Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Masjid Tertua di Toraja Gelar Buka Puasa Bersama, Menunya Disiapkan Umat Nasrani

Masjid Tertua di Toraja Gelar Buka Puasa Bersama, Menunya Disiapkan Umat Nasrani

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Jauh sebelum semangat toleransi dan moderasi beragama digaungkan, masyarakat Lembang Madandan, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja sudah membumikan itu.

Adalah jemaah Masjid Jami’ Madandan yang mempeloporinya. Masjid tertua di Toraja yang dibangun pada tahun 1858 M ini adalah merupakan bagian utama dari kepingan sejarah masuknya Islam di Toraja. Masjid ini dibangun atas kerja sama dan gotong-ronyong penganut agama yang berbeda-beda.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap pelaksanaan Hari Besar Islam (HBI) di masjid Jami Madandan yang pembangunannya dimotori oleh keluarga besar dari istri Parenge Madandan, Almarhumah Rukka ini, selalu dihadiri oleh masyarakat pemeluk agama yang berbeda, bahkan Pendeta dan Pastor pun kadang hadir di masjid ini.

Seperti yang tampak pada Sabtu, 16 April 2022 sore, dimana acara buka puasa bersama yang digelar di masjid Jami Madandan dihadiri oleh keturuan dan sanak kerabat dari Parenge Madandan yang mayoritas beragama Kristen, bahkan menu buka puasa sore itu disiapkan oleh mereka.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ranteteayo, Buhari Pamilangan yang didaulat membawakan ceramah Ramadhan ditempat ini mengapresiasi masyarakat Madandan dan terkhusus kepada keluarga besar almarhumah Rukka yang dinilainya memiliki semangat toleransi beragama yang tinggi.

“Dalam hubungan sosial kita harus saling menghargai dan saling membantu. Olehnya itu saya berharap toleransi antar umat beragama seperti di Madandan ini tetap dijaga dan dilestarikan, dan saya rasa ini dapat menjadi role model kerukunan umat beragama di Indonesia bahkan dunia,” urai Buhari Pamilangan.

Sementara itu, Saba’ Sombolinggi, cicit dari Parenge Madandan yang pernah menjabat sebagai Kepala Lembang Madandan selama 13,5 tahun dan saat ini menjabat sebagai Lurah Tongko Sarapung Kecamatan Sangalla, Kabupaten Tana Toraja mengungkapkan kekaguman dan rasa harunya atas persaudaraan yang tetap terpelihara dengan baik di tanah kelahirannya Madandan.

“Sikamali’, siangga’ na siangkaran (saling merindukan, saling menghargai dan saling tolong menolong) adalah budaya kita orang Toraja,” kata Saba’ Sombolinggi.

Saba’ mengatakan sebagai keturuan nenek Rukka benar-benar merasa telah menjadi keluarga dan bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat muslim Madandan. Tradisi ini senantiasa kami pertahankan karena itu adalah amanah dan wasiat dari leluhur kami,” tutur Saba yang turut menghadiri acara buka puasa bersama ini. (*)

Citizen Reporter: Wiwin/Humas KUA Kecamatan Rantetayo

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Terduga Pelaku Pencurian 6 Sepeda Motor di Toraja Utara Masih Dibawah Umur

    5 Terduga Pelaku Pencurian 6 Sepeda Motor di Toraja Utara Masih Dibawah Umur

    • calendar_month Sab, 28 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Fakta mengejutkan terungkap dari kasus pencurian 6 unit sepeda motor yang diduga dilakukan oleh 5 orang remaja di Rantepao, Toraja Utara. Kelima terduga pelaku berusia 13-14 tahun. Sebagian masih sekaloh dan sebagian tidak. Data yang diperoleh kareba-toraja.com dari Satreskrim Polres Toraja Utara, kelima terduga pelaku itu, masing-masing AA (13 tahun), AMS (14 […]

  • Seorang Warga Leatung Tewas Terbakar Bersama Rumah Panggung Milik Orang Tuanya

    Seorang Warga Leatung Tewas Terbakar Bersama Rumah Panggung Milik Orang Tuanya

    • calendar_month Kam, 18 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA UTARA — Seorang warga Sangalla Utara bernama Petrus Nassa atau Ne’ Nadin (60), warga Lebani, Kelurahan Leatung, Kecamatan Sangalla’ Utara, tewas terbakar, Kamis, 18 Mei 2023 dini hari. Petrus, yang juga biasa disapa Pong Neli tersebut, terbakar bersama rumah panggung milik orang tuanya. Pak Palma, warga Leatung, yang dihubungi KAREBA TORAJA, Kamis, 18 […]

  • IMT SIKAMALI’ PNUP Serahkan Bantuan untuk Warga Rembon yang Rumahnya Roboh Akibat Tanah Bergerak

    IMT SIKAMALI’ PNUP Serahkan Bantuan untuk Warga Rembon yang Rumahnya Roboh Akibat Tanah Bergerak

    • calendar_month Rab, 8 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Ikatan Mahasiswa Toraja (IMT) SIKAMALI’ dari kampus Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menyerahkan bantuan donasi untuk Selvi Lintin, warga Lembang Ullin, Kecamatan Rembon, yang rumahnya roboh akibat tanah bergerak yang terjadi akhir November 2021 lalu. Bantuan donasi diserahkan oleh salah satu perwakilan anggota IMT SIKAMALI’ PNUP dan diterima langsung oleh Selvi Lintin, […]

  • Yusuf Silambi Salurkan Bansos Bagi Warga Terdampak Longsor di Buntao

    Yusuf Silambi Salurkan Bansos Bagi Warga Terdampak Longsor di Buntao

    • calendar_month Sab, 18 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO’ — Bentuk kepedulian terhadap sesame yang ditimpa musibah, anggota DPRD Kutai Timur, yang juga Bakal Calon Bupati Toraja Utara, Yusuf Silambi menyalurkan bantuan kepada pengungsi tanah longsor di Salu Losso’, Kelurahan Tallang Sura, Kecamatan Buntao, Toraja Utara, Sabtu, 18 Mei 2024. Bantuan berupa sembako, diantaranya beras, telur, mie istans dan kebutuhan lainnya diserahkan […]

  • Ukur Ulang Volume Pekerjaan, Kontraktor Jalan Bangkelekila-To’yasa Siap Buktikan Dirinya Tak Bersalah

    Ukur Ulang Volume Pekerjaan, Kontraktor Jalan Bangkelekila-To’yasa Siap Buktikan Dirinya Tak Bersalah

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Tim Pengacara tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan jalan poros Bangkelekila-To’yasa di Kabupaten Toraja Utara, menyatakan siap membuktikan di pengadilan bahwa kliennya tidak bersalah. Sidang perdana kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menurut perhitungan jaksa penyidik merugikan keuangan negara sebesar Rp 892.146.005 itu dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 3 April 2024 di […]

  • Toraja Coffee Festival Diharap Jadi Event Tahunan Wisata dan Ekonomi

    Toraja Coffee Festival Diharap Jadi Event Tahunan Wisata dan Ekonomi

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Toraja Coffe Festival (TCF) kembali digelar di Alun-alun dan Art Centre Rantepao, Toraja Utara, 19-20 September 2025. Ini merupakan gelaran kedua. Masyarakat Sadar Wisata (Masata) sebagai penyelenggara berharap event bisa menjadi kalender tetap tahunan di Toraja Utara. Tujuannya, selain untuk menambah atraksi wisata, juga menggairahkan minat petani untuk menanam kopi. Juga untuk […]

expand_less