Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pemuda Lintas Agama Akan Benahi Salib Singki’ yang Sudah Lama Terbengkelai

Pemuda Lintas Agama Akan Benahi Salib Singki’ yang Sudah Lama Terbengkelai

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Objek wisata Buntu Singki’ dengan ikon utama Salib berukuran besar di Kelurahan Singki’, Kecamatan Rantepao, yang sejak lama terbengkelai, bakan segera dibenahi.

Yang akan membenahi adalah para pemuda lintas denominasi gereja dan agama. Kerja bareng membenahi objek wisata Buntu Singki’ ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 17 Februari 2023.

“Ratusan pemuda lintas sinode, lintas denominasi gereja, bahkan lintas agama, organisasi kepemudaan, komunitas, mahasiswa dan masyarakat umum di Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja, akan melakukan aksi nyata. Kegiatan tersebut direncanakan terlaksana pada hari Jumat, 17 Februari 2023, yang akan dimulai dengan gelaran Apel Kesadaran oleh Pemda Toraja Utara pukul 07.00 WITA di halaman kantor BPS Gereja Toraja,” terang Ketua Panitia 110 tahun Injil Masuk Toraja (IMT), Djekson Mari, Kamis, 16 Februari 2023.

Djekson menyebut, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dalam memperingati 110 tahun Injil Masuk Toraja (IMT).

“Aksi nyata yang dimaksud, yaitu pembenahan salah satu icon kota Rantepao, Objek Wisata di Bukit Salib Singki. Sekitar kurang lebih 300-400 pemuda akan berbaris ke bukit Singki’ yang memiliki 300 anak tangga,” kata Djekson lebih lanjut.

Kegiatan ini, kata Djekson, merupakan bentuk toleransi dan gotong-royong yang sangat kental dan masih terpelihara di Toraja.

Sementara itu, Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt. Alfred Anggui yang didampingi oleh Sekretaris Panitia 110 Tahun IMT, Pdt. Yulianus,  memimpin langsung pertemuan persiapan pelaksanaan aksi sosial pembenahan Salib Singki’ di Tongkonan Sangulele, Rantepao, Kamis, 16 Februari 2023.

Dalam pertemuan tersebut, Pdt. Alfred menjelaskan bahwa bahan untuk renovasi Salib Singki’ akan diangkut ke atas Buntu Singki’ oleh semangat gotong royong yang diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 300-400 orang.

“Momentum ini adalah ruang bagi kita bersama untuk bersinergi, baik itu PPGT, mahasiswa, organisasi pemuda, dan juga keterlibatan Pemda. Pada tanggal 17 pagi Pemda Toraja Utara akan melaksanakan apel bersama di halaman kantor BPS. Setelah itu, sebagian dari mereka akan ikut membantu membawa bahan ke Buntu Singki’ dan sebagiannya lagi akan membersihkan beberapa tempat yang lain di seputaran kota,” terang Pdt. Alfred Anggui.

Ketua BPK Rantepao Barat, Pdt. Frederik Polis P, M.Th mengatakan bahwa khusus pemuda di Rantepao Barat, sudah ada sekitar 70 pemuda yang mendaftarkan diri untuk turut serta nantinya.

“Kita berharap partisipasi pemuda akan menonjol di kegiatan ini, toleransi umat beragama akan sangat nyata. Tentu ini akan jarang kita jumpai,”ucap Pendeta Frederik.

Para pemuda nantinya akan mengangkat bahan bangunan untuk pembenahan di puncak bukit, seperti atap, cat, plat baja dan lainnya.

Setelah bahan bangunan diangkat, maka dilanjutkan dengan pembersihan area salib Singki’.

Koordinator Pokja Media, Pdt.Sufriadi Mei Suhendra, M.Th menyampaikan pemuda yang akan turut serta nantinya, yakni Pemuda Rantepao Barat, Muslimat NU Tana Toraja dan Toraja Utara, Fatayat NU, Ansor Toraja, ISNU Tana Toraja, PD Pemuda Muhammadiyah, GMNI Tana Toraja dan Toraja Utara, PMKRI Toraja, GKMI, Pemuda Katolik, MPC Pemuda Pancasila Toraja Utara, GAMKI Tana Toraja dan Toraja Utara, Mahakripa UKI Toraja dan Mapala IAKN bahkan tidak menutup kemungkinan masih akan bertambah dari berbagai kalangan karena berita ini terus terkonsolidasi ke berbagai pihak

“Ini momentun luar biasa yang menjadi sejarah bagi Toraja, dimana anak-anak muda akan menyatukan kekuatan membangun Toraja. Mari kita turut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” tutup Pendeta Sufriadi. (*)

Penulis: Arsyad Parende/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BERITA FOTO: Lihatlah, Tari Pa’gellu Tua Diperlombakan di Papua Pegunungan

    BERITA FOTO: Lihatlah, Tari Pa’gellu Tua Diperlombakan di Papua Pegunungan

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, WAMENA — Meski merantau, menyeberangi pulau dan lautan, namun warga Toraja di Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, tidak melupakan adat istiadat dan budaya Toraja. Mereka tidak saja ingat, bahkan terus berupaya melestarikannya. Itu bisa dilihat dari event Lomba Tarian Pa’gellu Tua yang digelar Pemuda Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Jayawijaya di Gedung Tongkonan Wamena, Sabtu, 17 […]

  • Wabup Harap Peserta HDCI Rally Indonesia 2021 Bisa Promosikan Pariwisata Toraja Utara

    Wabup Harap Peserta HDCI Rally Indonesia 2021 Bisa Promosikan Pariwisata Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong berharap para peserta HDCI Rally Indonesia 2021 bisa mempromosikan keunggulan pariwisata Toraja Utara, seperti keindahan alam dan budaya ke dunia luar. Harapan itu disampaikan Frederik saat menerima kedatangan ratusan pehoby sepeda motor besar Harley Davidson, yang tergabung dalam Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) di Hotel […]

  • 7 Kerbau Alami Gejala PMK, Dinas Pertanian dan Peternakan Isolasi Pasar Hewan Bolu

    7 Kerbau Alami Gejala PMK, Dinas Pertanian dan Peternakan Isolasi Pasar Hewan Bolu

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Toraja Utara mengisolasi sementara Pasar Hewan Bolu untuk jangka waktu yang belum ditentukan. Langkah isolasi ini dilakukan karena berdasarkan hasil pemeriksaan dokter hewan terdapat tujuh ekor kerbau yang mengalami gejala Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). “Kemarin kami sudah melakukan pengamatan bersama dokter hewan dan dokter menyatakan bahwa […]

  • Siswa SMAN 6 sekaligus Atlet FPTI Tana Toraja Raih Juara 2 Cabang Panjat Tebing O2SN Tingkat Provinsi Sulsel

    Siswa SMAN 6 sekaligus Atlet FPTI Tana Toraja Raih Juara 2 Cabang Panjat Tebing O2SN Tingkat Provinsi Sulsel

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Raoul Hansel Tevaneal (Baju Orange) Siswa SMAN 6 sekaligus Atlet FPTI Tana Toraja raih juara 2 Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Tingkat Provinsi Sulsel. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 untuk cabang olahraga panjat tebing jenjang SMA sukses diselenggarakan 29 Juli 2026 di Lapangan Emmy […]

  • Pertina Toraja Utara Turunkan 5 Atlet Muda Binaan Darren Camp ke Kejurda Boxing 2024 di Makassar

    Pertina Toraja Utara Turunkan 5 Atlet Muda Binaan Darren Camp ke Kejurda Boxing 2024 di Makassar

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Lima atlet muda binaan Darren Camp yang akan berlaga di Kejuaraan Daerah (Kejurda) Boxing yang akan berlangsung di Makassar, pada 12–22 Desember 2024. (foto: dok. istimewa). KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Toraja Utara turunkan lima atlet muda untuk berlaga di Kejuaraan Daerah (Kejurda) Boxing yang akan berlangsung di Makassar, pada 12–22 […]

  • Sudah 2 Bulan Kasus Penganiayaan Perempuan Dibawah Umur di Makale Belum Disidang, Keluarga Minta Kepastian Hukum

    Sudah 2 Bulan Kasus Penganiayaan Perempuan Dibawah Umur di Makale Belum Disidang, Keluarga Minta Kepastian Hukum

    • calendar_month Sabtu, 12 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sudah tiga bulan berlalu, namun pelaku penganiayaan terhadap perempuan dibawah umur di Makale, Tana Toraja, belum juga disidang, apalagi divonis. Hal ini membuat pihak keluarga korban mengaku kecewa dengan kinerja aparat penegak hukum di Tana Toraja. Mereka pun minta kepastian hukum, karena pasca kejadian, korban sempat trauma dan sering ketakutan sendiri. “Kalau […]

expand_less