Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Objek Wisata » Refleksi Pariwisata Toraja; Ekspetasi vs Realita

Refleksi Pariwisata Toraja; Ekspetasi vs Realita

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Demianus

TORAJA merupakan daerah dengan kantong pariwisata yang populer dengan keindahan alam dan kekayaan nilai adat istiadatnya. Hal ini dikenal luas oleh masyarakat, sehingga tidak jarang wisatawan berkunjung ke daerah ini, baik lokal maupun mancanegara.

Ditengah upaya pemerintah melakukan pembenahan lewat peningkatan mutu dan standar pariwisata, belakangan ini beredar video yang tidak senonoh tindakan sekelompok anak kecil terhadap pengunjung yang terjadi di salah satu destinasi Wisata di kabupaten Tana Toraja, tepatnya di Objek Wisata Tilanga yang berada di Keluran Sarira, Kecamatan Makale Utara.

Dalam unggahan video yang tersebar di media terdengar teriakan dengan bahasa rasis dan tidak senonoh disampaikan oleh sekelompok anak kecil kepada pengunjung. Kejadian tersebut  menuai reaksi dari masayarakat dan  menganggap bahwa hal tersebut tidak sepantasnya terjadi apalagi di kawasan objek Wisata.

Melihat persoalan tersebut PMKRI Cabang Toraja  menilai bahwa kejadian itu tidak terlepas dari gagalnya upaya pemerintah daerah Kabupaten Tana Toraja dalam membangun mindset masyarakat lewat gerakan “Masayarakat Sadar Wisata”.

PMKRI juga menyampaikan terimakasih kepada pemilik akun youtube yang telah mempublikasikan kejadian tersebut, sehingga ini menjadi kritikan terbuka terhadap pemerintah bahwa selama ini salah satu penghambat kemajuan wisata Toraja terletak pada rendahnya SDM masayarakat dalam memahami konsep pariwisata.

Sebagai daerah dengan potensi pariwisata, sudah seharusnya pemerintah daerah mengambil langkah lewat penguatan regulasi yang selama ini sudah dibuat, seperti Perda Rancangan Induk Pembangunan Pariwisata Tana Toraja yang sudah dtetapkan tahun kemarin yang didukung UU No 10 tahun 2009 sebagai panduan program pariwisata.

Ke depan pemerintah juga perlu melakukan evaluasi menyeluruh pada sistem di bidang pariwisata karena hal ini dilihat sebagai salah satu sentra yang berpengaruh dalam meningkatkan mutu pariwisata di Toraja.

Kejadian yang terjadi di Objek Wisata Tilanga merupakan bukti bahwa nilai budaya Toraja selama ini dengan keramatamahannya tidak tersalurkan dengan baik kepada generasi penerus hingga nilai itu tergeser, entah karena pengaruh perkembangan teknologi atau karena melemahnya sistem pendidikan di Toraja saat ini.

Kita juga melihat ada aksi-aksi lewat adegan yang berbahaya yang dibuat oleh sekelompok anak kecil yang berada di objek wisata itu dan sangat membahayakan keselamatan mereka sehingga kita mempertanyakan dimana fungsi pengawasan pengelola disana.

Menjelang Pemilihan Kepala Daerah yang sebentar lagi bergulir, isu ini menjadi mesti salah satu bahan diskusi oleh para calon pemimpin daerah ini ke depan. Kita berharap ada ide dan gagasan baru yang muncul untuk bagaimana kemudian pemerintah benar-benar mampu membuat konsep pariwisata yang lebih moderen ke depan agar seluruh potensi yang ada mampu memberikan dampak yang  baik untuk masyarakat Toraja. (*)

Penulis adalah Ketua Presidium PMKRI Cabang Toraja

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibadah Natal Panitia Pemekaran Toraja Barat Berlangsung Khidmat

    Ibadah Natal Panitia Pemekaran Toraja Barat Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, ULUSALU —Panitia pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Toraja Barat menggelar ibadah perayaan Natal bertempat di Gereja Toraja Jemaat Moria Ulusalu, Kecamatan Saluputti, Rabu, 28 Desember 2022. Ibadah dihadiri Panitia Pemekaran, tokoh Masyarakat dan masyarakat Toraja Barat. Pemberitaan Firman Ibadah Natal oleh Pdt. DR.Lidya K. Tandirerung MA. Diakhir Kotbahnya Pdt. DR.Lidya K. Tandirerung MA menyemangati […]

  • Harsiarnas, 65 Radio di Sulawesi Selatan Hentikan Siaran Serentak

    Harsiarnas, 65 Radio di Sulawesi Selatan Hentikan Siaran Serentak

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Para insan radio di Sulawesi Selatan menggebrak masyarakat untuk kembali mendengarkan radio dengam cara berbeda. Sebanyak 65 Radio di Sulawesi Selatan mematikan siaran selama 8 menit, 8 detik, tepat pukul 08.08, Kamis, 1 April 2021. Radio se Sulawesi Selatan kompak menghentikan siaran sejenak untuk memperingati Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-88, yang jatuh […]

  • Kuras Uang Puluhan Juta di ATM Majikannya, Sopir Pribadi di Toraja Utara Ditangkap Polisi

    Kuras Uang Puluhan Juta di ATM Majikannya, Sopir Pribadi di Toraja Utara Ditangkap Polisi

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Pria berinisial PJS (25), pelaku pencurian uang pada kartu ATM milik majikannya berhasil diamankan Tim Resmob Satreskrim Polres Toraja Utara. (foto: dok. istimewa). KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal Polres Toraja Utara berhasil mengamankan seorang pria pelaku pencurian uang pada kartu ATM milik majikannya, Sabtu Sore 08 Februari 2025. Pria yang diamankan tersebut […]

  • Gerebek Sabung Ayam di Nonongan, Polisi Tangkap 1 Oknum ASN dan 2 Warga Sipil

    Gerebek Sabung Ayam di Nonongan, Polisi Tangkap 1 Oknum ASN dan 2 Warga Sipil

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Tim “Singgalung” Satreskrim  Polres Toraja Utara menangkap tiga terduga pelaku judi sabung ayam di Nonongan, Lembang Nonongan, Kecamatan Sopai, Selasa, 20 April 2021. Dari tiga terduga pelaku judi sabung ayam yang ditangkap tersebut, satu diantaranya adalah oknum aparatur sipil negara (ASN) di Tana Toraja berinisial YB, 55 tahun, warga Rantelemo Makale Utara. […]

  • TERKINI: Dua Korban Hilang Ditemukan, Total 17 Orang Meninggal pada Peristiwa Tanah Longsor di Palangka, Makale

    TERKINI: Dua Korban Hilang Ditemukan, Total 17 Orang Meninggal pada Peristiwa Tanah Longsor di Palangka, Makale

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dua korban longsor di Dusun Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, Tana Toraja, yang sebelumnya dinyatakan hilang, sudah ditemukan pada Senin, 15 April 2024 sore dan malam. Kedua korban, yang merupakan ibu dan anak tersebut, ditemukan dalam kondisi sudah tidak benyawa. Keduanya adalah Sopia (ibu) dan anaknya Gea yang berusia 3 tahun. Kedua […]

  • Mantan Kapolsek Sesean Jadi Kasat Lantas Polres Tana Toraja, Kompol Samsir Jabat Kapolsek Rantepao

    Mantan Kapolsek Sesean Jadi Kasat Lantas Polres Tana Toraja, Kompol Samsir Jabat Kapolsek Rantepao

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepala Kepolisian Resor Toraja Utara kembali merotasi dan mengganti sejumlah Kapolsek di lingkup Polres Toraja Utara, Senin, 10 Januari 2022. Ada empat perwira, dari yang berpangkat Inspektur Satu Polisi (Iptu) hingga Komisaris Polisi (Kompol) yang jabatannya diserahterimakan dalam upacara yang digelar di halaman Mapolres Toraja Utara. Upacara serah terima jabatan tersebut dipimpin […]

expand_less