Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Tana Toraja » Terkendala Anggaran, Penanganan Wabah Babi di Tana Toraja Jalan di Tempat

Terkendala Anggaran, Penanganan Wabah Babi di Tana Toraja Jalan di Tempat

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPRD Tana Toraja dengan Dinas Pertanian Tana Toraja. (Foto: Arsyad-Kareba Toraja)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Wabah babi yang melanda Tana Toraja beberapa bulan terakhir terus menjadi keresahan di tengah masyarakat.

Mirisnya, Pemda Tana Toraja belum bisa memastikan jenis penyakit babi tersebut apakah ASF atau Kolera atau jenis penyakit lainnya.

Hal ini dikarenakan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja belum melakukan uji laboratorium untuk memastikan jenis penyakit pada babi tersebut.

Dihadapan Komisi II DPRD Tana Toraja dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin 15 Juni 2026, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Yohanis Some mengatakan pihaknya belum mengirim sampel untuk uji laboratorium jenis penyakit babi di Tana Toraja karena terkendala anggaran sehingga jenis penyakit babi belum bisa diketahui.

Tak hanya itu, Dinas Pertanian juga mengaku tidak lagi memiliki vaksin maupun disinfektan untuk penanganan wabah virus babi. Bantuan disinfektan dari Anggota DPRD Provinsi Sulsel Yuniana Mulyana sebanyak 400 liter habis dalam waktu satu hari.

Meski Pemda sudah menerbitkan edaran untuk antisipasi penyebaran wabah namun faktanya, di lapangan tidak berjalan optimal.

Upaya pencegahan lewat swiping atau pemeriksaan di Perbatasan Kabupaten dengan melintasi lintas OPD belum dilakukan padahal hal ini menjadi salah satu langkah deteksi dini babi yang terjangkit virus bisa dicegah masuk ke Tana Toraja.

Juga sosialisasi pencegahan virus babi dengan turun langsung ke peternak juga belum dilakukan oleh Dinas terkait.

Hal ini kemudian menjadi atensi Komisi II DPRD Tana Toraja karena penyakit babi saat ini menjadi keresahan di Tana Toraja.

Menurut Komisi II, jenis penyakit babi yang sedang mewabah penting untuk segera diketahui agar langkah – langkah penanganan dan pencegahan segera bisa dilakukan.

Rapat Komisi II DPRD Tana Toraja yang dipimpin Ketua Komisi II Semuel Tandirerung (Nasdem) dan dihadiri Anggota Komisi II Yulius Paturu (Perindo) Marthen Taruk Bua (Gerindra) Wilyam Martono (Demokrat) Esra Padatu (Demokrat) dan Stepanus Maluangan (PDIP) merekomendasikan Pemda untuk segera mengalokasikan anggaran untuk penanganan wabah babi di Tana Toraja.

Semuel Tandirerung menyebut, Pemda harus segera melakukan intervensi anggaran agar Dinas terkait bisa segera melakukan upaya pencegahan dan penanganan.

Komisi II DPRD Tana Toraja juga meminta Dinas Pertanian dengan segala potensi dan sumber daya yang ada harus segera turun melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan agar masyarakat tidak terus resah dengan kondisi yang ada. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditangkap Warga di Makale karena Diduga Penculik Anak, Ternyata Pelaku Pedofilia

    Ditangkap Warga di Makale karena Diduga Penculik Anak, Ternyata Pelaku Pedofilia

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Seorang tukang ojek berinisial ST, 21 tahun asal Makale Selatan ditangkap warga di Botang, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Selasa, 5 September 2023 petang. Video penangkapan ST ini sempat viral di media sosial karena diduga sebagai pelaku penculikan anak-anak. Polisi yang menerima laporan warga langsung bergerak ke tempat kejadian perkara dan mengamankan […]

  • Bupati Toraja Utara Ingatkan Rumah Sakit: Pasien BPJS Harus Dinomorsatukan

    Bupati Toraja Utara Ingatkan Rumah Sakit: Pasien BPJS Harus Dinomorsatukan

    • calendar_month Sel, 30 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    “Semua rumah sakit yang ada di wilayah hukum saya (Toraja Utara), saya tidak mau dengar bahwa itu BPJS, tunggumi dulu. Tidak boleh itu. Nda boleh. Justru peserta BPJS itu yang harus dinomorsatukan, karena itu tanggungan pemerintah (kelas III). Jangan malah dilayani di belakang, nggak boleh. Ya, saya harap tidak ada begitu di rumah sakit-rumah sakit […]

  • Mobil Rental Hilang yang Sempat Viral di Medsos Ditemukan, Pelakunya Ditangkap

    Mobil Rental Hilang yang Sempat Viral di Medsos Ditemukan, Pelakunya Ditangkap

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Mobil minibus Avanza warna silver dengan nomor polisi DP 1966 JM milik Oktovianus Kede Tembo, warga Makale, Tana Toraja, yang dilaporkan hilang dan dibawa lari oleh penyewa, kini ditemukan. Unit Reserse Mobile (Resmob) Polres Tana Toraja menemukan mobil tersebut di sebuah bengkel di jalan Asoka Sengkang, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulsel, Kamis, […]

  • BPS Gereja Toraja Gelar Rapat Kerja I Periode 2021-2026

    BPS Gereja Toraja Gelar Rapat Kerja I Periode 2021-2026

    • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Pengurus Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja menggelar Rapat Kerja I, periode 2021-2026 di Pusat Pelayanan Tangmentoe, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara. Rapat Kerja I yang mengusung tema: Gereja Toraja Satu dalam Pelayanan Bersama ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 11-13 Januari 2022. Rapat Kerja Gereja Toraja I ini dibuka oleh […]

  • Dokter Gizi Klinik RS Elim Rantepao Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Masyarakat

    Dokter Gizi Klinik RS Elim Rantepao Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Dokter Gizi Klinik RS Elim Rantepao memberikan pelayanan kepada pasien. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — RS Elim Rantepao Komitmen untuk terus meningkatkan layanan kesehatan masyarakat melalui pengembangan pelayanan Dokter Gizi Klinik. Layanan ini ditujukan untuk membantu pasien dalam mengelola masalah nutrisi, mulai dari pengaturan pola makan, konsultasi gizi terapeutik, hingga pendampingan pasien dengan penyakit […]

  • Satu Karyawan Asal Toraja Selamat dari Pembantaian KKB di Puncak Papua, 8 Lainnya Tewas

    Satu Karyawan Asal Toraja Selamat dari Pembantaian KKB di Puncak Papua, 8 Lainnya Tewas

    • calendar_month Sab, 5 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TIMIKA — Nelson Sarira, salah satu karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) asal Toraja, selamat dari pembantaian oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Jenggeran, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu, 2 Maret 2022. Nelson Sarira berhasil dievakuasi aparat keamanan dari lokasi kejadian menggunakan helikopter pada Sabtu, 5 Maret 2022 ke Timika, Papua. […]

expand_less