Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tana Toraja » Terungkap di Paripurna LKPj, 5 Puskesmas di Tana Toraja Tidak Memiliki Dokter

Terungkap di Paripurna LKPj, 5 Puskesmas di Tana Toraja Tidak Memiliki Dokter

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja menggelar rapat paripurna dalam rangka penyerahan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Tana Toraja, tahun anggaran 2023.

Paripurna itu membahas tentang dana operasional Puskesmas tahun anggaran 2023 sebanyak Rp 21 miliar. Rapat ini berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Tana Toraja, Kamis, 25 April 2024.

Dihadiri semua Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) yang ada di Tana Toraja sebanyak 22 Puskesmas, masing-masing perwakilan PKM menguraikan jumlah anggaran yang masuk di Puskesmas tempat mereka bekerja.

Dana operasional Puskesmas tahun anggaran 2023 ini dialokasikan ke setiap Puskesmas untuk dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) serta Insentif Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM).

Selain menguraikan anggaran, masing-masing perwakilan PKM juga menyampaikan kendala yang dialami.

Mayoritas dari perwakilan menyampaikan kendala berupa minimnya tenaga kerja baik pengelolah administrasi, keuangan maupun tenaga medis sehingga beberapa hal tidak dapat dilakukan secara maksimal pada setiap Puskesmas.

Selain itu ada juga lima Puskesmas di Tana Toraja yang tidak memiliki Dokter, diantaranya Puskesmas Rantetayo, Madandan, Ratte, Kondoran, dan Rantealang.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Kabupaten Tana Toraja, Welem Sambolangi, menegaskan akan meminta kepada pemerintah daerah untuk pemerataan tenaga kerja di setiap unit pelayanan kesehatan yang ada di Tana Toraja.

Lanjut Welem, terkait permasalahan yang mayoritas dialami setiap Puskesmas, dibutuhkan inovasi dari setiap kepala puskesmas, untuk memaksimalkan penggunaan anggaran.

“Setiap Kepala Puskesmas harus berani. Silahkan berinovasi untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan, jangan karena pesoalan fasilitas, jangan karena persoalan anggaran sehingga pasien terlantar,” ucap Welem.

Selain itu, dalam penyampaiannya, Ketua DPRD Tana Toraja juga akan mengusahakan supaya tunjangan kepada setiap tenaga kerja itu ditingkatkan sehingga pelayanan pada setiap puskesmas nantinya lebih maksimal.

“Kami akan konsultasisakan ke kementrian kesehatan agar tunjangan setiap tenaga puskesmas untuk dimaksimalkan supaya kesejahteraan tenaga kerja puskesmas lebih terjamin sehingga nantinya pelayanan kesehatan semakin baik karena ini menyangkut kesehatan dan kesejahteraan banyak orang,” pungkas Welem. (*)

Penulis: Indra
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBD Toraja Utara Tahun 2022 Diproyeksi Rp 1,040 Triliun, PAD Rp 69,8 Miliar

    APBD Toraja Utara Tahun 2022 Diproyeksi Rp 1,040 Triliun, PAD Rp 69,8 Miliar

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah dan DPRD Kabupaten Toraja Utara menyepakati proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 sebesar Rp 1.040.081.739.700. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditarget sebesar Rp 69.840.640.900. Jumlah proyeksi APBD dan PAD ini disepakati setelah tujuh Fraksi di DPRD Toraja Utara menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD dan Nota Keuangan […]

  • Antisipasi Virus ASF, Pedagang Dilarang Memasukkan Babi dari Luar Daerah ke Toraja Utara

    Antisipasi Virus ASF, Pedagang Dilarang Memasukkan Babi dari Luar Daerah ke Toraja Utara

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Untuk mengantisipasi wabah virus African Swine Fever (ASF) atau demam Africa, pemerintah Kabupaten Toraja Utara melarang perusahaan, pedagang, peternak atau perorangan memasukkan ternak babi ke wilayah Kabupaten Toraja Utara. Larangan ini berlaku sejak 26 April 2023. Selain hewan, para pedagang maupun peternak babi di Toraja Utara juga dihimbau untuk membeli pakan ternak […]

  • Pemda Tana Toraja Tutup Tambang Pasir Ilegal di Makale Selatan

    Pemda Tana Toraja Tutup Tambang Pasir Ilegal di Makale Selatan

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penutupan Tambang Pasir Ilegal di Makale Selatan oleh Tim Terpadu Pemda Tana Toraja. (Foto: Diskominfo)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja mengambil langkah tegas menutup tambang pasir ilegal yang selama ini beroperasi di sepanjang bantaran Sungai Sa’dan tepatnya di Kelurahan Sandabilik, Kecamatan Makale Selatan. Penutupan tambang pasir ilegal dilakukan pada Sabtu 25 […]

  • TP PKK Kabupaten Memberamo Raya Jajaki Kerja Sama dengan TP PKK Tana Toraja

    TP PKK Kabupaten Memberamo Raya Jajaki Kerja Sama dengan TP PKK Tana Toraja

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Tim Penggerak PKK Kabupaten Memberamo Raya, Provinsi Papua menjajaki kerja sama dengan TP PKK Kabupaten Tana Toraja. Kerja sama dijalin dalam mendukung pemerintah di dua kabupaten ini dalam melaksanakan berbagai bidang pembangunan, tidak hanya yang terkait dengan pembinaan perempuan dan keluarga. Tanda-tanda kerja sama ini terlihat dalam kunjungan tak resmi Ketua TP […]

  • Lagi, Kepala Lembang Diperiksa karena Judi Sabung Ayam di Wilayahnya

    Lagi, Kepala Lembang Diperiksa karena Judi Sabung Ayam di Wilayahnya

    • calendar_month Minggu, 7 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepala Lembang Palesan, Kecamatan Rembon, Sukarsan Barapadang, diperiksa Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tana Toraja, karena ada praktek judi sabung ayam di wilayahnya, tapi dia tidak melaporkannya kepada aparat kepolisian. Selain Sukarsan, polisi juga memeriksa penanggung jawab acara adat Rambu Solo’ yang bertempat di Dusun Sese Salu Selatan, Lembang Palesan, Marthen Luther […]

  • Dikepung Tanah Longsor, Pemda dan DPRD Tana Toraja Didesak Tuntaskan Ranperda Mitigasi dan Penanggulangan Bencana

    Dikepung Tanah Longsor, Pemda dan DPRD Tana Toraja Didesak Tuntaskan Ranperda Mitigasi dan Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Mitigasi Bencana merupakan hal yang sangat penting bagi daerah dengan tingkat kerawanan tinggi, seperti Tana Toraja dan Toraja Utara. Apakah kedua daerah tersebut sudah memiliki aturan dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang Mitigasi dan Penanggulangan Bencana? KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dan DPRD didesak segera menuntaskan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Mitigasi dan […]

expand_less