampak dari Aphelion (jarak terjauh bumi dengan matahari) yang beberapa hari ini menjadi perbincangan […]

  • BMKG Pongtiku Prediksi Toraja Masih Diguyur Hujan Hingga September

    BMKG Pongtiku Prediksi Toraja Masih Diguyur Hujan Hingga September

    • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Meski biasanya bulan Agustus hingga Oktober, daerah Toraja mengalami musim kemarau, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas VI Pongtiku Tana Toraja memprediksi, wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara masih diguyur hujan hingga September 2021. Kendati diprakirakan akan terjadi musim kemarau hingga Oktober, namun BMKG Pongtiku Tana Toraja menyebutkan bahwa […]

  • Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana Puji Keindahan Alam Toraja

    Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana Puji Keindahan Alam Toraja

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana menggelar kunjungan kerja ke Kabupaten Tana Toraja, Rabu, 24 Agustus 2022. Rombongan Kapolda tiba di Toraja Rabu siang menggunakan pesawat komersil melalui Bandara Toraja dan disambut langsung Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeq. Rombongan Kapolda langsung menuju Mapolres Tana Toraja di Makale dan […]

  • Tak Seperti Tana Toraja, Pemkab Toraja Utara Tetap Pakai Tenaga Honorer Tahun 2023

    Tak Seperti Tana Toraja, Pemkab Toraja Utara Tetap Pakai Tenaga Honorer Tahun 2023

    • calendar_month Sen, 3 Apr 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Tidak seperti Pemkab Tana Toraja yang sudah merumahkan tenaga kontrak daerah (TKD/honorer) sejak awal tahun 2023, pemerintah Kabupaten Toraja Utara tetap memakai jasa TKD tahun 2023. Bahkan, Pemkab Toraja Utara sudah membayar gaji sebagian tenaga TKD yang sudah mendapat SK (surat keputusan). “Ada kami anggarakan (gaji TKD) di APBD tahun 2023. 12 […]

  • Perayaan Natal Pemuda Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Jayawijaya Dikemas dalam Drama Musikal

    Perayaan Natal Pemuda Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Jayawijaya Dikemas dalam Drama Musikal

    • calendar_month Ming, 4 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, WAMENA —  Pemuda Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Jayawijaya menggelar perayaan Natal tahun 2022 di Gedung Tongkonan Wamena, Sabtu, 3 Desember 2022. Perayaan Natal tersebut turut dihadiri sejumlah organisasi kepemudaan yang ada di Jayawijaya, Kepala Kesbangpol Jayawijaya, Perwakilan Kapolres dan Dandim 1702 Jayawijaya, Anggota DPRD, serta perwakilan Cipayung dan masyarakat Toraja. Ibadah Natal PIKT […]

  • 3 Bulan di Tenda Pengungsian, Gereja Toraja Akan Bangun 26 Huntara untuk Korban Banjir Bandang di Malangke, Luwu Utara

    3 Bulan di Tenda Pengungsian, Gereja Toraja Akan Bangun 26 Huntara untuk Korban Banjir Bandang di Malangke, Luwu Utara

    • calendar_month Sel, 28 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MALANGKE — Crisis Centre Gereja Toraja akan segera membangun hunian sementara (Huntara) untuk 26 Kepala Keluarga korban banjir di Malangke’, Luwu Utara, yang selama tiga bulan terakhir bertahan hidup di tenda pengungsian. “Bertahan di tenda pengungsian dengan berbagai keterbatasan sangat memilukan, apalagi dalam waktu yang lama. Tetapi yang lebih memprihatinkan adalah mereka kehilangan pekerjaan. […]

expand_less