Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tana Toraja » Theofilus Allorerung Sampaikan Pidato Sambutan Sebagai Bupati Tana Toraja di DPRD, Begini Isinya

Theofilus Allorerung Sampaikan Pidato Sambutan Sebagai Bupati Tana Toraja di DPRD, Begini Isinya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 1 Mar 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sidang Paripurna DPRD Tana Toraja dalam rangka penyampaian Pidato Sambutan Sebagai Bupati Tana Toraja digelar di ruang Paripurna Kantor DPRD Tana Toraja, Senin, 1 Maret 2021.

Pidato sambutan diawali dengan agenda penandatanganan berita acara dan serah terima jabatan Bupati dari PLH Bupati Tana Toraja Samuel Tande Bura kepada Bupati dan Wakil kil Bupati Tana Toraja yang baru saja dilantik Theofilus Allorerung dan dr. Zadrak Tombeg Sp.A.

Pidato sambutan ini merupakan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri RI berdasarkan Surat Mendagri No.131/966 OTDA bahwa selanjutnya Bupati yang telah dilantik agar menyampaikan pidato sambutan sebagai Bupati pada Sidang Paripurna masing-masing DPRD, setelah melakukan serah terima pada hari yang sama.

Mengawali pidatonya, Theofilus Allorerung mengapresiasi DPRD Tana Toraja yang telah menfasilitasi rapat paripurna pidato sambutan sebagai Bupati Tana Toraja. “Ini menunjukkan awal kerjasama yang baik dan harmonis antara Bupati/Wakil Bupati dan DPRD Tana Toraja,” katanya.

Theofilus Allorerung mengatakan Pilkada telah berlangsung dengan baik dan itu harus disyukuri meski ada beberapa hal yang menuntut kearifan bersama untuk melihat bahwa proses ini bagian proses demoktratisasi. Perbedaan pendapat yang terjadi selama ini hanyalah sebuah dinamika untuk melihat Tana Toraja yang baik ke depan. Olehnya itu hati pikiran harus tertujuh untuk masyarakat dan kesejahteraan daerah ini.

“Olehnya itu, Pilkada harus ditinggalkan dan menuju pada suatu gerakan bersama, langkah bersama, tindakan bersama, pikiran yang sama, dan sikap bersama membangun Tana Toraja ke depan,” ujarnya.

Dalam rangka percepatan kesejahteraan masyarakat di daerah diperlukan upaya pengembangan potensi daerah, diperlukan upaya peningkatan peran dan pemberdayaan masyarakat dan gerakan meningkatkan daya saing daerah, sehingga dalam proses Pilkada yang lalu Theo-Zadrak mengusung Visi “Bangkit, Produktif, Tangguh Menuju Tatanan Kehidupan Yang Baru”.

Di tengah pandemi Covid-19, seluruh tatanan dan segmen kehidupan mengalami stagnasi dan degradasi sehingga membutuhkan sikap, pikiran, kecerdasan dan Kearifan bersama untuk bangkit dari situasi keterpurukan dan terdegradasi akibat Pandemi Covid-19 ini.

“Masyarakat harus terus membangun produktifitas dalam seluruh segmen kehidupan dan seluruh bidang profesi yang ada, ASN tidak boleh diam dan lengah, harus produktif melayani dan mendorong masyarakat untuk menata dan membangun kehidupan yang lebih produktif pula. Petani dan buruh juga harus melakukan langkah-langkah yang bisa meningkatkan produktifitas,” tegas Theofilus.

Untuk membangun Visi “Bangkit, Produktif, Tangguh menuju Tatanan Kehidupan Yang Baru”, Theo-Zadrak merumuskan dalam 7 misi dan 20 program strategis yang dalam waktu dekat akan diserahkan ke DPRD untuk dijadikan landasan perencanaan dan kebijakan yang kuat tentang penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Pemerintahan ke depan akan ditata menuju e-government sehingga masyarakat bisa menikmati bentuk pelayanan pemerintahan yang terkoordinasi, yang terharmonisasi dan terkoneksi dalam satu sistem sistem penyelenggaraan yang satu mulai dari Bupati hingga tingkat pemerintahan tingkat Lembang/RT/RW. Tidak boleh ada yang keluar dari sistem dan standar operasional prosedur yang ada, Kepala OPD tidak boleh lagi pura-pura tidak tahu SOP dari setiap pekerjaan. Tata kelola pemerintahan akan terus didorong untuk lebih efisien dan efektif,” ujarnya lebih lanjut.

100 hari kerja pertama, pemerintah masih akan serius pada penanganan Covid-19 dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dengan membangun kesadaran tetapi tidak mengabaikan tugas pokok dan fungsi setiap OPD yang ada.

“Serahkan pada ahlinya yang menangani masalah Covid-19, jangan seluruhnya diarahkan pada pencegahan tapi perhatian akan diarahkan pada penanganan dampak Covid-19,” tegas Theofilus.

RSUD Lakipadada, lanjut Theofilus, akan dijadikan sebagai pusat rujukan Covid-19, sehingga RS Fatimah dan Sinar Kasih akan melayani pasien non Covid-19 untuk evisiensi penanganan dan efektivitas pencegahan Covid-19. Minimal 30 persen dari fasilitas tempat tidur RSUD Lakipadada disiapkan untuk perawatan pasien Covid-19.

“Covid-19 memang nyata, tapi tidak perlu kita harus takut berlebihan, tugas kita adalah meningkatkan kewaspadaan masyarakat untuk tetap patuh pada protokol kesehatan sehingga produktifitas bisa jalan dan protokol kesehatan jalan,” Theofilus mengingatkan.

Akselerasi akan terus didorong dengan mendorong semua sektor termasuk pariwisata sehingga 10 sampai 15 tahun ke depan Toraja jadi pusat penelitian internasional. “Untuk pendidikan, Guru tidak boleh ikut isolasi mandiri diri di rumah tapi harus ada di sekolah memonitor kegiatan dan berkoordinasi dengan orang tua murid dan secara bertahap sekolah tatap muka akan di buka di daerah-daerah zona hijau,” urainya.

Dalam rangka memperkuat dan memperkokoh ekonomi daerah yang bersifat mikro, mengembangkan potensi usaha kecil menengah akan didorong, sehingga Pasar Seni akan dijadikan Pusat Workshop pelatihan untuk pengrajin – pengrajin dan UMKM untuk dipersiapkan menjadi sentra – sentra produk UMKM menuju terbentuknya Lembang Wisata.

Theo-Zadrak membuka diri terhadap nasehat, masukan dan teguran, sepanjang itu dalam norma nilai adat, budaya, agama, dan demi kepentingan daerah.

“Terimakasih kepada Bapak Nicodemus Biringkanae dan Victor Datuan Batara yang telah memimpin daerah ini dalam 5 tahun terakhir. Kami percaya bahwa Bapak berdua telah bekerja maksimal untuk daerah ini. Oleh karena itu kami akan teruskan yang bisa kami teruskan dan kami akan mengelaborasi yang perlu dielaborasi bukan karena senang dan tidak senang tapi semata – mata demi daerah yang kita cintai,” ujar Theofilus.

“Terimakasih atas kebersamaan kita didalam masa-masa politik melalui Pilkada serentak 2020. Juga kepada Albert Patarru dan Jhon Diplomasi. Kalian punya mimpi dan harapan yang sama untuk membangun Tana Toraja, mari bersama-sama satukan untuk daerah yang kita cintai,” pungkas Theofilus. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UKI Toraja Tanam 60 Ribu Bibit Tanaman Buah di 100 Lembang dan Kelurahan

    UKI Toraja Tanam 60 Ribu Bibit Tanaman Buah di 100 Lembang dan Kelurahan

    • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA, RANTEPAO — Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja melalui Lumbung Diakonia Crisis Center Gereja Toraja menerima bantuan 60.000 pohon tanaman buah dari Luhut Binsar Panjaitan (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia). Ketua 1 BPS Gereja Toraja, Pdt Alfred Anggui mengatakan bantuan ini adalah apresiasi Luhut Binsar Panjaitan terhadap Lumbung Diakonia Crisis Center Gereja Toraja […]

  • Salvius Pasang Resmi Dilantik Menjadi Sekda (Definitif) Toraja Utara

    Salvius Pasang Resmi Dilantik Menjadi Sekda (Definitif) Toraja Utara

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Setelah menjabat Penjabat Sekretaris Daerah Toraja Utara kurang lebih enam bulan, Salvius Pasang, SP, MP, akhirnya resmi dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Toraja Utara, Rabu, 28 September 2022. Proses Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Prałama Sekretaris Daerah Toraja Utara, itu dipimpin Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang di Ruang Pola […]

  • Selain Insfrastruktur, Warga Simbuang-Mappak Juga Keluhkan Kehadiran Guru ASN di Sekolah

    Selain Insfrastruktur, Warga Simbuang-Mappak Juga Keluhkan Kehadiran Guru ASN di Sekolah

    • calendar_month Jum, 9 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SIMBUANG — Selain persoalan infrastruktur jalan yang masih menjadi masalah utama masyarakat  Simbuang – Mappak, Tana Toraja, ternyata banyak persoalan lain yang dianggap luput dari perhatian pemerintah daerah. Persoalan tersebut adalah terkait dengan kedisiplinan guru-guru yang bertugas di sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Simbuang. Juga layanan kesehatan. Masyarakat mengeluh banyak guru di Kecamatan […]

  • BNNK Tana Toraja Ungkap Bandar Besar Jaringan Sidrap, Toraja Darurat Narkoba?

    BNNK Tana Toraja Ungkap Bandar Besar Jaringan Sidrap, Toraja Darurat Narkoba?

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Toraja sepertinya sudah benar-benar darurat narkoba. Betapa tidak, hanya dalam waktu 3 hari di bulan Februari 2023, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja berhasil mengungkap dua kasus peredaran narkoba; dan salah satunya merupakan bandar besar jaringan Sidrap. Yang satunya, jaringan Walenrang. Lebih menyedihkan lagi, jaringan ini melibatkan warga lokal Toraja. Hal […]

  • Mengenal Sososk Uskup Agung Baru Keuskupan Agung Makassar, Mgr Fransiskus Nipa

    Mengenal Sososk Uskup Agung Baru Keuskupan Agung Makassar, Mgr Fransiskus Nipa

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Mgr. Fransiskus Nipa resmi dilantik menjadi Uskup Agung Keuskupan Agung Makasssar (KAMS) dalam Missa Possessionis Canocicae pada Kamis, 17 Oktober 2024 di Gereja Katedral Makassar. Tongkat pimpinan penggembalaan Keuskupan Agung Makassar diserahkan langsung oleh Mgr. John Liku-Ada’ kepada Mgr. Fransiskus Nipa dalam prosesi yang sakral dan agung. Mgr. Fransiskus Nipa adalah uskup ke-6 dari Keuskupan […]

  • Dicari Sejak Kamis Malam, Anak yang Diduga Jatuh ke Sungai Sa’dan, Belum Ditemukan

    Dicari Sejak Kamis Malam, Anak yang Diduga Jatuh ke Sungai Sa’dan, Belum Ditemukan

    • calendar_month Jum, 31 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Keluarga dan warga terus melakukan pencarian terhadap seorang anak berusia 12 tahun bernama Yokal, yang diduga jatuh dan terbawa arus sungai Sa’dan di Buntu Buaya, Lembang Tadongkon, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara. Yokal diduga jatuh ke sungai pada Kamis siang hingga malam, 30 Desember 2021. Sejak dinyatakan hilang, warga dan keluarga melakukan pencarian […]

expand_less