Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tana Toraja » Musrenbang di Kecamatan Gandasil, Bupati Singgung Ketergantungan Sayur dari Pa’gandeng

Musrenbang di Kecamatan Gandasil, Bupati Singgung Ketergantungan Sayur dari Pa’gandeng

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Gandangbatu Sillanan (Gandasil), Sabtu, 3 Februari 2024 di halaman Kantor Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kelurahan Benteng Ambeso.

Dalam sambutannya, Theofilus Allorerung kembali menegaskan visi pembangunan daerah, yakni Bangkit Produktif Tanggug Menuju Tatanan Kehidupan Baru.

Theofilus menyebut, ketika pandemi Covid-19 mewabah, semua orang tinggal dan beraktivitas dari rumah. Kebiasaan ini yang masih terus terbawa sampai saat ini saat pandemi sudah tidak terjadi lagi.

Theo menegaskan, seharusnya saat ini masyarakat sudah produktif, namun jangankan untuk produktif, untuk bangkit dari situasi pandemi pun masih sangat susah.

Salah satu bukti sederhana masyarakat belum bangkit adalah kebiasaan bergantung pada penjual “Sayur Pa’gandeng” yang setiap pagi lalu lalang di depan rumah.

“Efek lebih luas dari sikap malas ini adalah kurangnya produksi yang berefek pada krisis pangan yang membuat harga kebutuhan menjadi mahal di pasar,” kata Theofilus.

Theofilus juga menyinggung program pemanfaatan pekarangan rumah untuk mengurangi ketergantungan terhadap penjual sayur gandeng yang saat ini juga tidak berjalan karena masyarakat malas menanam.

Selain itu, dia juga menyinggung Badan Usaha Lembang (Bumlem) yang justru menjual barang kebutuhan primer/campuran yang ada di kios sehingga mematikan kios-kios kecil.

“Yang harus dijual di Bumlem itu adalah produk yang dihasilkan oleh masyarakat Lembang,” tegas Theofilus.

Terkait Musrenbang, Theofilus  Allorerung mengatakan Musrenbang ini dimulai dari Desa/Lembang sampai tingkat nasional. “Di Musrenbang nasional itulah nantinya baru dibagi-bagi mana yang menjadi domainnya Lembang, Kabupaten Provinsi, dan pusat,” ujarnya.

“Nantinya juga usulan-usulan yang masuk ini akan diverifikasi mana yang sifatnya kebutuhan dan keinginan,” kata Theofilus lebih lanjut.

Camat Gandangbatu, Sillanan Benyamin Turupadang dalam laporannya mengatakan, untuk Musrenbang tingkat kecamatan Gandangbatu Sillanan untuk tahun anggaran 2025, sebanyak 2.225 usulan masuk dari 12 Lembang/Kelurahan dengan rincian usulan dibidang infrastruktur sebanyak 756, bidang ekonomi sebanyak 849 dan bidang sosial budaya sebanyak 620 usulan. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa KKN Tematik UKI Toraja di Kelurahan Palawa’ Tanam Ratusan Pohon Pinang dan Tabang

    Mahasiswa KKN Tematik UKI Toraja di Kelurahan Palawa’ Tanam Ratusan Pohon Pinang dan Tabang

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SESEAN —Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan XXXIX UKI Toraja yang berposko di Kelurahan Palawa Toraja Utara melakukan berbagai macam kegiatan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Bersama dengan pemuda dari PPGT Jemaat Palawa’, para mahasiswa KKN Tematik UKI Toraja ini melakukan aksi penanaman pohon pinang di sepanjang jalan Poros di Kelurahan […]

  • BERITA FOTO: Kemeriahan Event Toraya Ma’gellu’ 2025 di Art Center Rantepao

    BERITA FOTO: Kemeriahan Event Toraya Ma’gellu’ 2025 di Art Center Rantepao

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Menarik, etnik, dan meriah. Itulah kesan event tari bertajuk “Toraya Ma’gellu”, yang dilaksanakan dalam rangkaikan Hari Tari Dunia tahun 2025 di Gedung Art Centre Rantepao, Toraja Utara, Sabtu, 21 Juni 2025. Meski bertajuk “Toraya Ma’gellu’” namun tidak hanya tari-tarian asli Toraja saja yang ditampilkan pada malam minggu yang cerah itu. Tetapi ada […]

  • 477 Anggota PPS Pemilu 2024 di Tana Toraja Dilantik

    477 Anggota PPS Pemilu 2024 di Tana Toraja Dilantik

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —Sebanyak 447 Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2024 Kabupaten Tana Toraja dilantik, Selasa, 24 Januari 2023 di Aula SMAN 1 Tana Toraja, Kasimpo Makale. 477 anggota PPS ini akan bertugas di 112 Lembang 47 Kelurahan yang ada di kabupaten Tana Toraja. Pelantikan anggota PPS dipimpin langsung oleh Ketua KPU Tana Toraja Rizal […]

  • DPRD Tana Toraja Godok Perda Kawasan Industri

    DPRD Tana Toraja Godok Perda Kawasan Industri

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kunjungan Kerja Pansus Kawasan Industri DPRD Tana Toraja ke Kantor DPRD Kabupaten Luwu Timur. (Foto/Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MALILI —Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja sedang menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Industri di Tana Toraja. Ranperda Kawasan Industri saat ini masih sedang bergulir dan terus dimatangkan oleh Panitia Khusus (Pansus) di DPRD Tana […]

  • Seorang Kakek Meninggal Tertimbun Longsor di Deri, Sesean

    Seorang Kakek Meninggal Tertimbun Longsor di Deri, Sesean

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SESEAN — Seorang lelaki tua berusia 80 tahun ditemukan meninggal dunia tertimbun longsor di kamar rumahnya di Dusun Buntu La’bi’, Kelurahan Deri, kecamatan Sesean, Toraja Utara, Jumat, 18 Februari 2022 dini hari. Lelaki tua yang ditemukan meninggal dunia di bawah material longsor ini bernama Daniel Salasa atau akrab disapa Ne’ Doni. Informasi alam yang […]

  • Tiga Mobil Bermuatan 60 Ekor Babi Dilarang Masuk Toraja Utara

    Tiga Mobil Bermuatan 60 Ekor Babi Dilarang Masuk Toraja Utara

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEBUA — Tiga unit mobil jenis pikap yang membawa sekitar 60 ekor ternak babi dilarang masuk wilayah Kabupaten Toraja Utara. Ketiga mobil tersebut diminta berbalik arah oleh Satgas PMK Toraja Utara di Pos Sekat Rantebua, Lembang Rantebua, Kecamatan Rantebua, Kamis, 18 Agustus 2022. Pelarangan melintas untuk kendaraan yang mengangkut babi tersebut merupakan pelaksanaan dari […]

expand_less