Tim INA Garuda Mine Rescue yang Dilatih Putra Toraja Harumkan Nama Indonesia Pada Kompetisi MERC di Australia

KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Tim INA Garuda Mine Rescue berhasil mengharumkan nama Indonesia pada kompetisi Mining Emergency Response Competition (MERC) di Perth, Autralia.

Pada kompetisi MERCH yang digelar selama tiga hari (24-26 November 2023) di Taman Langley Kota Perth, Australia itu, Tim INA Garuda Mine Rescue berhasil memenangkan beberapa kategori.

Adapun kategori yang mereka raih adalah Juara 1 Kategori Vertical Rescue, Best Team Spirit, Juara 2 kategori Hazardous Materials, dan Juara 3 kategori Fire fighting and Breathing Apparatus.

MERC adalah kompetisi nirlaba yang memberikan pelatihan penyelamatan darurat kelas dunia dan peluang pengembangan keterampilan bagi tim sukarelawan penyelamat yang berada di tambang.

“Dalam pertemuan dengan Konjen RI Perth di Aula KJRI Perth, Senin, 27 November 2023, Konjen menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi tim dalam kejuaraan bergensi keamanan tambang yang telah diselenggarakan selama 14 tahun di Perth dan diikuti oleh sejumlah tim perwakilan perusahaan besar negara-negara maju seperti Rio Tinto, BHP, Newmont dan Regis Resources,” tutur Fredy Tandilolo, Istruktur Tim.

Baca Juga  Dari Rapat Pansus LKPJ, 35 Lembang di Tana Toraja Belum Laporkan ADD Tahun 2023

Dikatakan Fredy Tandilolo, Kompetisi MERC tahun 2023 merupakan kompetisi pertama yang diikuti oleh Tim INA Garuda Mine Rescue.

“Walaupun ini merupakan kompetisi pertama, partisipasi Tim INA Garuda Mine Rescue yang hampir seluruh anggotanya berasal dari Perhimpunan Profesi Penyelamat di Bidang Pertambangan dan Energi Indonesia (PERTAPINDO) diapresiasi oleh penyelenggara dan peserta lain,” terang Fredy yang asli putra Toraja ini.

Fredy lebih lanjut menuturkan bahwa Ketua Tim dan seluruh anggota tim sangat bangga dapat mengharumkan nama Indonesia serta mempromosikan kemampuan SDM yang dimiliki Indonesia di bidang keselamatan dan tanggap darurat.

“Tim yang berkompetisi berpartisipasi dalam serangkaian skenario realistis yang mencakup semua disiplin ilmu tanggap darurat; penyelamatan kecelakaan di jalan raya, respon material berbahaya (hazardous materials), penyelamatan vertikal, pemadaman kebakaran, ruang terbatas, kesiapan tim darurat serta pertolongan pertama,” urai Fredy.

Baca Juga  Theofilus: Bukan Saya yang Hapus Honorer, Tapi Undang-Undang

Menurut Fredy, pada Rabu, 29 November 2023, dia dan Tim INA Garuda Mine Rescue diterima KAIT Mineral dan Batubara Kementerian ESDM di Kantor Pusat Jakarta. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

Komentar