Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Sudah 46 Kasus, 2 Meninggal karena DBD, Pemkab Toraja Utara Intensifkan Fogging

Sudah 46 Kasus, 2 Meninggal karena DBD, Pemkab Toraja Utara Intensifkan Fogging

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 26 Jun 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, melalui Dinas Kesehatan, mengintensifkan fogging di beberapa lokasi yang beresiko (dengan jumlah kasus tinggi) terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hingga 23 Juni 2021, Dinas Kesehatan mencatat 46 kasus DBD di seluruh wilayah Kabupaten Toraja Utara dengan dua korban meninggal dunia selama tahun 2021.

“Menindaklanjuti arahan Pak Bupati waktu rapat koordinasi di Marante, kami telah melaksanakan fogging di semua lokasi yang sudah terpapar dengan kasus demam berdarah,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara, Elisabeth Zakaria, Sabtu, 26 Juni 2021.

Selain fogging, kata Elisabeth, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat bagaimana menjaga kebersihan lingkungan. Karena fogging hanya mematikan nyamuk dewasa tapi telurnya tidak mati. Itu sebabnya dibutuhkan upaya secara sistematis dengan Gerakan 3M (Menutup-Menguras-Mengubur).

Baca: Fogging Tak Menyelesaikan Masalah DBD, Lakukan Gerakan 3M Plus

Fogging dilakukan di sejumlah titik beresiko, seperti Kelurahan Pasele, Kelurahan Rantepasele, Kelurahan Tagari Tallunglipu, dan Kecamatan Kesu’.

“Penanganan demam berdarah itu tidak bisa main-main. Intinya harus betul-betul memelihara kebersihan lingkungan. Kita bersyukur Bapak Bupati sangat perhatian tentang kesehatan, terutama kebersihan lingkungan. Mudah-mudahan dengan adanya fogging ini masyarakat akan tergugah bahwa demam berdarah berbahaya,” tegas Elisabeth.

Dia menyebut, fogging dilaksanakan hanya untuk mematikan nyamuk dewasa tetapi telur nyamuk tidak akan mati. “Fogging tidak menyelesaikan masalah. Karena itu mari kita bersama-sama memelihara kebersihan lingkungan,” katanya. (*)

Penulis: Papa Rey
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Suhu di Toraja Terasa Lebih Panas Beberapa Hari Ini?

    Mengapa Suhu di Toraja Terasa Lebih Panas Beberapa Hari Ini?

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Beberapa hari belakangan ini, warga Tana Toraja maupun Toraja Utara mengeluhkan suhu yang terasa lebih panas dan terik, terutama pada siang hari. Bahkan suhu pada malam hari di daerah perkotaan juga terasa panas. Sejumlah warga mengeluh merasa gerah dan tidak kurang nyaman. Apakah hal ini merupakan fenomena alam yang normal? Padahal secara […]

  • Pemkab dan DPRD Tana Toraja Tak Mau Tanda Tangani Penolakan Geotermal Bittuang

    Pemkab dan DPRD Tana Toraja Tak Mau Tanda Tangani Penolakan Geotermal Bittuang

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Arsyad/Monic
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sejumlah elemen masyarakat dan organisasi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Toraja Tolak Geotermal diantaranya Masyarakst Adat Balla, Se’seng Pali dan Bittuang, Pemuda Bittuang, Forum Mahasiswa Toraja, Aliansi Masyarakat Toraja (AMAN TORAYA), PPGT, Masyarakat Tongkonan dan sejumlah elemen lainnya menggelar unjuk rasa di Kantor DPRD Tana Toraja, Kamis, 19 Februari 2026. Aliansi ini […]

  • Upacara Peringatan Hardiknas, Guru dan Siswa di Toraja Utara Kenakan Pakaian Adat

    Upacara Peringatan Hardiknas, Guru dan Siswa di Toraja Utara Kenakan Pakaian Adat

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2024 di Lapangan Bakti Rantepao, Kamis, 2 Mei 2024. Upacara yang dipimpin Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong ini mengambil tema “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”. Yang unik dari upacara Hardiknas tahun 2024 ini adalah hampir semua peserta upacara […]

  • Tiga Bulan Gaji TKD dan Aparat Lembang Toraja Utara Belum Dibayarkan

    Tiga Bulan Gaji TKD dan Aparat Lembang Toraja Utara Belum Dibayarkan

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sebagian besar dari para tenaga kontrak daerah (TKD) atau honorer ini sudah tidak bekerja lagi di tahun 2022 akibat kebijakan rasionalisasi yang dilakukan Pemkab Toraja Utara. Namun, gaji mereka selama tiga bulan, Oktober-Desember 2021 ternyata belum dibayarkan. KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan warga yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Toraja Utara […]

  • Satu Penumpang Hilang dalam Laka Lantas di Salubarani, Belum Ditemukan

    Satu Penumpang Hilang dalam Laka Lantas di Salubarani, Belum Ditemukan

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SALUBARANI — Meski sudah dilakukan pencarian sejak Minggu, 20 Maret 2022 pagi hingga malam, salah satu penumpang minibus Toyota Innova, yang terjungkal ke sungai di Salubarani, belum ditemukan. Penumpang yang belum ditemukan itu bernama Amata Bitticaca atau Mama Rara, perempuan berusia 61 tahun, warga Rantepao, Toraja Utara. Selain satu korban yang masih belum ditemukan, […]

  • Lembaga Adat Akan Dibentuk Secara Resmi di Kabupaten Toraja Utara

    Lembaga Adat Akan Dibentuk Secara Resmi di Kabupaten Toraja Utara

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Lembaga adat yang selama ini hanya ada di lembang/wilayah adat tertentu akan disatukan menjadi Lembaga Adat Masyarakat Toraja Utara. Lembaga adat tingkat kabupaten itu akan dibentuk pemerintah. “Kita akan membentuk Lembaga Adat Kabupaten, dimana susunan pengurus dan anggotanya berasal dari perwakilan dari tiap-tiap Lembang, dimana 2-3 tokoh masyarakat perwakilan dari Lembang akan […]

expand_less